TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperlihatkan interaksi akrabnya dengan para pengungsi gempa di penampungan sementara Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, Ridwan Kamil membuat anak-anak dan para pengungsi terbahak saat menggelar tanya jawab dan berpura-pura menggelar ajang pencarian bakat.
Dalam keterangannya, Ridwan Kamil mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk penyembuhan trauma untuk para korban gempa.
Baca juga: Heboh Jokowi Ajak Pilih Capres Rambut Putih, Ganjar, Anies hingga Ridwan Kamil Posting soal Rambut
Video kocak tersebut dibagikan Ridwan Kamil melalui Instagram pribadinya, @ridwankamil, Senin (28/11/2022).
Terlihat Ridwan Kamil duduk nyaman dikelilingi anak-anak di dalam tenda penampungan.
"Siapa yang bisa berteriak suara ayam di pagi hari? Acungkan tangan," kata Ridwan Kamil.
Seorang anak yang duduk di samping sang gubernur lantas mengacungkan tangan dan menirukan kokok ayam jago.
Namun tingkah bocah berkaos merah tersebut justru mengundang tawa rekan-rekannya dan Ridwan Kamil sendiri.
"Suara ayam di Cianjur gitu ya," kekeh Ridwan Kamil.
Ia lantas meminta anak-anak menirukan suara anjing hingga ambulans.
Terakhir, Ridwan Kamil menantang mereka untuk menirukan suara ibu masing-masing saat berteriak memanggil anaknya.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil, Atasi Pencegatan Bantuan Gempa Cianjur dengan Data Terpadu: Namanya Pisodapur
Kemudian, sang gubernur berdiri di hadapan para pengungsi bersama seorang ibu bernama Wawa.
"Wawa menyanyikan dalam rangka Cianjur Mencari Bakat," kelakar Ridwan Kamil.
"Ibu Wawa (nyanyikan-red) lagu 'Balonku Ada Lima'."
Ridwan Kamil memberi aba-aba agar anak-anak ikut bernyanyi dan bertepuk tangan riang.
Seusai pura-pura menggelar ajang pencarian bakat, Ridwan Kamil membeberkan hasil dialognya bersama para pengungsi terkait kebutuhan logistik.
"Saya sedang di Desa Sukajaya di penampungan sementara di Cugenang. Tadi ada curhatan memilih kearifan lokal untuk logistik. Coba kita survey," kata Ridwan Kamil.
"Mending roti atau mending ikan asin?"
"Ikan asin," seru para pengungsi secara serentak.
"99 persen mencoblos ikan asin," ujar Ridwan Kamil disambut tawa para pengungsi.
Di kolom keterangan, Ridwan Kamil menuturkan perlunya kegiatan serupa untuk menyembuhkan trauma anak-anak dan para pengungsi.
Ia pun mengundang para psikolog hingga musisi untuk terjun menghibur anak-anak di tenda penampungan.
"MENGHIBUR ANAK-ANAK,
Sebagai bagian dari trauma healing yang harus kita kerjakan, mengingat mereka akan cukup lama di tenda pengungsian.
Relawan Penghibur, musisi bergitar, psikolog ditunggu bantuan tenaga dan ilmunya untuk menjaga mental anak-anak agar selalu ceria dan bersemangat.
Hatur Nuhun," tulis Ridwan Kamil.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Bersama Jokowi Kunjungi Korban Gempa Cianjur, Disambut Ratapan hingga Tangisan
Soroti Pengungsi Pria Pakai Daster
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperlihatkan potret unik bapak-bapak korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, di tengah petaka yang terjadi, para pria tersebut masih mampu menertawakan kondisi mereka di pengungsian.
Bagaimana tidak, para bapak-bapak tersebut justru berpose jenaka mengenakan daster dan gamis hasil sumbangan dari para donatur.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Bantuan Gempa Cianjur Dicegat, RK Bagikan Nomor Hp Kapolda Jabar untuk Laporan
Rupanya, kondisi ini terjadi lantaran banyak sumbangan baju layak pakai dari donatur diperuntukkan bagi para perempuan.
Sedangkan, ketersediaan baju untuk para pria tak bisa mencukupi kebutuhan pengungsi laki-laki di posko tersebut.
Alih-alih menyalahkan keadaan, para pengungsi tersebut bisa mengubah tragedi menjadi lelucon.
Mereka berfoto bersama dan menuliskan komentar lucu yang dibagikan melalui media sosial.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Korban Tewas Gempa Cianjur Capai 268 Jiwa, RK Rinci Kebutuhan 58 Ribu Pengungsi
Unggahan tersebut pun viral hingga mendapat perhatian dari Ridwan Kamil yang mengunggah ulang postingan tersebut di Instagram pribadinya, @ridwankamil, Sabtu (26/11/2022).
Dengan gaya kocaknya, Ridwan Kamil mengimbau para donatur untuk juga mengirim baju laki-laki.
Jika tidak, maka para bapak yang bernama Joni dan Yanto akan berubah menjadi Jeni dan Yanti karena terpaksa mengenakan daster yang biasa dipakai ibu-ibu.
"TH PARA DONATUR,
Jika menyumbang baju, mohon diperbanyak baju lelaki juga. Agar para bapack-bapack tidak memakai daster semeriwing terus di pengungsian. Pakaian dalam baru juga sangat dibutuhkan.
Silakan kirim ke pendopo Bupati atau via @jabarquickresponse
Karena jika tidak, maka siang Joni dan Yanto, malam jadi Jeni dan Yanti karena ini.
Terima Kasih," tulis Ridwan Kamil.
Unggahan itu pun sontak mengundang tawa dan komentar kocak dari para warga net.
"Oalaaah makanya kok ada bapak2 pake daster lagi ngatur jalan," tulis @tradzana.
"Sedikit Menghibur di kala panjangnya rasa kesedihan...," tulis @dhiiii_and.
"Alhamdulillah masih bisa ketawa," tulis @nanangwardoyo.
"Astaga, kabayang bapack2 di pengungsian pake daster tapi gak kebagian daleman, bahaya," tulis @merawatpapua.
Baca juga: Kepala Berdarah, Bocah 3 Tahun Korban Gempa Cianjur Ditolak Rumah Sakit karena Tak Ditanggung BPJS
(TribunWow.com/Via)