Berita Viral

Viral Terapis Jepit Kepala Anak Autisme hingga Meronta-ronta, Polisi dan Ridwan Kamil Turun Tangan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Oknum terapis rumah sakit di Depok, Jawa Barat, yang diduga melakukan kekerasan pada anak pengidap autisme. Terapis tersebut menjepit kepala anak pengidap autisme dengan kedua kaki hingga sang anak meronta-ronta.

TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial video dugaan kekerasan yang dilakukan seorang terapis rumah sakit di kawasan Depok, Jawa Barat.

Ironisnya, kekerasan itu diduga dilakukan terapis pada bocah pengidap autism spectrum disorder (ASD) berinisial RF (2).

Dilansir TribunWow.com, dalam video yang beredar, terlihat sang terapis mengapit kepala RF di antara kedua paha atau dekat selangkangan.

Baca juga: Viral Oknum Polisi di Kendal Mengamuk dan Rusak Mobil Pakai Senapan, Berikut Kronologi dan Faktanya

Saat menjepit, terapis justru terlihat santai sembari memainkan ponsel.

Sedangkan RF terlihat menangis dan meronta-ronta akibat aksi terapis tersebut.

Video viral ini pun mendapat atensi pihak kepolisian.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan polisi tengah menyelidiki video viral tersebut.

"Itu yang akan kami jadikan acuan bahwa diduga telah terjadi tindakan kekerasan terhadap anak," ungkap Fuady, dikutip dari Kompas.com.

Fuady juga menyebut polisi masih menyelidiki identitas terapis yang diduga melakukan kekerasan terhadap RF.

Pihak kepolisian, kata Fuady, telah melakukan komunikasi dengan pihak rumah sakit.

Hasilnya, pihak rumah sakit bersedia menyambangi Mapolres Metro Depok untuk diperiksa.

Tangkapan layar video seorang terapis yang menjepit kepala anak berkebutuhan khusus yang viral di media sosial.

Baca juga: Viral Detik-detik Ayah Bunuh Bayinya karena Game Online, Ditinggal Makan saat Korban Sesak Napas

Selain itu, polisi juga telah menghubungi orangtua RF yang akhirnya bersedia diperiksa.

Menurut Fuady, kejadian bermula ketika RF menjalani terapi.

Saat bocah dua tahun itu menjalani terapi, sang terapis justru diduga melakukan kekerasan.

Ridwan Kamil Turut Bereaksi

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil turut buka suara soal dugaan kekerasan teradap anak autisme tersebut.

Melalui akun Instagram-nya, @ridwankamil, ia menyebut pihak kepolisian telah menindaklanjuti kasus ini.

"Kejadian dugaan kekerasan kepada anak penderita autis di Depok ini sudah ditindaklanjuti oleh kepolisian. Semoga ada penjelasan yang jelas dan terang benderang, apakah itu kelaziman metode terapi atau kekerasan.

Jika ditemukan ada pelanggaran hukum, semoga dihadirkan hukum yang berkeadilan dan menjadi pelajaran untuk kita semua, agar selalu memanusiawikan manusia," tulisnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait