TRIBUNWOW.COM - PSIS Semarang saat ini dikaitkan dengan dua nama pemain asing ASEAN pengganti Mark Hartmann, 1 paling untung jika berhasil digaet Laskar Mahesa Jenar.
Dilansir TribunWow.com, PSIS Semarang dipastikan batal mendapatkan tanda tangan Mark Hartmann di bursa transfer awal musim Liga 1 2023/2024.
Gagalnya Mark Hartmann berkostum PSIS Semarang tak terlepas dari adanya regulasi terbaru Liga 1 2023/2024 yang tidak memperbolehkan tim menggaet pemain dari Liga 2 kecuali Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Iran.
Menginga sebelumnya, Mark Hartmann memperkuat Nakhonsi United di Liga 2 Thailand.
Baca juga: PSIS Semarang dan Borneo FC Saling Libas demi Gelandang Rp 2,61 Miliar, Pemain Buangan dari Port FC?
Kabar gagalnya Mark Hartmann merapat ke PSIS Semarang diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @pasukan.ngapak pada Selasa (16/5/2023)
"Mark Hartmann batal gabung PSIS Semarang karena klub terakhir yang dia bela tak masuk regulasi baru yang diterapkan Liga 1," tulis @pasukan.ngapak.
Lantas, dengan gagalnya Mark Hartmann, siapa dua nama terkini yang santer bakal menggantikannya?
Berikut ini ulasan selengkapnya, Snex dan Panser Biru pilih siapa?
1. Siwakorn Jakkuprasat (CMF)
Nama Siwakorn Jakkuprasat tentu belum banyak diketahui oleh para suporter PSIS Semarang maupun Borneo FC.
Pasalnya, gelandang tengah kelahiran Bangkok itu tercatat belum pernah meniti karier di gelaran Liga Indonesia.
Siwakorn Jakkuprasat sejauh ini banyak berkarier di gelaran Liga Thailand baik utama maupun divisi kedua.
Baca juga: Nakhonratchasima Mazda FC Digembosi Persib Bandung & PSIS Semarang? 2 Sosok Penting Otw Pergi Gratis
Praktis, jika Siwakorn Jakkuprasat menerima pinangan satu di antara PSIS Semarang atau Borneo FC, hal itu menjadi pengalaman pertamanya berkarier di luar negeri.
Di sisi lain, kabar dibidiknya Siwakorn Jakkuprasat diungkap oleh akun seputar sepakbola Indonesia @pasukan.ngapak, Selasa (23/5/2023).
"Borneo FC dan PSIS Semarang wangsitnya berminat mendatangkan gelandang asal Thailand yaitu Siwakorn Jakkuprasat," tulis@pasukan.ngapak.
Lantas, bagaimana peluang keduanya untuk mendapatkan tanda tangan Siwakorn?
Dan siapa yang lebih berpotensi untuk menggaetnya?
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, peluang PSIS Semarang dan Borneo FC terhitung sama-sama terbuka lebar.
Baca juga: Transfer MANYALA Borneo FC: Total Ada 14 Pemain, 6 Masih Negosiasi, 8 Resmi, Pusamania Cek Lisnya
Pasalnya nasib Siwakorn Jakkuprasat sudah diprediksi kuat tak akan bertahan lama bersama Port FC.
Menyusul dalam beberapa musim terkininya bersama Port FC, Siwakorn Jakkuprasat sudah mulai tersisihkan.
Bahkan, di musim lalu, separuh musim Siwakorn Jakkuprasat dipinjamkan ke tim Liga 2 Thailand, Customs United.
Tentu, catatan itu menjadi perhatian bagi PSIS Semarang dan Borneo FC jika benar menginginkan tanda tangannya.
Namun, ada satu hal positif yang ditunjukkan oleh Siwakorn Jakkuprasat saat bermain untuk Customs United.
Saat itu, pemain berusia 31 tahun itu mampu membukukan 5 assist bagi Customs United dari 14 pertandingannya.
Catatan Statistik
1. Port FC: 178 pertandingan, 13 gol, 9 assist, dan 14201 menit bermain
2. Muangthong United: 29 pertandingan dan 1111 menit bermain
3. Customs United: 15 pertandingan, 5 assist, dan 1117 menit bermain
4. Police United (1960-2017): 11 pertandingan dan 725 menit bermain.
Profil Siwakorn Jakkuprasat
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Siwakorn Jakkuprasat:
Nama lengkap : Siwakorn Jakkuprasat
Tanggal lahir : 25 April 1992
Tempat kelahiran : Bangkok, Thailand
Usia : 31 tahun
Tinggi : 1,75 m
Kewarganegaraan : Thailand
Posisi : Gelandang Tengah/Central Midfielder
Kaki : Kanan/Right
Klub Saat Ini : Port FC
Bergabung : 1 Juli 2015
Kontrak berakhir : 31 Mei 2023
2. Dylan de Bruycker (Filipina/25 tahun/Nakhonratchasima Mazda FC/DMF)
PSIS Semarang kini juga dikaitkan dengan gelandang Filipina blasteran Belgia, Dylan de Bruycker.
Tentu, mendengar nama Dylan de Bruycker sudah tak asing di telinga para pecinta sepak bola di Indonesia.
Bukan karena pernah berkarier di Liga 1, melainkan, namanya pernah dikaitkan dengan satu di antara tim raksasa di Liga 1, Persib Bandung.
Dylan de Bruycker pernah dikabarkan masuk ke dalam lis belanja Persib Bandung di bursa transfer awal musim Liga 1 2022/2023.
Namun sayang, namanya tak jadi didatangkan karena pelatih Persib Bandung saat itu, Robert Alberts, lebih memilih bek kiri Filipina, Daisuke Sato.
Terkini, nama Dylan de Bruycker kembali menjadi perbincangan hangat sepak bola dalam negeri.
Kali ini, PSIS Semarang menjadi aktor di balik kembalinya nama Dylan de Bruycker dibahas.
Kabar masuknya Dylan de Bruycker ke dalam lis belanja PSIS Semarang diungkap oleh akun Instagram @gozipbola, Sabtu (20/5/2023).
"RUMOURS!!! Dylan de Bruycker dikaitkan dengan PSIS Semarang," tulis @gozipbola.
Baca juga: Transfer Rungkad PSIS Semarang: 3 Gagal Digaet, 2 Luput karena Regulasi, Snex-Panser Cek 3 Opsi Ini
Lantas, bagaimana dengan potensinya didatangkan PSIS Semarang?
Seperti dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, peluang PSIS Semarang mendatangkan Dylan de Bruycker terbuka lebar
Pasalnya, kontraknya bersama Nakhonratchasima Mazda FC akan usai pada 31 Mei 2023.
Atau, tak lama lagi bakal segera berstatus free transfer atau tanpa klub yang sangat memudahkan PSIS Semarang untuk menggaetnya cuma-cuma.
Berikut biodata lengkap, statistik hingga riwayat cedera Dylan de Bruycker:
Profil Dylan de Bruycker
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Dylan de Briycker:
Nama : Dylan Alain Lucienne de Bruycker
Tanggal Lahir : 5 Desember 1997
Tempat Kelahiran : Gent, Belgia
Usia : 25 Tahun
Tinggi : 180 cm
Kewarganegaraan : Filipina
Posisi : Gelandang Tengah/Centre Forward
Kaki : Kanan/Right
Klub saat ini : Nakhonratchasima Mazda FC
Bergabung : 10 Desember 2021
Kontrak Berakhir : 31 Mei 2023
Statistik Dylan de Bruycker
1. Nakhonratchasima Mazda FC: (14 pertandingan/3 kartu kuning/947 menit bermain)
2. Kaya FC-Iloilo: (12 pertandingan/1 kartu kuning/1000 menit bermain)
3. United City FC: (3 pertandingan/78 menit bermain)
Riwayat Cedera
(tidak tertera).
Dari dua nama di atas, PSIS Semarang berpotensi besar bakal mendapatkan keuntungan lebih jika mendatangkan Dylan de Bruycker ketimbang Siwakorn Jakkuprasat.
Pasalnya, Dylan de Bruycker tercatat pernah menimba ilmu di klub besar negara kelahirannya Belgia, Club Brugges.
Selama tiga musim ia habiskan menimba ilmu di Belgia sebelum pada akhirnya merapat ke negaranya saat ini, Filipina dengan memperkuat Davao Aguilas.
Dengan pengalamannya tersebut, tak menutup kemungkinan jika PSIS Semarang bakal merasakan kualitas pemain rasa Eropa dari pemaina asal Filipina, Dylan de Bruycker.
Jadi, dua basis suporter PSIS Semarang, Snex dan Panser Biru mau pilih Siwakorn Jakkuprasat atau Dylan de Bruycker?
(TribunWow.com/Adi Manggala S)