TRIBUNWOW.COM - Nasib tidak mengenakkan dirasakan oleh rombongan pemain Arema FC setelah laga melawan PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2022 pekan ke-20.
Bus yang ditumpangi oleh pemain Arema FC mendapat pelemparan dari oknum suporter PSS Sleman saat keluar dari Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (26/1/2023).
Pada laga tersebut, Arema FC sendiri mengalami kakalahan dari PSS Sleman dengan skor 0-2.
Baca juga: Nasib Sial Arema FC: Kalah Beruntun, 3 Pemain Terluka karena Diserang Oknum seusai Dibungkam PSS
Baca juga: Transfer Nostalgia PSS Sleman Liga 1 2019 Masih Kurang 1: Sosoknya Kini Tengah Terpuruk di Arema FC
Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, menyampaikan, saat itu rombongan tim Arema FC hendak menuju tempat penginapan.
Namun, setelah keluar dari Stadion tiba-tiba bus yang ditumpangi pemain dan jajaran ofisial tim Arema FC itu mendapatkan serangan dari suporter tuan rumah.
"Awalnya kami disuruh nunggu sampai suporter pulang. Ternyata semua gak ada yang pulang nunggu sampai kami keluar. Setelah kami keluar langsung diserbu," ucapnya.
Akibat peristiwa tersebut , tiga pemain Arema FC mengalami luka-luka akibat terkena pecahan kaca.
Mereka ialah Dendi Santoso, Adilson Maringa dan Achmad Figo.
"Pemain yang luka ada Dendi, Maringa dan Figo. Itu kena pecahan kaca sama batu batako besar," ujarnya.
Baca juga: Formula Baru Seto Nurdiantoro di Pertahanan PSS Sleman Bisa 2 Kali Cleansheet, Tak Butuh Bek Asing?
Wiebie juga menyampaikan, pada saat itu rombongan bus Arema FC dikawal oleh kepolisian dari Polres Boyolali dan Denpom Solo.
Manajemen Arema FC juga berencana akan melayangkan protes terkait apa yang dialami oleh Arema FC tersebut.
"Ini nanti sedang kami susun. Kami akan layangkan protes," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Sleman Rusuh, 3 Pemain Arema Terluka Akibat Pecahan Kaca dan Batako Besar