Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Akui Tahan Diri Tak Serang Ibu Kota Ukraina, Rusia Kini Peringatkan akan Serang Kiev

Pemerintah Rusia menyatakan kemungkinan akan menyerang Kiev apabila pemerintah Ukraina terus melakukan provokasi.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Guardian News
Presiden Rusia Vladimir Putin saat melakukan kunjungan ke cosmodrome di Amur Oblast, Rusia, 12 April 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Selama ini pemerintah Rusia mengakui selalu menahan diri untuk tidak menyerang para pengambil kebijakan di Ukraina yang kini berada di Kiev/Kyiv.

Namun Rusia kini menyatakan ada kemungkinan Rusia akan melakukan serangan ke Kiev.

Rusia menyatakan tak segan untuk menyerang Kiev apabila Ukraina terus melakukan aksi provokasi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunggah video berisi penuturan tentang perkembangan perang, Sabtu (19/3/2022). Pihak Rusia mengklaim latar belakang video tersebut palsu dan tak diambil di ibukota Kiev.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunggah video berisi penuturan tentang perkembangan perang, Sabtu (19/3/2022). Pihak Rusia mengklaim latar belakang video tersebut palsu dan tak diambil di ibukota Kiev. (Instagram @zelenskiy_official)

Baca juga: Klaim Invasi Rusia di Ukraina Sesuai Rencana, Putin Tetap Lancarkan Serangan sampai Hal Ini Tercapai

Baca juga: Sambil Tertawa, Istri Tentara Rusia Bebaskan Suaminya untuk Rudapaksa Wanita Ukraina

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, aksi provokasi tersebut di antaranya adalah serangan hingga sabotase yang dilakukan oleh Ukraina.

Peringatan ini dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (13/4/2022).

"Kami telah melihat usaha sabotase dan serangan oleh militer Ukraina terhadap fasilitas di wilayah Rusia," ungkap juru bicara Kemenhan Rusia, Mayjen Igor Konashenkov.

"Jika aksi seperti itu terus berlangsung, pasukan militer Rusia akan menyerang para pengambil kebijakan, termasuk Kiev."

Walaupun tak merinci wilayah Rusia mana yang mengalami sabotase.

Pemerintah Rusia sempat melaporkan adanya aksi terorisme di sejumlah daerah yang berbatasan dengan Ukraina, mulai dari Bryansk, Kursk dan Belgorod.

Di sisi lain, pasukan Rusia dikabarkan mengarahkan kekuatan militernya ke perbatasan negara tetangga Finlandia.

Pasalnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak keras niat Finlandia untu gabung NATO.

Padahal, perang di Ukraina yang diiniasasi karena alasan yang sama hingga kini belum selesai.

Dilansir TribunWow.com dari Daily Mail, Selasa (12/4/2022), senjata berat Rusia termasuk sistem peluncur rudal terlihat bergerak menuju perbatasan Finlandia.

Konvoi ini dilakukan beberapa jam setelah Kremlin memperingatkan tetangga utara wilayahnya itu agar tidak bergabung dengan NATO.

Sebuah video yang belum dikonfirmasi yang diunggah semalam menunjukkan dua sistem rudal pertahanan pantai Moskow bergerak di sisi perbatasan Rusia yang mengarah ke Helsinki.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyKiev
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved