Berita Viral

Viral Gibran Posting Voting Tokoh Favorit, Anak Jokowi Ungguli Prabowo, Ganjar hingga Anies

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral cuitan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka soal voting tokoh favorit, Jumat (31/3/2023).

TRIBUNWOW.COM - Viral sebuah cuitan akun Twitter milik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang mendulang 260 ribu views per Jumat (31/3/2023) siang.

Dalam cuitan tersebut, Gibran Rakabuming Raka menampilkan sebuah screenshot hasil voting tokoh favorit yang digelar melalui aplikasi TikTok.

Dikutip TribunWow dari akun @gibran_tweet, dalam cuitan tersebut terdapat beberapa tokoh besar yang berpotensi menjadi calon presiden (capres) di 2024 mendatang.

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Diprediksi Anjlok Buntut Standar Ganda Tolak Israel di Piala Dunia U-20

Uniknya nama Gibran adalah yang paling banyak memeroleh suara dibanding para tokoh lainnya.

Selain nama Gibran, dalam voting tersebut terdapat Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus capres 2024 dari Partai NasDem Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menko Polhukam Mahfud MD.

Berikut urutan tokoh paling favorit yang telah divoting oleh 852 netizen:

1. Gibran - 675 suara
2. Mahfud MD - 615 suara
3. Anies Baswedan - 58 suara
4. Prabowo - 114 suara
5. Ganjar - 5 suara

Dalam kolom captionnya, Gibran menuliskan komentar singkat "Lumayan".

Ada beberapa netizen yang mengomentari sedikitnya voting yang diperoleh oleh Ganjar.

"Terbukti blunder soal piala Dunia membuat elektabilitas langsung menurun tajam," tulis @Althaf93652660.

"Kasihan pak Ganjar, tapi lebih kasihan lagi pemain u20 yang batal main di piala dunia. CHAKSS," ujar @volklore98.

Baca juga: Curhat Ganjar Dihujat Imbas Piala Dunia U-20 di Indonesia Batal: Jangan Serang Istri dan Anak Saya 

Respons Ganjar Pranowo soal Piala Dunia U-20

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyayangkan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Dilansir TribunWow.com, kader PDIP tersebut mengaku kecewa lantaran sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk perhelatan akbar tersebut.

Ganjar pun buka suara terkait komentar miring yang membanjiri akun media sosial miliknya.

Baca juga: Ramai Tolak Israel, PDIP Kini Salahkan PSSI Buntut Piala Dunia U-20 Indonesia Batal: Lobi-lobi Lemah

Hal ini dibeberkannya saat ditemui seusai menghadiri Sosialisasi RB Tematik dan Perubahan Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024 di Jateng bersama Menpan RB dan jajaran walikota di Gedung Gradhika Bhakti Praja, pada Kamis (30/3/2023).

"Yo kecewalah, wong kita sudah menyiapkan sejak awal, kok. Kan tinggal beberapa catatan saya yang bisa kita lanjutkan," ucap Ganjar dikutip Kompas.com.

Diketahui, Ganjar ramai mendapat komentar pedas dari warganet buntut penolakannya atas kehadiran timnas Israel untuk mengikuti Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dibanjiri komentar netizen dan atlet sepak bola buntut penolakan pada timnas Israel yang berujung pada pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Kamis (30/3/2023). (Instagram @ganjar_pranowo)

Baca juga: Blunder Tolak Israel di Piala Dunia U-20, Ganjar Disebut Cari Dukungan Justru Panen Komentar Negatif

Penolakan Ganjar dan Gubernur Bali I Wayan Koster dinilai berpengaruh pada keputusan FIFA untuk mencopot status Indonesia sebagai tuan rumah.

Ditanya mengenai penolakan tersebut, Ganjar mengaku sudah berkomunikasi pada seluruh kementerian termasuk PSSI sebelum memberikan pernyataan.

Ia pun berharap ada kesempatan dan keputusan lebih baik di waktu mendatang.

"Sehingga relasi antara bangsa dan negara konstitusinya semuanya tegak. Ini satu kata yang saya sampaikan. Tunggu keputusan satu tahap lagi, yang kalau kata Mas Gibran ada plan b dan plan c, mudah-mudahan November ada keputusan yang baik untuk kita semua," kata Ganjar.

Terkait luapan kekecewaan masyarakat dan sejumlah atlet sepak bola yang membanjiri media sosial miliknya, Ganjar justru menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

Ia mengaku tak keberatan asalkan warga net tak menyerang media sosial keluarganya.

"Yo ndak papa," jawab Ganjar dikutip Kompas.com.

"Selalu sih, itu risiko sebuah keputusan. Kalau boleh, seranglah Ganjar, jangan serang istri saya, jangan serang anak saya," tandasnya. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya