Berita Viral

TRAGIS Nasib 2 Pemuda Banyuwangi, Ditipu lalu Disiksa di Perbatasan Myanmar-Thailand, Videonya Viral

Editor: Jayanti Tri Utam
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Viral di media sosial sebuah video dua pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi korban penyiksaan di perbatasan Myanmar dan Thailand.

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video dua pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi korban penyiksaan di perbatasan Myanmar dan Thailand.

Dilansir TribunWow.com, dua pemuda bernasib malang itu mengaku ditipu oleh sebuah agen yang mempekerjakannya.

Tak pelak, video kedua pemuda itu mencuri perhatian warganet hingga viral di media sosial.

Kedua pemuda itu mengaku tertipu dan meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo untuk dipulangkan ke Banyuwangi.

Baca juga: Viral TKI Pergoki Istri Selingkuh dengan Bapak Kos di Taiwan, sang Istri Klarifikasi dan Ungkap KDRT

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok dengan nama @andre_aries atau andreasrichardo8 pada Senin (22/5/2023) atau dua hari lalu.

Video tersebut mendapat ribuan komentar dari netizen dengan berbagai tanggapan.

Tak terkecuali menyebar di berbagai grup WhatsApp warga Banyuwangi.

Dalam video pertama, pemuda tersebut mengaku bernama Ahmad Subiantoro.

Dia mengaku ditipu oleh agen perusahan yang memberangkatkannya.

Ahmad dipekerjakan di perbatasan antara Myanmar dan Thailand.

Pemuda tersebut juga mengaku mengalami penyiksaan secara tidak manusiawi dan mendapat intimidasi.

Baca juga: Viral Pejabat Dinkes DKI Pamer Gaji Rp 34 Juta, Kini Akui Tak Laporkan Seluruh Kekayaannya

Atas tindakan yang telah ia dapatkan, pemuda tersebut meminta bantuan kepada Presiden Jokowi untuk segera dipulangkan.

"Pak perkenalkan nama saya Ahmad Subiantoro asal dari Banyuwangi. Saya di sini ditipu oleh agen saya, Pak. Dipekerjakan di perbatasan antara Myanmar dan Thailand. Saya meminta tolong kepada Bapak Jokowi yang terhormat. Saya di sini disiksa secara tidak manusiawi dan diintimidasi. Tolong saya Pak, supaya segera dipulangkan," ucap Ahmad Subiantoro dalam video itu.

Sedangkan dalam video kedua, pemuda tersebut mengaku bernama Muhammad Ruhiyat.

Narasi yang diucapkan oleh pemuda itu tak jauh berbeda dengan pemuda pada video yang pertama.

Dia juga meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo karena mendapat penyiksaan yang tidak manusiawi di tempatnya bekerja.

"Nama saya Muhammad Ruhiyat, saya dari Banyuwangi. Saya di sini minta tolong kepada Bapak Jokowi yang terhormat. Saya disiksa secara tidak manusiawi dan diintimidasi. Tolong saya ya, Pak," demikian kata Muhammad Ruhiyat.

Baca juga: Viral Siswa SMA Pingsan Terlanjur Dikasihani, Warga Setempat Blak-blakan Ungkap Aset Keluarga Viky

Penjelasan P4MI

Koordinator Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi, Fery Meriyanto mengaku sudah menerima informasi tersebut.

"Iya sudah menerima kabar tersebut," kata Fery kepada Kompas.com, Rabu (24/5/2023).

Namun, informasi yang diterima oleh P4MI Banyuwangi, kata Fery, hanya satu orang saja yang berasal dari Banyuwangi. Sedangkan yang lainnya dari Jember.

"Yang kami terima informasinya satu orang dari Banyuwangi. Dua orang dari Jember," ungkapnya.

Sehingga, total data yang masuk ke P4MI Banyuwangi ada tiga orang yang saat ini berada di perbatasan Myanmar dan Thailand.

"Informasinya begitu, mereka di perbatasan Myanmar dan Thailand," ujar Fery.

Fery belum tahu secara jelas alamat pasti dari ketiga orang PMI tersebut.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Myanmar terkait persoalan itu.

"Kita sedang koordinasi dengan KBRI di sana," tandas Fery. (*)

Baca artikel lain terkait Berita Viral

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Pemuda Asal Banyuwangi Mengaku Disiksa di Perbatasan Myanmar-Thailand"