TRIBUNWOW.COM - Sebuah video viral beredar di media sosial menunjukkan aksi pemukulan oleh pasien terhadap seorang dokter jaga di sebuah Puskesmas Lampung Barat.
Dilansir TribunWow.com, diketahui kemudian bahwa peristiwa tersebut berlangsung di Puskesmas Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat, Senin (24/4/2023).
Sementara korban adalah dokter jaga bernama Carel Triwiyono yang berasal dari Tangerang, Banten.
Baca juga: Nasib Warung Rest Area Cipali yang Viral Getok Harga ke Jubir PSI, Nasi Ayam Dibanderol Rp 155 Ribu
Dalam video yang dikutip dari unggaha akun Instagram @terang_media, tampak dua orang pria berpakaian merah-hitam dan kuning mengeroyok seorang pria berbaju putih.
Mereka sempat bergumul meski sudah berusaha dipisahkan oleh beberapa orang yang ada di lokasi.
Perekam video yang diduga rekan korban, juga sempat berteriak panik mengatakan temannya tersebut adalah seorang dokter.
Baca juga: Viral Pria Tewas Disiksa dengan Tubuh Terikat Jadi Tontonan di Malaka, Ada Kayu 1 Meter di Sela Kaki
Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng membenarkan kejadian tersebut dan membeberkan kronologi kejadian.
"Korban bernama dr Carel Triwiyono, warga Kota Tangerang yang berdinas di Puskesmas Pajar Bulan," terang Heri, Selasa (25/4/2023), seperti dikutip Kompas.com.
Pelaku adalah pasien berinisial AW yang tidak terima lantaran sakitnya tak langsung sembuh meski sudah meminum obat yang diberikan sang dokter.
"Pelaku datang untuk berobat dengan keluhan nyeri ulu hati, oleh korban sudah diberikan obat," kata Heri.
"Sebelumnya sudah diberikan penjelasan, tunggu obat bereaksi, tapi pelaku marah dan melakukan penganiayaan," lanjutnya.
Tak hanya melakukan pemukulan, pelaku AW dan MH kabarnya juga sempat menyeret, membanting hingga mencekik korban.
Atas kejadian ini, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes Arianti Anaya menyatakan pihaknya akan memberi pendampingan pada korban dan rekannya yang terlibat.
"Dalam memberikan keterangan ke kepolisian, dua dokter ini akan kita dampingi. Kemenkes juga akan mengawal proses hukum terkait kasus ini," kata Arianti dikutip Kompas.com, Selasa (25/4/2023).
"Untuk keamanan, kedua dokter ini sementara akan ditempatkan di RSUD setempat yang memiliki keamanan yang lebih baik."
Baca juga: Viral Video Pemotor Isi Pertamax Rp 500 di SPBU, Erick Thohir sampai Ikut Komentar: Lolos Uji Sabar
(TribunWow.com)