BREAKING NEWS

BREAKING NEWS - 2 Kali Tak Jadi Nikahi, Kades di Sragen Dilaporkan, Jalin Hubungan Gelap Sejak 2018

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga berinisial A melaporkan Kades di Kecamatan Kedawung ke Inspektorat Kabupaten Sragen karena urung dinikahi. BREAKING NEWS - 2 Kali Tak Jadi Nikahi, Kades di Sragen Dilaporkan, Jalin Hubungan Gelap Sejak 2018

TRIBUNWOW.COM - Seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen diminta pertanggungjawaban oleh wanita selingkuhannya.

Sosok wanita berinisial A (42) melaporkan sekaligus menuntut kades untuk menikahi dirinya sesuai janji yang sudah diberikan.

Meski sudah sama-sama punya keluarga, A dan pak kades rupanya sudah menjalani hubungan gelap sejak lama.

Baca juga: BREAKING NEWS Cinta Mega Resmi Dipecat PDIP dari Anggota DPRD DKI akibat Main Game saat Rapat

Baca juga: BREAKING NEWS - Terungkap Wanita yang Viral Bajak Mobil Patroli di Tol Becakayu Ternyata Bukan ODGJ

Keduanya sudah sama-sama berselingkuh dari pasangannya masing-masing sejak tahun 2018 lalu.

Pak kades sudah dua kali menjanjikan akan menikahi A namun selalu menghilang.

Perselingkuhan ini berbuntut panjang setelah A menceraikan suami sahnya.

Ia kemudian meminta pak kades menikahinya karena merasa telah banyak berkorban.

Awal cinta terlarang

Dirangkum dari TribunSolo.com, perselingkuhan A dengan pak kades terjalin sejak tahun 2018.

Padahal saat itu keduanya sudah memiliki pasangan masing-masing.

Hubungan terlarang itu bahkan hampir menuju jenjang yang lebih serius.

A kemudian menggugat cerai suaminya pada November 2018.

A menceraikan sang suami dengan harapan bisa menikah dengan pak kades setelah berpisah dari pasangan sebelumnya.

Namun harapan itu kandas setelah pak kades tiba-tiba menghilang pada Januari 2019.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut Truk di Simpang Empat Kalsel, 1 Orang Tewas di Lokasi Kejadian

Berbulan-bulan A mencoba mengubungi pak kades akan, tetapi tidak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya, A menikah dengan pria lain pada September 2019.

A selanjutnya secara perlahan-lahan mencoba melupakan pak kades.

Ia memblokir komunikasinya dengan pria yang pernah ada di hidupnya itu.

Belakangan pak kades justru mencari-cari A setelah lama menghilang.

Pak kades menghubungi teman dan keluarga A agar bisa bertemu dengan A kembali.

Perjalanan cinta antara A dan pak kades menjadi rumit.

Keluarga A meminta A untuk melupakan pak kades selama-lamanya dan berfokus kepada suaminya yang sekarang.

Namun, ternyata benih cinta dalam hati A masih ada untuk sang kades.

Pada akhirnya, A dan pak kades melakukan mediasi guna mencari jalan keluar.

Pak kades dalam pertemuan berjanji menikahi A, dengan syarat A harus menceraikan suaminya sekarang.

A yang ingin bersama pak kades kemudian mulai mengurus perceraian.

Akan tetapi, pak kades lagi-lagi kembali menghilang tanpa kabar.

"Aku curiga, kok ini ada tanda-tanda mau menghilang lagi seperti tahun 2018."

"Saya telepon pengacara, gugatan cerai saya dipending dulu, jangan dimasukkan ke pengadilan dulu," jelas A, dikutip dari TribunSolo.com.

Baca juga: BREAKING NEWS: Viral Pernikahan Anjing yang Mewah Berujung Dilaporkan ke Polisi, Ini Alasannya

A melanjutkan ceritanya, mediasi kedua kemudian diadakan lagi untuk mencari kejelasan.

Pertemuan digelar di Kantor Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen pada 10 Juli 2023 lalu.

Harapan A harus kandas karena mediasi gagal dengan alasan pak kades melanggar komitmennya.

A kemudian melaporkan pak kades ke Inspektorat buntut kekecewaannya.

"Intinya saya selaku korban yang kedua kalinya, misalnya diajak kekeluargaan lagi sudah tidak bisa, karena sampai detik ini tidak ada respons sama sekali, maunya tetap dinikahi," ucap A.

A mengaku sempat ditawari pak kades uang agar keduanya tidak menikah.

Namun bagi A, uang bukan hal penting dalam permasalahan asmara dengan pak kades.

"Pihak Pak Kades akan memberikan ganti berupa materiil, tapi saya tidak mau, saya mau diberi uang berapa, berapapun saya sudah punya," tegas A.

Camat Kedawung, Endang Widayanti mengatakan, pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi terhadap A dan pak kades.

Turut dihadirkan pula Kapolsek Kedawung.

"Intinya Bu A minta dimediasi dengan salah satu kepala desa kami, kaitannya hubungan asmara," ucap Endang, dikutip dari TribunSolo.com.

Endang melanjutkan, mediasi berjalan buntut, tidak ada hal yang disepakati antara A dan pak kades.

A tetap ngotot ingin dinikahi oleh pak kades.

Endang mengaku tidak bisa berbuat banyak dalam masalah asmara A dan pak kades.

"Karena tuntutan Bu A ini di luar ranah kewenangan kami, maka kami tidak bisa memutuskan," tutupnya.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Baca berita lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Wanita Ngotot Minta Dinikahi Kades Beristri, Ternyata Selingkuhan: Saya Banyak Berkorban