Liga 1

Kekalahan PSS Sleman dari Persikabo 1973 Disorot Guilherme Batata, BCS-Slemania Malah Dibuat Dilema

Penulis: Aulia Majid
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Eks gelandang tengah asal Brasil milik PSS Sleman, Guilherme Batata. BCS dan Slemania kini dibuat dilema seusai sang mantan pemain PSS Sleman, Guilherme Batata ikut mengomentari kekalahan Super Elja dari Persikabo 1973.

TRIBUNWOW.COM - Tak hanya disorot BCS dan Slemania, kekalahan PSS Sleman atas Persikabo 1973 juga mendapat reaksi dari sang mantan pemain, Guilherme Batata.

Dilansir TribunWow.com, PSS Sleman harus takluk secara dramatis dari Persikabo 1973 di kandang sendiri, tepatnya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu (26/2/2023) lalu.

PSS Sleman sejatinya unggul terlebih dahulu dari Persikabo 1973 berkat gol dari Riky Dwi di menit ke-33.

Namun, Persikabo 1973 berhasil bangkit di babak kedua di mana Dimas Drajad menyamakan kedudukan di menit ke-67, dan Yandi Sofyan memastikan kekalahan PSS Sleman di menit ke-90+5 dengan skor 1-2.

Baca juga: Profil Muhammad Ridwan Kiper Utama PSS Sleman, Ternyata Jimat Keberuntungan Tim Super Elang Jawa

Kekalahan PSS Sleman atas Persikabo 1973 tersebut menjadi kekalahan keempat Super Elja secara beruntun di putaran kedua Liga 1 2022.

Dilansir TribunWow.com, sebelum takluk dari Persikabo 1973, PSS Sleman harus puas gagal meraih kemenangan saat bertemu Persis Solo, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persebaya Surabaya.

Bahkan, kekalahan PSS Sleman atas Persikabo 1973 tersebut membuat nasib sang pelatih, yakni Seto Nurdiantoro berada dalam sorotan tajam.

Tak hanya disorot tajam, Seto Nurdiantoro kini juga sudah mulai diragukan BCS dan Slemania sebagai pelatih kepala PSS Sleman di gelaran Liga 1 2022.

Padahal, PSS Sleman sempat meraih tiga kali kemenangan beruntun di putaran kedua Liga 1 2022 berkat Seto Nurdiantoro.

PSS Sleman kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 saat menjamu Persikabo 1973 (Instagram @pssleman)

Baca juga: PSS Sleman Kena Comeback 1-2 Persikabo 1973, Seto Nurdiantoro Minta Maaf dan Ancang-ancang Mundur

Kekalahan PSS Sleman atas Persikabo 1973 tersebut ternyata mendapatkan perhatian khusus dari sang mantan pemain, yakni Guilherme Batata.

Dilansir TribunWow.com dari unggahan Instagram @pssleman pada Minggu (26/2/2023), terlihat Guilherme Batata meminta PSS Sleman untuk tetap semangat dan bangkit dari kekalahan saat melawan Persikabo 1973.

"Semangat (emot sedih), Terbanglah Lebih tinggi (emot elang) #FORZA SLEMAN," tulis Guilherme Batata yang merupakan eks gelandang bertahan PSS Sleman tersebut.

Sontak saja, komentar Guilherme Batata tersebut mendapat sorotan dari BCS dan Slemania.

Tak sedikit BCS dan Slemania yang berharap sosok Guilherme Batata kembali lagi ke PSS Sleman.

Namun, tak sedikit juga BCS dan Slemania yang menyindir sosok Guilherme Batata yang dinilai hanya cari perhatian kepada PSS Sleman.

Guilherme Batata sendiri diketahui telah berseragam klub Al-Rams SC di Liga Uni Emirat Arab.

Guilherme Batata pernah berseragam PSS Sleman pada 2018/2019 lalu sebelum akhirnya dilepas ke Persela Lamongan di musim 2021/2022 lalu.

Kekalahan PSS Sleman atas Persikabo 1973 di pekan ke-27 Liga 1 2022 dapat sorotan dari sang mantan pemain, Guilherme Batata. Namun, komentar Guilherme Batata justru mendapat reaksi yang berbeda dari BCS dan Slemania. (Instagram @pssleman)

Baca juga: PSIS Semarang dan PSS Terancam, Transfer Mengerikan Bhayangkara FC Gilas Borneo FC, Cek Statistiknya

"@guilhermebatata92 crewet," tulis @the.scarface_.

"@guilhermebatata92 comback batata," komentar akun @fanx712.

"@guilhermebatata92 Koe ki wes oleh klub, fokus karo klubmu wae s*," unggah akun @m.skhaaa.

"@guilhermebatata92 Sleman butuh koe broo," tutur akun @_nyllokt.

"@guilhermebatata92 No Batata No Party," ujar akun @rakaw9_.

"@guilhermebatata92 BALIOOOO MASSSSSSSSSSSSSSSS," ungkap akun @arkandasulaiman8.

Baca juga: Profil Kim Kurniawan, Gelandang Naturalisasi Pencetak Gol Terbanyak di PSS Sleman, Cek Statistiknya

Seto Nurdiantoro Minta Maaf dan Ancang-ancang Mundur seusai PSS Sleman Kalah

PSS Sleman kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 saat menjamu Persikabo 1973 di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Minggu (27/2/2023).

Padahal PSS Sleman sempat unggul lebih dulu lewat gol Riki Dwi Saputro ke gawang Persikabo 1973 di menit ke-33.

Namun babak kedua menjadi petaka PSS Sleman, Dimas Drajad dan Yandi Munawar menjadi pahlawan kemenangan Persikabo 1973.

Kekecewaan tentu dirasakan superter PSS Sleman, Slemania dan BCS.

Pasalnya, PSS Sleman menelan empat kekalahan beruntun di putaran kedua Liga 1 2022/2023.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro meminta maaf pada Slemania dan BCS.

Dilansir TribunWow.com dari ligaindonesiabaru.com pada Senin (27/2/2023), Seto Nurdiantoro mengungkapkan permintaan maafnya.

Selain itu, Seto Nurdiantoro juga merasa kecewa dengan permainan PSS Sleman menghadapi Persikabo 1973.

Banyak kesalahan-kesalahan individu yang dilakukan para pemain PSS Sleman hingga bisa dimanfaatkan Persikabo 1973.

Pelatih kepala PSS Sleman Seto Nurdiantoro (kiri) dan cuplikan laga Persis Solo kontra PSS Sleman (kanan). PSS Sleman terpuruk tiga laga terakhir, kursi pelatih Seto Nurdiantoro mulai goyah? (Instagram @psssleman)

Seto Nurdiantoro merasa bertanggungjawab dengan kekalahan beruntun PSS Sleman.

"Mohon maaf untuk suporter yang sudah mendoakan kami. Hari ini tidak bisa memberikan hasil maksimal lagi," kata Seto Nurdiantoro.

"Mungkin pemain merasa terbebani, tidak bisa bermain lepas. Banyak kesalahan individual yang kurang pintar," tambahnya.

"Namun bagaimanapun juga ini adalah tanggung jawab saya karena ini adalah pemain-pemain pilihan saya," jelasnya.

Karena menelan empat kali kekalahan beruntun, Seto Nurdiantoro ingin mundur menjadi pelatih PSS Sleman.

Bahkan Seto Nurdiantoro sudah menyampaikan keinginannya untuk hengkang pada manajemen PSS Sleman.

Demi yang terbaik untuk PSS Sleman mengarungi sisa laga Liga 1 2022/2023, Seto Nurdiantoro siap angkat kaki.

“Kondisi saat ini tidak baik untuk kami. Untuk pertanggung jawaban, saya akan sampaikan ke manajemen di sisa laga yang masih cukup banyak ini, untuk saya tidak terlibat dengan tim ini lagi. Apapun itu nanti manajemen yang akan putuskan," ujar Seto Nurdiantoro.

Berbagai cara sudah dilakukan Seto Nurdiantoro untuk mendongkrak perfroma PSS Sleman.

Sayangnya para pemain PSS Sleman semakin larut dalam keterpurukan karena kekalahan beruntun yang dirasakannya.

Menarik dinantikan nasib Seto Nurdiantoro di PSS Sleman untuk selanjutnya. (TribunWow.com)

Baca juga berita lain terkait Liga 1