TRIBUNWOW.COM - PSM Makassar gagal meraih poin penuh saat menghadapi Bhayangkara FC di laga pekan kelima Liga 1 2023/2024 pada Sabtu (29/7/2023).
Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, PSM Makassar bermain imbang 0-0 dengan Bhayangkara FC.
Hasil imbang melawan Bhayangkara FC pun menjadi sorotan, permainan PSM Makassar dinilai sudah mulai terbaca oleh tim lawan.
Baca juga: Update Jadwal Liga 1 Pekan 6: Persib Bandung Vs Bali United, Dewa United Vs Persis, PSS Vs Persija
Dalam laga itu, Bhayangkara FC tampil lebih dominan khususnya di babak kedua.
Ada empat peluang dan satu pinalti yang didapatkan The Guardians.
Namun tidak ada yang berbuah gol.
Kiper PSM Reza Arya menjadi penyelamat PSM dari kekalahan pada laga pekan kelima Liga 1 Indonesia musim 2023/2024.
Penampilan anak asuh Bernardo Tavares cukup bagus karena bisa tahan imbang tuan rumah.
Akan tetapi, Laskar Pinisi minim peluang serta on target.
Tentu ini menjadi catatan dan bahan evaluasi tim pelatih.
Baca juga: Remis dengan RANS Nusantara FC, PSS Sleman Disorot, Keputusan Marian Mihail Dikritik BCS-Slemania
Pengamat Sepakbola, Budiardjo Thalib mengatakan permainan PSM sudah mulai terbaca oleh tim lawan.
Dua skema andalan Bernardo Tavares yang sering dipakai memang tak luput dari celah.
Budiardjo menyarankan ada variasi dari segi strategi agar dapat memuluskan jalan Laskar Pinisi di kompetisi.
“Kalau saya lihat sudah terbaca sih sama lawan-lawannya. Solusinya, yah mungkin dengan terbacanya bisa membuat inisiatif atau strategi yang lain agar tidak terbaca,” katanya kepada tribun timur, Minggu (30/7/2023).
Walaupun demikian, Wiljan Pluim cs sudah tampil maksimal.
Raihan satu poin harus disyukuri apalagi bermain di kandang lawan.
Mantan pelatih Persela Lamongan ini menilai lini depan tampil bagus walau minim peluang.
Penyebabnya, Bhayangkara FC juga tampil dengan skema bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Pasukan Ramang sudah menjalankan taktik dengan bagus namun keberuntungan belum berpihak.
“Saya rasa itu hasil yang buat PSM, apalagi main di luar kandang satu hal yang terpenting PSM sudah bermain luar biasa di luar kandang,” jelas pelatih Persiraja Banda Aceh.
“Saya rasa tidak ada penurunan malah peningkatan yang ada karena semua pemain bekerja, mulai dari transisi dan instruksi dari pelatih semua jalan,” tambahnya.
Baca juga: Slot Asing FC Bekasi City Lengkap: Gelandang Jepang Jadi Tandem Eks Persib Bandung, Intip Profilnya
Lini depan yang diisi Everton memang minim peluang.
Tercatat hanya ada satu peluang berbahaya yang diciptakan Juku Eja di babak kedua.
Penyebabnya, tim lawan yang ketat dalam bertahan.
Selain itu, banyak umpan-umpan dari lapangan tengah PSM yang tidak tepat sasaran.
Sehingga permainan berjalan dengan tempo yang lambat dan saling menunggu antara kedua tim.
Menurut Budiardjio lini depan PSM Makassar sudah berusaha membuat kreasi serangan.
“Kalau lini depan saya rasa sudah cukup mumpuni juga, walaupun jarang shot on target, tetapi kita melihat pemain depan kita cukup berkreasi,” ujar mantan pelatih PSM.
“Dan (penyerang) punya penempatan diri sebagai striker Everton dan Kenzo, faktor peluang yang cukup minim sampai kita susah buat kreasi gol,” pungkasnya.
Selanjutnya, PSM Makassar akan menjalani laga kandang melawan Persik Kediri di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare pada Kamis, 3 Agustus 2023. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Skema PSM Makassar Mulai Terbaca, Pengamat Sarankan Tambah Variasi Serangan