Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ini Daftar Permintaan Rusia jika Ingin Serangan ke Ukraina Berhenti

Diplomat Rusia sekaligus juru bicara pemerintahan Rusia menyampaikan sederet permintaan yang harus dipenuhi Ukraina jika ingin konflik berhenti.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube RT
Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengadakan pertemuan dengan pramugari maskapai Aeroflot, Sabtu (5/3/2022). Dalam kesempatan tersebut, Putin turut mengungkit soal konflk Ukraina Vs Rusia. Terbaru, Rusia menyampaikan sederet permintaannya jika ingin operasi militer di Ukraina berakhir. 

TRIBUNWOW.COM - Memasuki hari ke-12, konflik antara Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung.

Pada Senin (7/3/2022) pemerintah Rusia dan Ukraina kembali mengadakan pertemuan untuk membahas solusi penyelesaian konflik.

Sementara itu pemerintah Rusia telah menyampaikan sederet permintaan sebagai syarat untuk mengakhiri konflik ini.

Warga sipil di Kota Irpin berbondong-bondong pergi mengungsi menjauh dari rumah mereka yang kini diserang pasukan Rusia.
Warga sipil di Kota Irpin berbondong-bondong pergi mengungsi menjauh dari rumah mereka yang kini diserang pasukan Rusia. (YouTube BBC News Indonesia)

Baca juga: Audiens Ramai Tertawa, Trump Bercanda Usul AS Pura-pura Jadi China saat Serang Rusia

Baca juga: Beranikah Putin Invasi Ukraina jika Trump Masih Presiden? Eks Dubes AS Menjawab

Pemerintah Rusia menyatakan bersedia untuk menghentikan operasi militernya asalkan Ukraina bersedia memenuhi beberapa permintaan Rusia.

Dikutip TribunWow.com dari BBC.com, juru bicara Pemerintahan Rusia, Dmitry Peskov pertama menyampaikan bahwa Ukraina harus mengakui Crimea sebagai bagian dari Rusia.

Seperti yang diketahui, Crimea dianeksasi oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014 lalu.

Kemudian Rusia juga meminta agar Ukraina mengakui kedaulatan Donetsk dan Luhansk sebagai negara independen.

Rusia juga meminta agar Ukraina tidak bergabung dengan blok manapun, satu di antaranya adalah NATO.

Peskov menyampaikan, apabila Ukraina bersedia memenuhi permintaan tersebut maka Rusia akan menyetop operasi militernya.

Peskov juga mengatakan bahwa Rusia tidak memiliki tujuan untuk menganeksasi wilayah Ukraina yang lainnya.

Di sisi lain, pada hari Senin (7/3/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pesan terbaru terkait invasi yang dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina.

Zelensky menyampaikan beberapa hal mulai dari tak pernah menginginkan perang hingga, permohonan sanksi, hingga rencana ke depan.

Awalnya, Zelensky menyampaikan Ukraina saat ini tidak memiliki pilihan lain selain berperang.

"Kita tidak pernah menginginkan perang ini, tetapi perang ini telah dibawa kepada kami," ujar Zelensky.

"Kita tidak pernah ingin membunuh siapapun tetapi kita harus melawan balik untuk mengusir musuh keluar dari tanah dan kehidupan kita," sambungnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaUkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyNATO
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved