TRIBUNWOW.COM - Nama wasit asal Argentina, Facundo Tello kini tengah ramai diperbincangkan seusai memimpin jalannya babak perempat final Piala Dunia 2022 antara Maroko vs Portugal.
Dilansir TribunWow.com, dalam laga Maroko vs Portugal, Facundo Tello banyak dituding oleh beberapa pemain Portugal karena dianggap wasit konspirasi FIFA.
Dua pemain Seleccao des Quinas, Bruno Fernandes dan Pepe secara lantang menyuarakan protesnya terkait dengan penunjukkan sosok Facundo Tello menjadi wasit di laga Maroko vs Portugal.
Tudingan konspirasi ditujukkan melihat asal usul wasit Facundo Tello yang ternyata berasal dari Argentina.
Baca juga: Kiamat Cristiano Ronaldo: Kontroversi, Ditolak Fan, dan Gagal Ukir Sejarah Portugal Piala Dunia 2022
Seperti diketahui, Argentina saat ini masih berlaga di ajang Piala Dunia 2022.
Bahkan, Argentina berhasil lolos ke babak semifinal seusai menundukkan Belanda melalui babak adu penalti dengan skor 6-5.
Hal itulah yang menjadi dasar protes keras Bruno Fernandes dan Pepe terkait mengapa sosok wasit asal negara yang masih berkiprah di Piala Dunia 2022 ditunjuk sebagai pemimpin laga lainnya di ajang yang sama.
Dilansir TribunWow.com dari skysports.com, Bruno Fernandes terang-terangan mengatakan bahwa penunjukkan wasit asal Argentina di laga Maroko vs Portugal merupakan sebuah kejanggalan.
Lebih lanjut, pemain Manchester United itu juga beranggapan bahwa penunjukkan Facundo Tello merupakan persekongkolan agar Argentina menuai gelar Piala Dunia 2022.
"Saya tidak tahu apakah mereka akan memberikan trofi kepada Argentina," ujar Bruno Fernandes.
"Saya tidak peduli, saya akan mengatakan apa yang saya pikirkan dan tak peduli dengan mereka. Sangat aneh bahwa seorang wasit memimpin kami dari negara yang masih dalam kompetisi."
"Jelas mereka telah bersekongkol untuk melawan kita," tambah Bruno Fernandes.
Baca juga: Beri Penghargaan ke Cristiano Ronaldo setelah Portugal Gugur, FIFA Unggah Video Kompilasi Gol
Hal yang sama juga disuarakan oleh bek senior Portugal, Pepe.
Pepe juga turut menyorot tajam keputusan pemilihan Facundo Tello untuk memimpin jalannya laga perempat final Maroko vs Portugal.
Bahkan ia memberikan contoh keputusan yang ia anggap janggal ketika wasit hanya memberikan tambahan waktu 8 menit untuk laga Maroko kontra Portugal meski banyak insiden terjadi.
"Saya harus mengatakannya. Tidak dapat diterima bagi wasit Argentina untuk menjadi wasit permainan kami. Setelah apa yang terjadi kemarin, dengan Messi berbicara, seluruh Argentina berbicara dan wasit datang ke sini," ujar Pepe.
"Apa yang kami mainkan di babak kedua? Kiper jatuh ke tanah. Hanya ada delapan menit waktu tambahan. Kami bekerja keras dan wasit delapan menit?"
"Kami tidak memainkan apa pun di babak kedua. Satu-satunya tim yang bermain sepak bola adalah kami. Kami sedih. Kami memiliki kualitas untuk memenangkan Piala Dunia dan kami tidak berhasil melakukannya," pungkas Pepe.
Lantas, siapakah sejatinya sosok Facundo Tello?
Dikutip TribunWow.com, Facundo Tello merupakan wasit kelahiran Bahia Blanca, Argentina.
Ia lahir pada 4 Mei 1982 atau saat ini tepat berusia 40 tahun.
Facundo Tello memulai kariernya memimpin laga di Liga Argentina pada tahun 2013.
Dan di 2019, Facundo Tello akhirnya resmi didapuk sebagai wasit berlisensi FIFA.
Bagaimana kiprah mencolok dari seorang Facundo Tello?
Ternyata sosok Facundo Tello merupakan wasit kontroversi yang pernah memberikan 10 kartu merah dalam satu laga.
Kejadian tersebut pernah terjadi di laga Boca Juniors kontra Racing Club, Senin (7/11/2022).
Pada laga tersebut, Facundo Tello pernah mengeluarkan 10 kartu merah dalam satu pertandingan.
Sepuluh kartu merah Facundo Tello diberikan lima di antaranya untuk 7 pemain Boca Juniors dan 3 pemain untuk Racing Club.
Berikut ini 10 pemain yang mendapatkan kartu merah di laga Boca Juniors kontra Racing Club dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt:
Boca Juniors
1. Sebastian Villa (90+5')
2. Alan Varela (100)
3. Luis Advincula (120+5')
4. Carlos Zambrani (120+6')
5. Diego Gonzalez (120+7')
6. Frank Fabra (120+8')
7. Dario Benedeetto (120+10').
Tak hanya para pemain, pelatih kepala Boca Juniors, Hugo Ibarra juga mendapatkan kartu merah tepat di menit (90+7').
Racing Club
1. Jogan Carbonero (90+5')
2. Carlos Alcaraz (120+4')
3. Jonathan Galvan (120+6').
(TribunWow.com/Adi Manggala S)