KTT G20 Bali

Momen Jokowi Terbahak saat Sopiri Direktur IMF dan Presiden ISDB di Acara KTT G20 Bali

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertawa saat menyopiri Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dan Presiden ISDB Muhammad Sulaiman Al-Jasser, Selasa (15/11/2022).

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengemudikan sendiri golf cart yang ditumpangi Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dan Presiden ISDB Muhammad Sulaiman Al-Jasser..

Dilansir TribunWow.com, suasana akrab tampak dari ekspresi mereka saat menunggangi mobil terbuka berisikan enam orang tersebut.

Jokowi yang memegang kemudi terlihat terbahak disambut gelak tawa penumpang lain.

Baca juga: Dibunuh hingga Dikudeta, Berikut Risiko yang Dihadapi Putin jika Nekat Datang ke KTT G20 Bali

Rupanya, Jokowi dan rombongan kala itu hendak menghadiri acara makan siang bersama di Bamboo Dome di The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali.

Dari rekaman yang dibagikan kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (15/11/202), terlihat Jokowi mengemudikan golf cart berwarna putih di lingkungan resort yang asri.

Dua orang pengawal duduk memunggungi mereka di bagian belakang golf cart.

Bendera negara anggota G20 dikibarkan menjelang KTT G20 di Nusa Dua, Bali pada 13 November 2022. (ADEK BERRY / AFP)

Baca juga: Petakan Kelompok Teroris, Moeldoko Imbau TNI-Polri Waspadai Ancaman Non-Militer di KTT G20 Bali

Sementara itu, paspamres dan para ajudan ikut membuntuti mobil tersebut dengan berjalan kaki.

Senyum lebar terkembang di wajah Jokowi, begitupun dengan para penumpang yang disopirinya.

Sesampainya di lokasi, Jokowi kemudian turun dan langsung dipersilakan masuk ke lokasi yang sudah dipersiapkan.

Kristalina Georgieva yang mengenakan atasan pink cerah, sontak mengejar Jokowi dan bercakap renyah dengan Presiden.

Rombongan tersebut lantas melangsungkan agenda ramah tamah dan makan bersama dengan pemimpin dunia lainnya.

Di Bamboo Dome, Jokowi sempat berbincang dengan pemimpin dunia lain seperti PM Arab Saudi Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS), Presiden Recep Tayyip Erdogan, dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Baca juga: KTT G20 Bakal Bahas Apa Saja? Ini Daftar Para Pemimpin Negara yang Disebut Hadir di Bali

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

Isu yang akan Dibahas dalam KTT G20 Bali

G20 merupakan forum ekonomi terbesar di dunia, yang bertugas untuk mencari solusi atas beberapa masalah paling sulit yang dihadapi ekonomi global.

Dilansir TribunWow.com, tahun ini KTT G20 akan berlangsung di Bali, Indonesia, mulai dari Selasa (15/11/2022) hingga Rabu (16/11/2022).

Kali ini, daftar headline KTT terkait tantangan yang harus dihadapi, disinyalir lebih menakutkan dari biasanya.

Baca juga: AS Tegaskan Tak Ingin Perang Lawan China, Joe Biden akan Bicara Jujur ke Xi Jinping di KTT G20

Antara lain adalah inflasi di banyak negara yang mencapai level tertinggi dalam 40 tahun, sebagian besar karena melonjaknya harga energi, karena perang di Ukraina dan kebijakan "nol COVID" China yang mengganggu rantai pasokan.

Ketika bank sentral menaikkan suku bunga untuk menjinakkan harga yang tidak terkendali, ada kekhawatiran bahwa dunia akan segera beralih dari krisis biaya hidup ke resesi global.

Pada saat yang sama, Amerika Serikat, China, dan negara ekonomi terkemuka lainnya menghadapi seruan mendesak untuk melakukan tindakan drastis guna mencegah krisis iklim yang mengancam.

Sementara itu, terlepas dari tagline optimis KTT, "Pulih Bersama, Pulih Lebih Kuat," prospek kerja sama pada KTT pertama sejak invasi ke Ukraina tampaknya tipis karena AS dan mitranya semakin berselisih dengan China dan Rusia.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat diwawancarai media asing Al Jazeera terkait penyelenggaraan KTT G20, diunggah Minggu (22/10/2022). (Tangkapan Layar YouTube Al Jazeera English)

Baca juga: Media Rusia Sebut Indonesia dan Jokowi Berusaha Selamatkan Putin dari Target Bully AS dkk di KTT G20

"Masalah inflasi yang bersifat langsung, dan masalah jangka panjang untuk memiliki pembangunan yang lebih berkelanjutan, memerlukan koordinasi global yang sulit dilakukan di dunia yang jauh lebih terfragmentasi di mana ketegangan geopolitik meningkat," kata Trinh Nguyen, seorang ekonom senior untuk Asia mengatakan kepada Al Jazeera, Senin (14/11/2022).

"Jadi tantangan bagi G20 adalah untuk membawa para pemimpin, yang berbeda dalam geopolitik, bersama-sama untuk menemukan titik temu dan solusi untuk krisis jangka pendek dan jangka panjang."

Nguyen mengatakan inflasi, akan menjadi agenda utama karena telah berdampak pada semua orang dari rumah tangga hingga perusahaan.

Nguyen menambahkan bahwa tantangan lain bagi G20 adalah membentuk rantai pasokan global yang lebih terintegrasi yang tidak terlalu rentan terhadap guncangan geopolitik seperti invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara, Shahar Hameiri, seorang ekonom politik di University of Queensland, mengatakan energi akan menjadi fokus penting dari KTT karena perang di Ukraina telah menyoroti kekuatan negara-negara penghasil energi untuk mempengaruhi harga bagi semua orang.

"Beberapa dari mereka adalah anggota G20, termasuk tentu saja Rusia sendiri, tetapi juga Arab Saudi dan Indonesia," kata Hameiri.

"AS marah ketika begitu banyak negara produsen tidak meningkatkan produksi untuk menjaga harga tetap tinggi, yang jelas-jelas mendukung Rusia."

Hameiri mengatakan isu penting lain yang dia harapkan untuk dibahas oleh G20 adalah restrukturisasi utang untuk negara-negara berkembang yang menghadapi kesulitan keuangan.

"G20 telah mencoba untuk mengoordinasikan ini untuk sementara waktu, tetapi skala masalah utang menjadi jauh lebih besar baru-baru ini, karena Federal Reserve Bank AS telah menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi domestik," ujar Hameiri.

Terlepas dari skala tantangan dan perselisihan politik, beberapa pengamat melihat ruang untuk optimisme tentang kemampuan G20 untuk mengatasi masalah-masalah umum yang menjadi perhatian. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya