Viral Medsos

Dipatok Bayi Ular King Cobra, Ini Fakta Tewasnya Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Alprih Priyono saat masih menjadi asisten Panji Petualang.

TRIBUNWOW.COM - Nasib tragis menimpa mantan asisten YouTuber Panji Petualang yakni Alprih Priyono (26) yang meninggal dunia seusai dipatok ular King Cobra yang memiliki bisa tinggi.

Kejadian ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (18/2/2022).

Dikutip TribunWow dari Tribunjabar, berikut sejumlah fakta mengenai tewasnya Alprih Priyono:

Ular Masih Bayi

Ular King Cobra yang mematok Alprih diketahui masih bayi alias berukuran kecil.

Ular ini dibawa oleh seorang remaja saat ada acara perkumpulan Musang Lovers.

Pada saat kejadian, Alprih dan rekan-rekannya tengah menonton final Piala Dunia 2022 Qatar.

Alprih pun dalam kondisi tak siap membawa perlengkapan untuk menangani ular berbisa.

Ilustrasi Ular King Cobra (Istimewa via Tribunnews.com)

"Nah ular dalam kantong itu dibuka Alprih dipegang pakai tangan kanannya. Tiba-tiba saat sorak terjadi gol kedua Argentina, Ular langsung matuk tanggan bagian jari telunjuk," ucap rekan Alprih, Sidik.

"Ularnya itu kecil jenisnya ular king kobra. Nah dipatuknya itu di bagian luka yang sebelumnya digigit Musang," katanya.

Baca juga: Viral Siswa SMK di Grobogan Maki dan Tantang Gurunya Berkelahi, Ternyata Dipicu Masalah Sepele

Gejala Muntah

Seusai dipatok ular, Alprih langsung dievakuasi ke RSUD Syamsudin SH.

Alprih sempat menunjukkan gejala muntah-muntah sebelum dibawa ke RSUD Syamsudin.

Namun setelah mendapat perawatan, kondisi Alprih sebenarnya sudah mulai membaik.

"Satu jam itu sudah membaik. Bahkan sudah bisa ngobrol. Saat itu pukul 22.44 WIB mendapapat penanganan dan mendapatkan obat serum anti bisa ular. hingga kembali keritis hingga pukul 00.15 WIB malam meninggal," kata Sidik.

Bukan Pertama kali Dipatok King Cobra

Menurut cerita Iroh (68) selaku ibu Alprih, korban sudah pernah dipatok King Cobra pada tahun 2015 silam.

"Saya awalnya tidak kaget karena pada 2015 dia pernah juga dipatuk king kobra tapi Alhamdulillah waktu itu selamat diberi suntikan serum anti bisa ular kobra," kata Iroh.

Iroh sendiri sempat fokus melakukan salat sunah mendoakan kesembuhan anaknya.

Ilustrasi King Cobra (batusecretzoo)

Baca juga: Fakta Viral Tarik Tambang Berujung Maut IKA Unhas, Diikuti 5 Ribu Orang hingga Para Peserta Panik

"Saya salat sunat saja di rumah, namun setelah 6 rakaat saya terus tidak konsen, buyar saja pikirkan ibu, terus ada lagi teman Alprih yang ke rumah nyuruh bawa KTP ke rumah sakit, saya langsung datang aja sama si bapak ke Bunut," katanya.

"Jantungnya katanya melemah, saya samperin anak saya itu saya bisikin ke telinganya supaya kuat, Allahu, Allahu, namun habis itu matanya langsung tertutup dan kata petugas jantungnya sudah berhenti," ungkap Iroh.

Tangkap Kobra Putih

Iroh bercerita, perangai anaknya juga sempat berubah seusai korban menangkap seekor ular kobra berwarna putih.

"Ya tiga bulan yang lalu ia ada karakter berbeda, usai menangkap ular kobra putih di wilayah Jampang. Nah tiba-tiba ia mandiri dan rajin, termasuk ibadahnya," ujar Iroh.

Iroh mengatakan, Alprih bergabung dengan Panji Petulang pada tahun 2014 silam. (TribunWow.com/Anung)

Berita lainnya