Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Jerman Akui Tidak Bisa Lagi Kirimi Ukraina Senjata untuk Lawan Rusia, Ini Alasannya

Kemenhan Jerman menyatakan tidak bisa terus mengirimkan senjata dan peralatan militer ke Ukraina.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sergei Supinsky / AFP
Tentara Ukraina menerima bantuan senjata misil anti tank dari Amerika Serikat (AS), 11 Februari 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Jerman mengakui tidak bisa lagi melakukan pengiriman senjata untuk Ukraina.

Pengakuan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht, Selasa (19/7/2022).

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, diketahui Jerman adalah satu dari beberapa negara barat yang getol memberikan bantuan senjata untuk Ukraina guna melawan pasukan militer Rusia.

Baca juga: Ukraina Disebut Hanya Mau Berdamai jika Rusia Sudah Kalah Perang, Ini Kata Wakil Zelensky

Meskipun tidak bisa lagi melakukan pengiriman senjata, Jerman meminta Ukraina tenang karena Jerman akan terus mendukung Ukraina.

Lambrecht turut mengungkit hubungan baik antara dirinya dengan Menhan Ukraina, Alexey Reznikov.

"Kita tidak bisa memberi lebih banyak dari Bundeswehr (angkatan bersenjata Jerman), saya mengatakannya dengan jelas dan kolega saya menyadari itu," ungkap Lambrecht.

Lambrecht menegaskan tidak akan mengorbankan kekuatan pertahanan Jerman dalam rangka membantu Ukraina.

Sebelumnya Kanselir Jerman Olaf Scholz menjelaskan bahwa Jerman kini kehabisan stok senjata karena terus mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov telah membantah kemungkinan penyelundupan senjata yang dikirim oleh Barat.

Dilansir TribunWow.com, ia menegaskan bahwa Ukraina membutuhkan senjata tersebut untuk melawan agresi bersenjata Rusia.

Sehingga, tak ada alasan bagi pihaknya untuk menjual senjata kiriman tersebut.

Seperti dilaporkan Ukrinform, Jumat (15/7/2022), pernyataan ini dibuat oleh Reznikov dalam sebuah wawancara dengan Financial Times.

“Kita perlu bertahan hidup. Kami tidak punya alasan untuk menyelundupkan senjata dari Ukraina,” kata Reznikov.

Dalam kata-katanya, beberapa sekutu barat mengirim perwakilan militer ke Ukraina untuk mengawasi penyaluran senjata yang mereka sumbangkan.

Reznikov pun mengundang negara yang lain untuk mengikuti cara tersebut demi memastika bantuan mereka digunakan secara efektif.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
JermanUkrainaRusiasenjata
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved