TRIBUNWOW.COM - Artis Nikita Mirzani kembali menuai sorotan publik.
Bukan karena kontroversinya, kali ini Nikita Mirzani menuai perbincangan karena dianggap kebal hukum.
Berkali-kali dilaporkan ke polisi, Nikita Mirzani kerap lolos dari jeratan hukum.
Karena itulah, sejumlah warganet menduga Nikita Mirzani memiliki bekingan atau orang dalam di kepolisian.
Baca juga: Ini Masalah yang Buat Nikita Mirzani Dilaporkan Dito Mahendra, Berakhir Rumahnya Dikepung Polisi
Baca juga: Sosok Dito Mahendra Pelapor Nikita Mirzani, Cucu Jenderal TNI hingga Pemilik TMII, Ini Kekayaannya
Dilansir TribunWow.com, Nikita pun tegas membantah tudingan tersebut.
Nikita lantas mengungkit saat ia masuk ke penjara karena kasus dugaan penganiayaan terhadap Olivia Maesandiy dan Beverly di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada 2012.
"Nggak ada, gua kalo kebal hukum gua nggak mungkin masuk penjara coy, ya kan," ungkap Nikita, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (17/6/2022).
"Lu lupa gua pernah masuk ke persidangan, kebal hukum darimana, gua nggak kebal hukum, gua gak punya bekingan, bekingan gua itu cuma jin iprit aja satu itu, gua kalo udah pusing gua ngobrol sendiri, jawab sendiri udah."
Nikita lantas meluapkan kekesalannya karena dianggap kebal hukum.
Pasalnya hingga kini sejumlah kasus yang dilaporkannya masih dalam proses meski sudah berjalan lama.
"Kalo gua ada bekingan, semua musuh gua masukin ke penjara dengan cepat," katanya.
"Tapi lo liat prosesnya, Indra Tarigan udah mau dua tahun nih udah divonis 6 bulan penjara plus 1juta subsidi satu bulan aja masih banding, masih berapa bulan lagi."
Baca juga: Nikita Mirzani Sempat Diteror, Tembok Rumah Dicoret hingga Dikirimi Bunga: Kayak Mafia
Baca juga: Nikita Mirzani Akui sempat Dikirimi Bunga oleh Dito Mahendra, Diduga Kekasih Baru Nindy Ayunda
Permasalahan Nikita Mirzani dan Dito Mahendra
Belum lama ini artis Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan seusai rumahnya digeruduk sejumlah petugas kepolisian.
Ternyata, insiden tersebut berkaitan dengan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Dito Mahendra.
Nikita Mirzani akhirnya bersedia buka suara soal permasalahannya dengan kekasih Nindy Ayunda itu.
Ditemui di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan, Nikita membeberkan awal mula perseteruannya dengan Dito Mehandra.
Nikita merasa tak pernah menjelek-jelekkan nama Dito melalui media sosial.
Ibu tiga anak itu mengaku hanya mengunggah berita penganiayaan yang melibatkan Dito.
"Postingan story di instagram saya memang betul," ungkap Nikita dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (17/6/2022).
"Jadi, waktu itu Dito Mahendra sempat viral yang dia memukul security, ada dong di berita kalau ga salah di story juga ada."
Baca juga: Rumah sampai Dikepung Polisi, Ini Masalah Nikita Mirzani dan Dito Mahendra, Sempat Kirim Bunga
Kala itu Nikita senang saat Dito tersandung masalah.
Hal itu pula yang membuatnya mengunggah berita penganiayaan yang melibatkan Dito.
"Saya sebagai orang yang pernah dikerjain sama dia padahal kita tidak pernah punya masalah sebelumnya, saya merasa happy karena akhirnya Tuhan balas," ujar Nikita.
"Ada satu perkara yang akhirnya keseret hukum dan viral."
"Ya kan ada tuh saya baca di berita, pacar Nindy Ayunda, Dito Mahendra memukul seorang security sampai securitynya ditelanjangin akhirnya Nindy Ayunda diusir dari rumah kontrakannya di kemang."
"Itu beritanya jelas. Saya kan cuma mengcopy," sambungnya.
Meskipun kini berseteru, Nikita mengaku tak mengenal dekat sosok Dito.
Baca juga: Nikita Mirzani Akui sempat Dikirimi Bunga oleh Dito Mahendra, Diduga Kekasih Baru Nindy Ayunda
Bahkan, ia tak pernah bertemu dengan pria yang diisukan sebagai kekasih Nindy Ayunda itu.
Sebagai informasi, Nikita dilaporkan atas dugaan kasus pencemaran nama baik dan ITE pada 16 Mei 2022 lalu.
Nikita pun telah memenuhi panggilan kepolisian pada 15 Juni 2022.
Hingga kini Nikita masih berstatus sebagai saksi. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com dengan judul Disebut Kebal Hukum, Nikita Mirzani Membantah, Ingatkan Catatan Hitamnya Pernah Masuk Penjara, dan Ini Masalah yang Membuat Nikita Mirzani Dilaporkan Dito Mahendra hingga Rumahnya Dikepung