TRIBUNWOW.COM - Polisi akhirnya mengungkap kronologi terbaru kasus penganiayaan anak pengurus GP Ansor, DA (17), oleh Mario Dandy Satriyo (20).
Dilansir TribunWow.com, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary membantah penganiayaan itu dipicu perkataan pacar Mario Dandy, AGH (15).
Ade Ary justru menyebut sosok pria bernama Shane Lukas (19) yang menyulut kemarahan Mario Dandy.
Ia menegaskan Shane memancing amarah Mario Dandy seusai mendengar cerita bahwa AGH mendapat perlakuan tak baik dari DA.
Baca juga: Kronologi Terbaru Kasus Mario Dandy Aniaya Anak Pengurus GP Ansor, Ternyata Bukan Dihasut Pacar?
Selain memprovokasi, Shane dikabarkan juga merekam aksi penganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy.
"MDS (Mario) menghubungi Shane untuk menceritakan soal perlakuan tidak pantas yang dilakukan korban kepada A," ujar Ade Ary, dikutip dari Kompas.com.
"Namun, saat menceritakan hal tersebut, Mario justru emosi."
"Merespons cerita Mario, Shane kemudian menjawab seperti ini, 'Gua kalau jadi lu, pukulin saja. Itu parah Den'," sambungnya menriukan ucapan Shane kala itu.
Ucapan Shane itulah yang membuat Mario Dandy membulatkan tekat menghajar korban.
Keduanya lantas menuju Kompleks Grand Permata, Pesanggrahan, untuk menemui korban pada 20 Februari 2023 lalu.
Sesampainya di sana, Shane langsung menanyakan apa yang harus dilakukannya saat Mario menganiaya korban.
Baca juga: Bukan Selfie, AGH Pacar Mario Dandy Pegangi Kepala Korban setelah Dianiaya karena Diminta Sosok Ini
"Den, nanti gue ngapain?," kata Shane kala itu.
"Entar lu videoin saja," timpal Mario.
"Ya sudah, mana HP lu?," balas Shane.
"Nih HP gua," jawab Mario.
Setelah menemui korban, Mario sempat memintanya push up sebanyak 50 kali.
Namun saat itu korban menolak.
Mario kemudian memaksa korban melakukan 'sikap tobat'.
Bahkan, saat itu Shane turut diminta memperagakan 'sikap tobat' di hadapan korban.
Karena korban tak bisa melakukannya, amarah Mario pun tersulut.
Ia lantas menganiaya korban secara membabi buta.
Mario disebut sempat menendang dan memukul area vital korban.
"Telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali," ujar Ade Ary.
"Kemudian, (Mario) menginjak kepala beberapa kali dan juga menendang perut, kemudian memukul kepala ketika korban berada pada posisi push up."
Baca juga: Sebelum Dianiaya Mario Dandy, Anak Pengurus GP Ansor Sempat Disuruh Push Up 50 Kali dan Sikap Tobat
AGH Justru Bantu Korban
Pihak kepolisian membantah isu liar yang menyebut AGH (15) berfoto selfie dengan korban DA (17) yang sudah terkapar.
Dilansir TribunWow.com, AGH rupanya justru ingin menolong sang mantan pacar yang dianiaya kekasih barunya, Mario Dandy Prasetiyo (20).
Ia membantu memegangi kepala DA karena diminta oleh ibu dari rekan korban, N, yang berusaha menyelamatkannya.
Diketahui, penganiayaan terjadi di dekat rumah teman DA, kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023).
Dalam, video yang beredar, Mario Dandy tampak menendang bagian kepala korban secara keras berkali-kali.
Korban yang terkapar tampak tak bisa melakukan perlawanan hingga akhirnya mengalami koma.
Ibu rekan DA, N, yang memergoki kejadian tersebut langsung turun tangan membantu korban.
Ia juga meminta pertolongan dari AGH yang berada di lokasi untuk memegangi kepala korban.
Baca juga: Sebelum Dianiaya Mario Dandy, Anak Pengurus GP Ansor Sempat Disuruh Push Up 50 Kali dan Sikap Tobat
Adegan inilah yang ramai menjadi isu liar di media sosial, di mana disebutkan bahwa AGH berfoto selfie bersama korban yang sudah babak belur.
"Dari saksi saudari N yang menolong korban, menyampaikan kepada anak saksi AG untuk meletakkan kepala anak korban ke pangkuannya," tutur Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam dikutip kanal YouTube KOMPAS TV, Sabtu (25/2/2023).
"Dalam rangka pertolongan, karena saksi N, ibu dari rekannya anak korban itu meminta tolong pada anak saksi AG untuk mengangkat kepalanya supaya aliran darahnya tidak masuk ke hidung."
"Rangkaian itu semua didokumentasikan oleh tersangka S menggunakan handphone milik tersangka MD."
Ade Ary juga mengatakan bahwa AGH sebelumnya sudah meminta Mario Dandy agar membicarakan masalah mereka dengan korban secara baik-baik. (TribunWow.com)