TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjawab undangan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir di KTT G20 Bali.
Dilansir TribunWow.com, ia menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam acara itu akan tergantung pada situasi keamanan di Ukraina saat itu.
Selain itu, Zelensky juga akan mempertimbangkan komposisi peserta dalam acara yang juga mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin itu.
Baca juga: Saat di Ukraina, Jokowi Tawarkan Diri Bawakan Pesan Zelensky untuk Putin di Rusia
Seorang koresponden melaporkan pada Ukrinform bahwa Zelensky menjawab pertanyaan tersebut setelah pembicaraan Jokowi di Kyiv telah selesai.
"Saya berterima kasih, Pak Presiden, atas undangan pribadi anda kepada saya untuk mengambil bagian dalam KTT G20. Tentu saja, saya menerima undangan ini. Partisipasi Ukraina akan tergantung pada situasi keamanan di Ukraina dan komposisi peserta KTT,” kata Zelensky.
Pada gilirannya, Presiden Indonesia mengumumkan telah menyampaikan undangan secara langsung kepada Presiden Zelensky untuk ambil bagian dalam KTT G20 pada bulan November.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyerukan untuk melakukan segala kemungkinan demi membuka blokir ekspor gandum Ukraina.
Namun disertai dengan jaminan keamanan yang diberikan kepada semua pihak yang berkepentingan.
Baca juga: Jokowi dan Iriana Merinding Saksikan Dampak Perang Ukraina, Suarakan agar Konflik Segera Berakhir
"Saya sampaikan pentingnya Ukraina bagi rantai pasok pangan dunia, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina dapat kembali melakukan eskpor bahan pangan," kata Jokowi dilansir unggahan di akun Instagram @jokowi, Kamis (30/6/2022).
"Penting bagi semua pihak untuk memberikan jaminan keamanan bagi kelancaran ekspor pangan Ukraina termasuk melalui pelabuhan laut."
Jokowi menambahkan bahwa dia mendukung upaya PBB untuk membuka blokir ekspor makanan Ukraina.
Seperti diberitakan Ukrinform sebelumnya, Jokowi tiba di Kyiv pada Rabu (29/6/2022) pagi.
Dalam kunjungan itu, ia mendatangi Irpin untuk melihat kehancuran yang disebabkan oleh pasukan Rusia sebelum bertemu dengan pemimpin Ukraina.
Setelah berjumpa dengan Zelensky di Instana Maryinsky, Jokowi langsung bertolak ke Polandia untuk menuju Moskow dan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin.
Jokowi Pemimpin Asia Pertama yang Datangi Ukraina saat Konflik
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akhirnya bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Rabu (29/6/2022).
Dilansir TribunWow.com, Jokowi tiba di Istana Maryinsky Ukraina pada pukul 15.00 waktu setempat.
Jokowi pun resmi menjadi kepala negara Asia pertama yang menemui Volodymyr Zelensky langsung ke Ukraina selama konflik masih berlangsung.
Melalui unggahan di akun Instagram @jokowi, sang presiden membagikan pertemuan pertamanya dengan Zelensky.
Terlihat dalam potret yang dibagikan, Zelensky menyambut kedatangan Jokowi di depan Istana negara.
Mengenakan celana hitam dan kemeja putih khasnya, Jokowi pun menyambut uluran tangan Volodymyr Zelensky.
Keduanya tampak tersenyum hangat menandai awal pembicaraan yang membawa misi damai tersebut.
"Tiba di Istana Maryinsky pukul tiga sore ini, saya disambut langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di pintu masuk istana," tulis Jokowi.
Baca juga: Raut Wajah Bersedih, Jokowi Tampak Prihatin Saksikan Puing-puing Bekas Perang di Irpin Ukraina
Kemudian, Jokowi kembali membagikan fotonya saat duduk berhadapan dengan Zelensky di ruang pertemuan.
Dua pemimpin negara yang memakai busana kasual itu saling berbincang hanya dipisahkan meja kecil berbentuk bundar.
Pada kesempatan itulah Jokowi akan menyampaikan misi perdamaian untuk mendesak konflik Rusia dan Ukraina segera diselesaikan.
"Di meja bundar kecil ini, saya dan Presiden Zelensky berbincang di Istana Maryinsky, Kyiv.
Perjalanan saya ke ibu kota Ukraina dan bertemu Presiden Zelensky semata-mata untuk membawa misi perdamaian," tulis Jokowi.
Diketahui, sejumlah pejabat dan kepala negara sebelumnya telah bertandang ke Kiev menemui Zelensky untuk menyampaikan dukungan selama invasi.
Namun kebanyakan mereka adalah pemimpin dari negara-negara Eropa.
Antara lain adalah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang sudah datang dua kali pada Sabtu (9/4/2022) dan Kamis (23/6/2022).
Kemudian disusul Menteri Pertahan AS Lloyd Austin (kiri) dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang datang pada hari Minggu (24/4/2022).
Belum lama, secara bersamaan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Rumania Klaus Iohannis, Kanselir Rumania Olaf Scholz, dan Perdana Menteri Italia Mario Draghi, juga datang ke Kiev pada Kamis (16/6/2022).
Sehingga, kedatangan Jokowi pada Rabu (29/6/2022), menandainya sebagai pemimpin dari Asia yang pertama kali datang ke Kiev sejak konflik terjadi.
Setelah dari Ukraina, Jokowi akan melanjutkan perjalanan kembali ke Polandia dan menuju Moskow, Rusia, untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.(TribunWow.com/Via)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina