TRIBUNWOW.COM - Kekalahan memalukan didapatkan PSIS Semarang kala bertandang ke markas Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1 2022 pekan ke-30.
Dilansir TribunWow.com, tak tanggung-tanggung, PSIS Semarang dihajar 6-1 oleh tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (12/3/2023).
Enam gol Borneo FC dicatatkan oleh Hendro Siswanto (17'), Matheus Pato (21'), (30' P), (78'), M Sihran (45+1') dan Adam Alis (62').
Sedangkan satu gol balasan PSIS Semarang dicatatkan oleh Rizky Dwi (52').
Baca juga: Yoyok Sukawi Yakin Tak Mau Gaet Ryo Matsumura ke PSIS Semarang? Bisa Jadi Duet Maut Bersama Taisei
Tentu, kekalahan 6-1 dari Borneo FC menjadi kekalahan terbesar PSIS Semarang di musim 2022/2023.
Kekalahan terbesar PSIS Semarang sebelumnya terjadi kala dilibas Bali United dengan skor 0-3.
Tak hanya membuat PSIS Semarang catatkan rekor kekalahan terbesar di musim ini.
Imbas kekalahan dari Borneo FC membuat PSIS Semarang gagal menyalip tim tetangga mereka, Persis Solo di tabel klasemen sementara Liga 1 2022.
PSIS Semarang gagal menyalip Persis Solo dan tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 35 poin dari 28 pertandingan.
Sedangkan Persis Solo berada di posisi ke-10 dengan meraup 36 poin dari 29 laga.
Dan tentu, imbas paling terasa adalah banjir kritikan yang diberikan oleh Snex-Panser Biru yang mendera Instagram resmi PSIS Semarang.
Mayoritas di antaranya meluapkan kekecewaan atas apa yang dialami oleh PSIS Semarang.
Mereka mengungkit pesan sindiran dari mantan CEO PSIS Semarang, Junianto.
Junianto pernah memutuskan tak berkecimpung lagi di PSIS Semarang karena alasan tim yang ia sempat pegang beberapa bulan tersebut tak mau di ajak maju.
Baca juga: Sinyal Taktik Kejutan Rahmad Darmawan di Barito: Persib-Persebaya Tuai Getahnya, PSIS-Persis Siaga 1
"Lho kok ebesstay.. lha nek stay mengko ora maju2 to mas, makane aku muter iki lho aku wes ning pinggir laut sabah, iku ono mas @herisasongko67 sing ngawal PSIS mewakili aku 30 persen, bocahe manut mulai cilik, aku jamin dia mesti manut.
Wes ora usah ono tagar ebes stay malah bingung, tagar itu psis juara tahun ini iki seneng aku mas,
(Loh kok ebesstay, kan kalau stay nanti tidak maju-maju dong mas, makanya aku muter ini loh, aku sudah di pinggir laut sabah, itu ada mas @herisasongko67 yang mengawal PSIS mewakili aku 30 persen, anaknya penurut dari kecil, aku jamin dia pasti penurut.
Sudah tidak usah ada tagar ebes stay, malah bingung, tagar itu PSIS juara tahun ini kan senang aku mas, -red)," tulis Junianto.
Sindiran tersebut yang kembali disuarakan oleh Snex-Panser Biru menyusul kekalahan telak 1-6 dari Borneo FC.
Hal itu dapat dilihat dari unggahan terkini hasil akhir laga Borneo FC kontra PSIS Semarang, Minggu (12/3/2023).
"Klup iki angel dijak maju," tulis @tabahbayuprahara.
"jadi inget kata orang yang dulu pernah di manajemen tapi sekarang udah keluar, "klub ini susah diajak maju" suwun," tulis @memepsis.semarang.
"Klup iki angel dijak maju," tulis @tabahbayuprahara.
"Bukan salah pelatih, Yoyok yang harus di evaluasi," tulis @riskiandisvi.
"Ebes in," tulis @paijo_belajar_tobat.
"Ayo balek di sambut, di arak muter semarang sedino, sejarah iki patut dirayakan 3hari 3 malam," tulis @febriyanzafran92.
"Seng di evaluasi kwi @yoyok_sukawi @wliluk," tulis @difaeng.
"Selama dicekel partai biru beserta koloninya, ojo ngarep iso bersaing papan atas. Selamane bakal dadi tim genep-genep peserta Liga 1 . Iyo si 2005/2006 iso mlebu final, tapi kan ono dana bantuan APBD. Lha wingi ono dana bantuan investor malah disia-siakan," tulis @pesonapsis.
Menarik dinantikan evaluasi apa yang pada akhirnya diambil manajemen dan tim pelatih PSIS Semarang menyusul kekalahan telak 1-6 dari Borneo FC.
Ryo Matsumura Bisa Jadi Opsi PSIS Semarang
Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi yakin tak ingin rekomendasikan nama Ryo Matsumura kepada sang juru taktik Laskar Mahesa Jenar, Gilbert Agius untuk digaet?
Dilansir TribunWow.com, nama Ryo Matsumura saat ini tengah mencuri perhatian seusai tampil mengesankan bersama Persis Solo.
Total Ryo Matsumura sudah bukukan 11 gol dan 6 assist untuk Persis Solo dalam 26 pertandingannya di Liga 1 2022.
Catatan statistik yang terhitung luar biasa bagi pemain yang belum lama berkarier di Liga Indonesia.
Baca juga: Ryo Matsumura Dipermanenkan Persis Solo, 2 Syarat Ini Jadi Stimulusnya, PSIS Semarang Siap Jegal?
Meski mampu catatkan performa menawan, nasib Ryo Matsumura bersama Persis Solo masih abu-abu.
Pasalnya, Ryo Matsumura saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman dari tim raksasa Liga Thailand, BG Pathum.
Ia didatangkan Persis Solo per 1 Agustus 2022 jelang ditutupnya bursa transfer awal musim Liga 1 2022 guna menggantikan posisi dari Aaron Evans yang didepak.
Tercatat, Ryo Matsumura dipinjam Persis Solo dari BG Pathum hingga akhir musim Liga 1 2022 atau akan usai per 30 April 2023.
Seusai tenggat waktu tersebut, Persis Solo harus mengembalikan Ryo Matsumura jika buntu dalam proses negosiasinya.
Baca juga: Sinyal Taktik Kejutan Rahmad Darmawan di Barito: Persib-Persebaya Tuai Getahnya, PSIS-Persis Siaga 1
Selain berpotensi tak mendapatkan restu dari BG Pathum untuk mempermanenkan status Ryo Matsumura, manuver transfer PSIS Semarang jika berpotensi jadi batu sandungannya.
Pasalnya, bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pernah terang-terangan mengagumi performa Timnas Jepang di ajang Piala Dunia 2022.
Hal itu pernah ia tulis dan sampaikan baik di media sosial maupun kepada awak media.
"Kira2 ada hubungan apa ya PSIS sama Jepang? Mulai dari 2 pemain asing PSIS asal Jepang sama nglepas anak lanang @pratamaarhan8 juga ke Jepang," tulis @yoyok_sukawi.
Di sisi lain, satu di antara bukti PSIS Semarang berkiblat kepada Timnas Jepang dapat dilihat dari rekrutan anyar mereka, Ryo Fujii.
Dengan datangnya Ryo Fujii, praktis PSIS Semarang memiliki dua pemain asal Jepang di kedalaman skuadnya.
Sebelum Ryo Fujii, PSIS Semarang pernah menggaet Taisei Marukawa di bursa transfer awal musim.
"Sebenarnya kami berkomunikasi dengan Keisuke Honda bukan karena Taisei Marukawa tapi PSIS Semarang ini sekarang kiblatnya ke Jepang," kata Yoyok Sukawi dilansir TribunWow.com dari BolaSport.com, Rabu (18/1/2023).
Lantas, bagaimana potensi PSIS Semarang jegal Persis Solo dalam upayanya mempermanenkan Ryo Matsumura dari BG Pathum?
Menilik dari pergerakan transfer PSIS Semarang dalam beberapa waktu terkini, tentu potensi untuk turut serta dalam perburuan Ryo Matsumura terhitung terbuka.
Pasalnya, manuver PSIS Semarang musim lalu yang sukses hebohkan sepak bola Indonesia dengan menggaet Carlos Fortes dan Taisei Marukawa yang baru gemilang di Arema FC serta Persebaya Surabaya bisa jadi dasarnya.
Selain itu, dengan performa apik Ryo Matsumura, bisa menjadi tandem mematikan untuk Taisei Marukawa di lini depan PSIS Semarang.
Mengingat keduanya merupakan pemain asal Jepang yang tentu saja memudahkan keduanya untuk berkomunikasi dan menjalin chemistry.
Taisei Marukawa akan beroperasi di sisi kanan, sedangkan Ryo Matsumura bisa dimainkan sebagai gelandang serang atau sayap kiri.
Patut dinantikan akankah benar PSIS Semarang bakal menjegal upaya tim rivalnya Persis Solo dalam upaya memeprmanenkan Ryo Matsumura.
Atau justru bakal ada pemain asal Jepang lainnya yang akan didaratkan PSIS Semarang pada bursa transfer awal musim Liga 1 2023/2024 mendatang.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)