Virus Corona

Infeksi Covid-19 Varian Omicron Capai Jumlah Rekor Tertinggi di Australia, 53 Kasus Meninggal Dunia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Beberapa sekolah di Australia, Senin (27/1/2020). Australia melaporkan jumlah kasus terbesarnya sejak wabah Omicron melanda dunia, Kamis (13/1/2022).

TRIBUNWOW.COM - Australia melaporkan jumlah kasus terbesarnya sejak wabah Omicron melanda dunia, Kamis (13/1/2022).

Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, Covid-19 varian Omicron mulai tak terkendali sehingga rawat inap di rumah sakit mulai penuh.

Lonjakan itu memaksa pihak berwenang untuk kembali melakukan karantina bagi para pekerja.

Sebelumnya, Australia sudah berhasil melawan Virus Corona di awal pandemi.

Baca juga: Cegah Virus Corona Omicron, Ahli Sarankan Cuci Hidung dan Jaga Jarak 2 Meter, Simak Penjelasannya

Orang-orang sudah mulai menyesuaikan diri di tengah lockdown yang diberlakukan pemerintah.

Namun dua minggu terakhir, Omicron dilaporkan menambah hampir mencapai 1 juta kasus.

Lebih dari 147.000 kasus baru telah dicatat sejauh ini pada hari Kamis di Australia.

New South Wales (NSW) yang menjadi daerah terpadat menyumbang 92.000 kasus sejak awal Januari.

Sebanyak 22 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Beda Gejala Flu Biasa dan Virus Corona Omicron, Waspada saat Tubuh Rasakan Hal Ini

Sementara total 53 kematian baru telah dilaporkan sejauh ini.

Namun, tingkat kematian akibat Omicron tersebut lebih rendah dari serangan sebelumnya.

Hal ini dikarenakan 92 persen orang di atas 16 tahun telah divaksin dosis ganda. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)