Piala Dunia 2022

Rekan Satu Tim Maradona Nyatakan Mustahil Messi Dibandingkan dengan Maradona, Ini Alasannya

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anak Diego Maradona yakni Diego Maradona Jr tak rela ayahnya dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi, komentar ini disampaikan Diego Jr seusai Argentina kalah dari Arab Saudi dalam Piala Dunia 2022 Qatar.

TRIBUNWOW.COM - Membandingkan Lionel Messi dengan Diego Maradona sebenarnya bukan topik yang baru muncul dan diperdebatkan.

Isu ini kembali memanas di tengah semaraknya Piala Dunia 2022 di Qatar.

Apalagi Lionel Messi dan para pemain Tim nasional (Timnas) Argentina baru saja dipermalukan oleh Arab Saudi di Piala Dunia 2022.

Baca juga: Argentina Kandidat Juara Piala Dunia meski Kalah dari Arab Saudi, Messi Harus Tiru Skenario Maradona

Dikutip TribunWow dari espn, rekan satu tim Maradona, Richard Giusti menyatakan mustahil untuk membandingkan Messi dengan Maradona.

Sebagai informasi, Giusti pernah bermain dengan Maradona membela Argentina di Piala Dunia 1986 dan 1990.

"Kita tidak bisa membandingkan mereka. Kita tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik dari pada yang lain," ujar Giusti.

"Mereka berbeda. Mereka berdua jenius dan warga Argentina. Kita harus menikmatinya," kata dia.

Rekan Maradona yang lain yakni Jorge Burruchaga berharap Argentina tidak mengulangi kekalahan melawan Arab Saudi di pertandingan selanjutnya.

Seperti yang diketahui, Argentina akan berhadapan melawan Meksiko pada Minggu (27/11/2022).

Dikutip TribunWow dari marca, sementara itu anak Maradona yakni Diego Maradona Junior (Jr) tidak terima ayahnya dibandingkan dengan Lionel Messi, khususnya setelah Argentina mengalami kekalahan memalukan di Piala Dunia 2022 Qatar.

Baca juga: Sebelum Menang Lawan Argentina, Pemain Arab Saudi Menangis Dengarkan Motivasi dari Pelatih

Seperti yang diketahui, Arab Saudi berhasil membuat Argentina bertekuk lutut dengan skor akhir 2-1 pada Selasa (22/11/2022) kemarin.

"Orang-orang yang membandingkan Messi dengan ayahku tidak memahami sepak bola," ujar Diego Jr.

"Kita membicarakan tentang dua planet yang berbeda, tetapi saya belum ingin menyerah terhadap Messi," kata dia.

Diego Jr mengaku ikut terpukul seusai Argentina dipermalukan oleh Arab Saudi.

"Saya sulit percaya semua ini benar-benar terjadi. Kalah lawan Arab Saudi," ungkap Diego Jr.

Diego Jr kemudian menyampaikan, dalam sepak bola semua mungkin terjadi, termasuk kalah dari lawan yang lebih lemah.

Arab Saudi Putus 36 Kemenangan Beruntun Milik Timnas Argentina

Nahas nasib Argentina, rekor unbeatten-nya dihancurkan Arab Saudi kala berlaga di ajang penting laga perdana grup C Piala Dunia 2022 dengan skor 1-2.

Berkat kemenangan atas Argentina, Timnas Arab Saudi sementara memuncaki klasemen grup C dengan raihan tiga poin dan surplus satu gol.

Sedangkan Timnas Argentina harus puas menderita kekalahan perdana di Piala Dunia 2022 dari tim yang sejatinya tak banyak diunggulkan, Arab Saudi.

Selain itu, Arab Saudi juga sukses merusak rekor unbeatten Argentina selama 36 pertandingan sebelum berlaga di Piala Dunia 2022.

Kekalahan terakhir Argentina terjadi di ajang Copa America 2019 di babak semi final dari Brasil dengan skor 2-0.

Dengan kekalahan ini, Timnas Argentina harus berjuang lebih di laga kontra Meksiko dan Polandia jika ingin lolos ke putaran selanjutnya Piala Dunia 2022.

Sekaligus menjaga asa untuk juara Piala Dunia 2022.

Jalannnya Pertandingan Argentina Vs Arab Saudi

Babak Pertama 

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Timnas Argentina langsung ambil alih penguasaan bola dari Arab Saudi.

Baru menit kedua jalannya pertandingan, Argentina langsung tebar ancaman nyata melalui sepakan keras kaki kiri Lionel Messi.

Mega bintang Timnas Argentina itu mampu lesatkan sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang masih mampu dihalau oleh kiper Arab Saudi, Mohammed Al Owais.

Tak perlu waktu lama, Timnas Argentina yang terus menggebrak langsung mendapatkan gol pertamanya melalui titik putih.

Bermula saat Leandro Paredes mencoba mencari ruang di kotak penalti Timnas Arab untuk menyambut umpan sepak pojok.

Paredes yang mencoba melepaskan diri dari penjagaan bek Arab Saudi terjatuh karena penjagaan ketat yang diberikan.

Kolase foto Timnas Argentina (kiri) dan Timnas Arab Saudi (kanan) di ajang internasional. (Instagram @afaseleccion @saudint)

Baca juga: Sialnya Striker Argentina Lautaro Martinez, 2 Kali Jebol Gawang Arab Saudi, 2 Kali Dibatalkan Wasit

Wasit Slavko Vincic yang mengetahui hal itu langsung menunjuk VAR untuk memastikan akankah ada potensi pelanggaran dan penalti atau tidak.

Alhasil, wasit memutuskan untuk memberikan penalti kepada Timnas Argentina karena menganggap adanya pelanggaran yang dilakukan bek Arab Saudi.

Tanpa pikir panjang, sang mega bintang, Lionel Messi langsung jadi eksekutor penalti untuk Tim Tango.

Bola sepakan kaki kiri Messi yang mengarah ke sudut kanan gawang Arab Saudi gagal dibaca dengan apik oleh Mohammed Al Owais.

Akhirnya, gol untuk Timnas Argentina tak terelakan dan sukses unggul sementara 1-0 atas Arab Saudi.

Seusai unggul, Timnas Argentina tak mengendurkan serangannya ke pertahanan Arab Saudi.

Beberapa sepakan dari luar kotak penalti terus dilakukan oleh Tim Tango.

Satu peluang emas didapatkan Messi untuk mampu mencatatkan bracenya.

Tepat di menit ke-20, umpan manja dari lini tengah diberikan kepada Lionel Messi.

Messi yang berhasil menyelinap di antara bek Arab Saudi mampu menerima umpan tersebut.

Gol pun sempat berhasil dilesatkan oleh mega bintang asal PSG itu.

Tapi sayang, Lionel Messi telah dianggap offside dan gol Timnas Argentina dianulir oleh wasit Slavko Vincic.

Tak berselang lama, Timnas Argentina yang terus menggempur akhirnya sukses catatkan gol di menit ke-27.

Bermula dari umpan terobosan dari lini tengah, Lautaro Martinez dengan cerdik mampu melakukan tipu daya pergerakan.

Pemain Inter Milan itu memilih berlari ke dalam untuk kembali mengejar umpan terobosan yang diberikan oleh rekannya.

Bola pun berhasil digapai oleh Lautaro Martinez dan mampu mengeksekusinya dengan menchip bola ke gawang Arab Saudi.

Sayang, kembali lagi, Timnas Argentina harus gigit jari seusai VAR membuat gol Lautaro Martinez tak jadi disahkan.

Hal itu tak terlepas dari posisi tangan Lautaro Martinez .

Skor pun tetap tidak berubah, Timnas Argentina unggul 1-0 atas Arab Saudi.

Situasi yang sama terjadi lagi di menit ke-35.

Kembali, penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez terjebak offside seusai menerima umpan Lionel Messi.

Dan pada akhirnya, gol Argentina kembali dianulir oleh wasit karena Lautaro Martinez telah berada di posisi offside.

Kejadian menegangkan terjadi di menit akhir pertandingan seusai bek Arab Saudi 

Tambahan waktu lima menit di babak pertama.

Hingga peluit babak kedua dibunyikan, skor tetap tidak berubah.

Timnas Argentina hanya unggul tipis 1-0 atas Arab Saudi.

Babak Kedua 

Di babak kedua, di luar dugaan Arab Saudi mampu menyamakan kedudukan.

Tepatnya di menit ke-48, Arab Saudi mampu lesatkan satu gol melalui sepakan Saleh Al-Sehri (48').

Tak puas catat satu gol, Arab Saudi mampu lesatkan gol kedua melalui sepakan plessing  di menit ke-53 yang dilesatkan oleh Salem Al-Dawsari.

Sepakan plessing dari sisi kanan pertahanan Argentina gagal dijangkau oleh kiper Tim Tango Emiliano Martinez.

Skor menjadi berubah, Arab Saudi mampu comeback atas Argentina dengan skor 2-1.

Sejak dua gol Arab Saudi, Argentina yang tersengat terus mencoba membongkar ketatnya pertahanan anak asuh Herve Renard.

Argentina terus mencoba membongkar ketatnya pertahanan Arab Saudi.

Di menit ke-83, hampir saja, Lionel Messi catatkan brace nya ke gawang Arab Saudi.

Sundulan Messi masih mampu dihalau oleh kiper Arab Saudi Mohammed Al Owais.

Tambahan waktu 8 menit di babak kedua.

Kejadian menegangkan terjadi di menit akhir pertandingan.

Wajah bek Arab Saudi Alshahrani terkena lutut rekannya sendiri, Mohammed Al Owais.

Peristiwa itu terjadi ketika duel udara tak terelakan antara Mohammed Al Owais dan pemain Argentina.

Nahas, aksi halauan Mohammed Al Owais justru mengenai wajah rekannya sendiri Alshahrani.

Hal itu membuat Alshahrani harus ditarik keluar karena cucuran darah juga terlihat pada hidung bek Arab Saudi tersebut.

Hingga menit akhir pertandingan, Timnas Argentina tak mampu membalas gol Arab Saudi.

Dan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Arab Saudi tak mampu dielakan oleh Argentina.

Timnas Argentina (4-2-3-1)

Pelatih: Lionel Scaloni

Kiper: Emiliano Martinez

Bek: Nahuel Molina, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Nico Tagliafico

Gelandang: Rodrygo De Paul, Leandro Paredes, Angel Di Maria, Papu Gomez

Penyerang: Lautaro Martinez

Baca juga: Profil Franco Armani, Kiper Tertua Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2022, Tembok Kokoh River Plate

Timnas Arab Saudi (4-5-1)

Pelatih: Herve Renard

Kiper: Mohammed Al Owais

Bek: Alshahrani, Ali Al Bulayhi, H. Tambakti, S. Abdulhamid

Gelandang: S. Aldawsari, S. Alfaraj, A. Al-Maliki, Mohammed Kanno, F. Abrika

Penyerang: Saleh Al Shehri

(TribunWow.com/Anung/Krisna/Adi Manggala S)

Baca Berita Terkait