Berita Viral

Video Wanita Jadi Imam Pria di Ponpes Al Khafiyah Ternyata Cuma Konten, Sindir Ajaran Al Zaytun?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembina Padepokan Sendang Sejagat, Sunaryo (kiri) dan video viral Ponpes Al Khafiyah (kanan), ternyata video wanita jadi imam salat jemaah laki-laki cuma konten, Senin (3/7/2023).

TRIBUNWOW.COM - Beberapa waktu lalu media sosial sempat dihebohkan dengan video seorang wanita menjadi imam jemaah laki-laki.

Dilansir TribunWow.com dalam video yang viral itu terlihat wanita yang menggunakan cadar sedang memimpin salat tiga orang pria.

Setelah ditelusuri ternyata video tersebut dibuat oleh Pesantren Al Khafiyah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Baca juga: Sudah Buat Heboh, Video Viral Wanita Jadi Imam Salat Pria di Ponpes Al Khafiyah Ternyata Cuma Konten

Adapun setelah video tersebut viral pihak Ponpes Al Khafiyah diwakili Pembina Padepokan Sendang Sejagat yaitu Sunaryo buka suara.

Sunaryo mengaku bahwa video tersebut dibuat dengan tujuan untuk membuat konten semata. 

Sunaryo mengatakan ia sengaja membuat konten cerita berseri untuk mengisahkan peristiwa yang sedang heboh di Indonesia. 

Di mana di Indonesia ini tengah ramai kasus ajaran menyimpang yang diduga dilakukan Ponpes Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat. 

"Itu sebenernya konten sinetron berseri yang mana itu mencotohkan banyak kalangan saat-saat ini yang memiliki pondok pesantren ataupun berkedok agama yang selalu menipu masyarakat," terang Sunaryo dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 3 Juli 2023. 

Video viral tiga pria salat dipimpin imam perempuan, terdapat spanduk bertuliskan Ponpes Al Khafiyah yang diduga berlokasi di Sumatra. (YouTube AL ASHNAF BANDIT PSS)

Awalnya Sunaryo ingin mengedukasi masyarakat terkait kasus Al Zaytun.

Sunaryo mengaku resah melihat orang-orang yang menggunakan tameng agama untuk kepentingan pribadi. 

"Jadi kami membuat itu seolah-olah kami memberikan kewaspadaan bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati ataupun melihat-lihat dulu, memastikan dulu kalau nak mau belajar atau nak mau mendengarkan kata-kata orang," terang Sunaryo. 

"Karena yang saya ketahui banyak manusia-manusia sekarang mempertopengkan agama, mempertopengkan ponpes ataupun yang lainnya dibuat untuk keuntungan pribadi, makanya itu sengaja kami buat cerita sinetron berseri," imbuhnya. 

Baca juga: Kontroversi Al Zaytun Belum Usai, Kini Viral Ponpes Al Kafiyah Salat Dipimpin Wanita, Cuma Konten?

Lebih lanjut, Sunaryo mengatakan bahwa video yang dibuatnya sengaja dipotong-potong oleh pihak yang tak bertanggung jawab. 

Hingga pada akhirnya, video Ponpes Al Khafiyah menuai kecaman dari publik. 

"Nah akhirnya ketika kita memuat cerita tersebut itu ada sebagian pihak dunia sosial media memotong-motong bagian, selepas itu mereka memposting, memberikan kata-kata atau arahnya permasalahan Ponpes Al Zaytun hingga akhirnya mereka ada yang mengatakan pengalihan isu," kata Sunaryo. 

Video dapat dilihat mulai menit pertama: 

(TribunWow.com/Dian Shinta) 

Baca berita terkait lainnya