TRIBUNWOW.COM - Sosok Muhammad Husen, pelaku pembunuhan disertai mutilasi bos galon di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, kini jadi sorotan publik.
Dikutip dari TribunJateng, Husen merupakan warga Desa Sambong, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Orangtua Husen, Narsidi mengaku, pihaknya kaget saat mendapat kabar anaknya membunuh bos galon.
Baca juga: Sempat Nongkrong Bersama, Ternyata Penjual Angkringan di Semarang Tahu Husen Bunuh Irwan Hutagalung
Rupanya, Husen sudah 10 bulan merantau meninggalkan Banjarnegara.
Selama 10 bulan itu pun Husen tidak pernah memberi kabar pada orangtuanya.
Bahkan, saat momen Hari Raya Idul Fitri, Husen juga tidak pulang ke rumah.
"Sudah merantau sekitar 10 bulan, selama 10 bulan saya tidak menerima kabar, (Husen) dihubungi juga nggak bisa. Saya tidak mau bicara banyak, takutnya saya melewati batas," ucapnya.
Narsidi juga enggan banyak bicara terkait kasus yang menjerat anaknya ini.
Baca juga: Bukan untuk Hilangkan Jejak, Husen Ungkap Alasan Mutilasi Bos Galon: Tangannya Dipakai Mukul Saya
Sementara itu, tetangga menyebut selama tinggal di rumah, Husen adalah sosok yang biasa saja tidak aneh-aneh.
"Sempat kenal, (husen) di rumah biasa saja, nggak aneh-aneh. Sudah lama banget nggak ketemu. Ketangkapnya nggak disini, katanya ditangkapnya di Purwanegara," kata tetangga Husen, Fitriansah.
"Kaget banget, nggak nyangka, masa iya sampai kayak gitu," sambungnya.
Diketahui, Husen membunuh Irwan Hutagalung (53) pada Kamis (4/5/2023) malam.
Baca juga: Kesalahan Husen yang Buat Bos Galon Murka hingga Lakukan Penganiayaan, Dibalas dengan Mutilasi
Setelah membunuh korban, Husen masih sempat ngopi ke angkringan, lalu melanjutkan mengeksekusi Irwan.
Hasil autopsi menunjukkan, Irwan dimutilasi saat masih dalam kondisi hidup, dan mendapat penganiayaan.
Husen sendiri mengaku menghabisi nyawa bosnya itu karena dendam sering dianiaya.
Bahkan ia memutilasi korban untuk melampiaskan dendamnya.
Setelah memutilasi korban, Husen mengambil uang Rp 7 juta milik sang bos untuk berfoya-foya bersama PSK.
Saat ditangkap, Husen mengaku tidak menyesal dan puas dendamnya terbalaskan, bahkan ia senyum-senyum saat menceritakan pembunuhan keji yang dilakukan. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Berita terkait Kasus Mutilasi Lainnya