TRIBUNWOW.COM - Makin ke sini pengakuan Viky siswa SMA yang sempat viral pingsan karena jalan kaki semakin terlihat janggal.
Viky yang mengaku harus menghemat uang saku bahkan tidak rela membayar ongkos transportasi ternyata pernah jajan rokok di sekolahnya.
Dikutip TribunWow dari Tribunnewsbogor, hal ini disampaikan oleh teman Viky di sekolah.
Baca juga: Reaksi Penjual Minuman saat Bertemu Viky Siswa SMA yang Ngaku Jalan Kaki 16 Km: Tiba-tiba Jatuh
Penelusuran TribunJakarta.com, Viky ternyata bersekolah di SMK Daarun Nimah, Jalan Masjid Nurul Falah II No.49, RT 1 RW 3, Kelurahan Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Depok.
Sementara rumah Viky berada di kawasan Kelurahan Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Teman sekelas Viky yang enggan diungkap namanya itu menyangsikan jika Viky tidak jajan di sekolah.
Ia mengaku sering melihat Viky jajan rokok.
"Kurang tahu juga dijajanin apa enggak, kalau duit mah dia pasti bawa, enggak mungkin engga bawa," katanya kepada TribunJakarta.com hari ini, Selasa (30/5/2023).
"Pernah lihat dia jajan, beli rokok sama es paling," tambahnya.
Bukan omong kosong, teman sekelas Viky itu pernah patungan beli rokok dengan Viky.
"Pernah juga pete-pete (patungan) buat beli rokok," ungkapnya.
Sang kawan juga mengungkap keseharian Viky di kelas. Menurutnya, Viky orang yang pendiam.
Ia kerap menolak saat diajak bermain bersama siswa-siswa laki yang lain, seperti bermain bola.
"Dia pendiem emang orangnya, diajak main enggak mau mulu. Menyendiri terus dia."
"Diajak main bola juga jarang mau dia. Di kelas paling ngobrolnya sama cewek," katanya.
Baca juga: Pengakuan Penjual Minuman saat Bertemu Viky, Siswa SMA yang Viral Pingsan setelah Jalan Kaki 16 Km
Pengakuan Viky siswa SMA yang viral di media sosial mengaku jalan kaki 16 kilometer untuk berangkat dan pulang sekolah selama dua tahun, dibantah pihak sekolah.
Pihak sekolah membeberkan catatan akademik Viky yang ternyata baru pindak ke sekolah setahun lalu, pada kelas XII.
"Iya memang benar dia sekolah di sini," kata guru SMK Daarun Nimah yang enggan disebutkan namanya, Selasa (30/5/2023).
Guru Viky tersebut mengungkapkan bahwa dirinyalah yang membwa Viky bersekolah di Daarun Nimah.
Lantaran, saat itu, sekira 2022, Viky tengah putus sekolah pada kelas XI dari sekolah sebelumnya di SMK kawasan Ciputat.
Viky pindah bersyarat ke Daarun Nimah dan naik kelas XII.
"Terus saya ketemu lagi, terus saya tawarin kalau kamu mau sekolah,"
"Saya ada nih sekolah," kata guru tersebut.
Sang guru tak ingin Viky putus sekolah karena kesulitan ekonomi.
"Iyaa karena faktornya kasihan ya kita ngerasain kalau ekonomi susah sekolah," katanya.
Guru tersebut pun memastikan bahwa tidak benar Viky dua tahun jalan kaki bersekolah di Daarun Nimah.
"Iya, pindahnya baru setahun," kata dia. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul 'Dia Beli Rokok Sama Es' Cerita Teman Sekolah soal Keseharian Viky, Sosok Sang Siswa SMA Terkuak