Piala Dunia 2022

Masih Hujat Cristiano Ronaldo? Ini 3 Jasa Besarnya untuk Portugal, Luis Figo Juga Akui Pencapaiannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Momen Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan air mata seusai gagal bawa Portugal lolos ke babak semi final Piala Dunia 2022.

TRIBUNWOW.COM - Seusai kegagalannya membawa Timnas Portugal merengkuh gelar juara Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo kerap menuai banyak hujatan hingga kritikan.

Dilansir TribunWow.com, Cristiano Ronaldo tuai banyak kritikan dan hujatan imbas dari beberapa aksi kontroversialnya sebelum dan saat bermain di Piala Dunia 2022.

Sebelum beranjak ke Piala Dunia 2022, banyak yang menghujat Cristiano Ronaldo terkait aksi kontroversialnya yang membuka aib klub yang membesarkan namanya, Manchester United.

Bahkan sang mega bintang tak ragu menyebut Wayne Rooney dan Gary Neville yang notabene sebagai mantan rekannya dengan ungkapan "tikus".

Baca juga: Saat Doa Ibu Pemain Maroko Kalahkan Ambisi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022 Bersama Portugal

"Bukan cuma dia, bayangkan bagaimana tikus-tikus lain yang sepertinya akan mengkritikku sekarang, tapi menyenangkan masih jadi nomor satu," kata Cristiano Ronaldo dikutip TribunWow.com dari kanal Youtube Piers Morgan.

Seusai permasalahannya dengan Manchester United berujung dengan pemutusan kontrak bersama, tensi panas mulai mereda.

Akan tetapi, kontroversi kembali dibuat oleh Cristiano Ronaldo saat bermain membela Portugal di Piala Dunia 2022.

Dari aksinya yang bersitegang dengan penyerang Korea Selatan, Cho Gue-Sung hingga aksinya yang meninggalkan lapangan di tengah momen perayaan kemenangan Portugal atas Swiss di 16 besar Piala Dunia 2022.

Sontak, aksi itu kembali mengundang banyak hujatan yang ditujukan kepada pemilik lima gelar ballon d'or tersebut.

Bahkan, banyak yang menilai karier Ronaldo sudah habis sembari membanding-bandingkannya dengan mega bintang asal Argentina, Lionel Messi.

Momen Cristiano Ronaldo meratapi kegagalan Portugal yang kalah di babak perempat final Piala Dunia 2022 kontra Maroko. (Twitter ESPN FC)

Baca juga: Lihat Video Bek 20 Tahun Kroasia Dibuat Pusing Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Ronaldo Kalah Telak

Meski saat ini kerap dirundung dengan kontroversi, namun Cristiano Ronaldo tak layak terus menerus mendapatkan hujatan tersebut.

Terlebih sebelumnya juga banyak yang mengabarkan jika para suporter Portugal menentang jika Cristiano Ronaldo terus dijadikan starter di lini depan Seleccao des Quinas.

Hal itu pernah mencuat sebelum laga kontra Swiss dan sebelum babak perempat final kontra Maroko.

Namun perlu diingat, jika Portugal tanpa Cristiano Ronaldo sebelumnya tak banyak diperhitungkan di dunia sepakbola.

Catatan itu dapat dilihat dari kiprah Portugal sebelum dan sesudah diperkuat oleh Cristiano Ronaldo.

Berikut ini catatan kiprah Portugal sebelum dan sesudah diperkuat oleh Cristiano Ronaldo:

Sebelum Diperkuat Cristiano Ronaldo

1. Lolos ke Piala Dunia sebanyak tiga kali

2. Lolos ke Piala Eropa tiga kali

3. Tidak mendapatkan trofi juara

Sesudah Diperkuat Cristiano Ronaldo 

1. Lolos ke Piala Dunia sebanyak lima kali

2. Lolos ke Piala Eropa sebanyak lima kali

3. Dua trofi juara (EURO 2016 dan UNL 2018).

Baca juga: Sosok Facundo Tello Wasit Maroko Vs Portugal Piala Dunia 2022, Pernah Obral 10 Kartu Merah 1 Laga

Selain itu, legenda Portugal, Luis Figo juga mengecam tentang apa yang terjadi terhadap Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022.

Ia beranggapan tak pantas Cristiano Ronaldo dibangkucadangkan di laga perempat final kontra Maroko mengingat apa yang telah diberikan sang mega bintang untuk Portugal hingga saat ini.

"Anda tidak bisa memenangkan Piala Dunia dengan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan,"

"Meninggalkan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan merupakan kesalahan."

"Kekalahan ini merupakan tanggung jawab Fernando Santos," tutur Figo dilansir TribunWow.com dari sportskeeda.com, Minggu (11/12/2022).

Piers Morgan Pasang Badan untuk Ronaldo 

 Jurnalis kenamaan asal Inggris sekaligus rekan Cristiano Ronaldo, Piers Morgan, pasang badan setelah mengetahui sang mega bintang asal Portugal banyak tuai ejekan seusai gagal di Piala Dunia 2022.

Dilansir TribunWow.com, Cristiano Ronaldo harus puas mengubur asanya angkat trofi di Piala Dunia 2022 seusai Portugal dibungkam Maroko dengan skor tipis 0-1 di Al Thumama Stadium, Qatar, Sabtu (10/12/2022).

Gol tunggal bersejarah Maroko dicatatkan oleh Youssef En-Nesyri (42') yang sukses berikan satu tiket ke babak semifinal untuk Singa Atlas.

Baca juga: Sosok Facundo Tello Wasit Maroko Vs Portugal Piala Dunia 2022, Pernah Obral 10 Kartu Merah 1 Laga

Gol itu pula yang membuat Cristiano Ronaldo terpukul hingga tak kuasa meneteskan air mata saat peluit panjang dibunyikan.

Cristiano Ronaldo berjalan menuju bench dengan tetesan air mata sembari sesekali mengusapnya.

Tangisan Ronaldo tak terlepas dari kemungkinan dirinya tak akan berlaga lagi di ajang Piala Dunia.

Mengingat saat ini Cristiano Ronaldo telah berusia 37 tahun, dan pada Piala Dunia 2026, sang mega bintang sudah menginjak usia 41 tahun.

Di sisi lain, ramai di media sosial ejekan yang diterima oleh Cristiano Ronaldo.

Banyaknya ejekan yang ditujukan kepada Cristiano Ronaldo tak terlepas dari penurunan performanya dan beberapa aksi kontroversialnya sebelum laga perempat final kontra Maroko.

Tak ingin rekannya terus mengalami perundungan ejekan, jurnalis kenamaan asal Inggris, Piers Morgan pasang badan.

Momen Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan air mata seusai gagal bawa Portugal lolos ke babak semi final Piala Dunia 2022. (Twitter @sportbible)

Baca juga: Kiamat Cristiano Ronaldo: Kontroversi, Ditolak Fan, dan Gagal Ukir Sejarah Portugal Piala Dunia 2022

Dikutip TribunWow.com dari Twitter@piersmorgan, jurnalis asal Inggris itu membungkam para penghina Cristiano Ronaldo dengan meminta mereka untuk mengingat apa yang telah dicatatkan sang mega bintang di dunia sepakbola sebelumnya.

Piers Morgan juga tak kuasa menahan kesedihannya atas apa yang menimpa Ronaldo di tahun 2022.

Jurnalis berusia 57 tahun itu juga turut memberikan sanjungan atas dedikasi yang diberikan oleh Ronaldo untuk dunia sepakbola.

"Sangat sedih melihatnya @Cristiano menangis saat impiannya memenangkan Piala Dunia berakhir. Mereka yang mengejeknya harus mengingat apa yang telah dia lakukan untuk sepak bola. Bagi saya, dia adalah goat dan pria hebat yang mengalami tahun terberat dalam hidupnya di dalam & di luar lapangan. Dia mendapatkan rasa hormat kami," cuit Piers Morgan.

Menarik dinantikan bagaimana kiprah selanjutnya sang mega bintang Cristiano Ronaldo bersama Portugal.

Mengingat Cristiano Ronaldo masih akan berlaga untuk Seleccao des Quinas di ajang bergengsi benua biru EURO 2024. (TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Terkait