Pembunuhan di Subang

Pengacara Danu Tegas ke Yoris Ogah Dilibatkan Drama Keluarga terkait Kasus Subang: Ini Zalim

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Obrolan Yoris dengan seorang YouTuber terkait perkembangan kasus pembunuhan di Subang,Jawa Barat, Sabtu (25/12/2021). Terbaru, Yoris pada saat itu ternyata sudah mencabut kuasa hukumnya dari Achmad Taufan.

TRIBUNWOW.COM - Tepat beberapa hari sebelum Polda Jawa Barat merilis sketsa wajah pelaku pembunuh Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), saksi kasus Subang yakni Yoris tiba-tiba mengganti kuasa hukumnya.

Yoris yang tadinya bersama Danu didampingi Achmad Taufan Soedirjo, kini didampingi oleh Rohman Hidayat yang merupakan pengacara dari Yosef atau ayah Yoris.

Taufan mengakui, dirinya sempat menegaskan kepada Yoris agar dirinya tidak dilibatkan dalam intrik keluarga para korban kasus Subang.

Lewat akun Instagram-nya, Rohman Hidayat mengunggah sebuah pernyataan yang berisi sindiran sekaligus menantang publik untuk menerka-nerka terkait aksi Yoris yang tiba-tiba ganti kuasa hukum setelah empat bulan berlalu sejak kasus ini terjadi, Senin (27/12/2021). (Instagram/@rohman_hidayat_rhp)

Baca juga: Mendadak Cabut Kuasa, Yoris Sempat Ditanya Pengacaranya: Yakin Enggak Danu Bukan Pelaku?

Baca juga: Unggah Foto Yosef Selfie Bareng Yoris, Rohman Hidayat Sindir Sosok Ini: 4 Bulan Digoreng

Pernyataan ini dikonfirmasi oleh Taufan dalam acara Tribun Corner, Rabu (29/12/2021).

"Ini memang kami tegaskan kepada Yoris dan seluruh keluarga Yoris," ujar Taufan.

Taufan menyayangkan dirinya kini terlihat seolah-olah terlibat dalam drama keluarga korban kasus Subang.

"Kami ini kan ikhlas membantu tapi kok terkesan dimasukkan dalam satu drama keluarga, lepas dari kami seakan-akan pak kades bisa menyatukan mereka," ujarnya.

"Ini menurut kami maaf ya, zalim."

"Benar-benar zalim kepada kami," ungkap Taufan.

Taufan kembali menegaskan agar dirinya jangan dilibatkan dalam drama keluarga.

Ia turut mengungkapkan bahwa selama menjadi kuasa hukum Yoris, dirinya tidak pernah menyarankan atau menyuruh Yoris agar berseberangan atau berseteru dengan Yosef.

"Sehingga kami tegaskan di sini jangan sekali-kali membawa kami dalam hal permasalahan keluarga," ucap Taufan.

Yoris Merasa Ada Kejanggalan

Sebelumnya, Yoris telah menjelaskan dirinya merasakan ada yang salah dalam proses berjalannya kasus Subang ini, sehingga memilih untuk bergabung dengan sang ayah.

Yoris menjelaskan, sebelum ganti kuasa hukum, dirinya telah berkonsultasi bersama Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal.

Ia mengaku selama ini dirinya ada miskomunikasi dengan sang ayah.

Diketahui, pada awal kasus ini berjalan, rasa saling curiga sempat terjadi antara Yoris dan Yosef.

"Saya juga sudah merasakan sama papa itu miskomunikasi juga sudah lama, tapi kami baik-baik saja," ujar Yoris.

"Mungkin saya juga merasakan ada yang salah karena proses ini, makanya saya langsung berkonsultasi dengan paman saya (Indra Zainal)."

Yoris menjelaskan, dirinya juga sudah bertemu dengan sang ayah.

Pergantian kuasa hukum Yoris resmi dilakukan pada 25 Desember 2021 kemarin.

Ia menegaskan visi misi dirinya sama dengan sang ayah.

"Semoga pelaku ini tertangkap, supaya cepat kelar kasus ini," tegas Yoris.

Yoris juga ingin agar pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya.

Simak videonya mulai menit ke-10.30:

Yoris Buka Suara soal Danu

Sebelumnya diberitakan, menanggapi adanya anggapan bahwa dirinya tidak mendukung Danu, Yoris pun buka suara. 

"Tapi kan kita juga harus menjalani aktivitas juga sih, menafkahi anak istri," katanya dalam kanal Youtube Heri Susanto, Kamis (16/12/2021).

Yoris pun dikabarkan sempat mengalami sakit selama beberapa hari. 

Karena itu, dirinya memilih untuk banyak istirahat di beberapa hari terakhir. 

Dalam kesempatan itu, dirinya turut menegaskan bahwa selalu mendukung Danu yang masih kerap diperiksa sebagai saksi. 

"Dalam ini saya sama Kang Heri, Danu, yah tetap sama kan, untuk penuntasan kasus ini," jelasnya.

Ia juga mengaku berharap dengan pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana yang mengatakan akan segera merilis kasus ini. 

Yoris ingin agar pernyataan Kapolda itu bisa segera terealisasi. 

"Mudah-mudahan secepatnya si pelaku ini bisa ditetapkan atau bagaimana," ujarnya.

Yoris sendiri diketahui bekerja sebagai ketua Yayasan Bina Prestasi Nasional yang merupakan yayasan milik keluarga korban. 

Sejak kasus Subang berjalan, yayasan itu sempat vakum dan terkesan tak terurus,

Menyambung hal itu, Youtuber Heri Susanto menegaskan bahwa di antara Yoris dan Danu tidak ada masalah atau perpecahan. 

"Kita itu tidak ada kubu-kubuan yah," jelasnya. 

Bahkan hal itu juga berlaku bagi Yoris dan ayahnya, Yosef yang sempat dikabarkan tidak akur. 

Heri mewajarkan bila Yoris menjadi jarang aktif tampil di media dengan kasus yang sudah berjalan empat bulan ini. 

Menurut dia, sudah merupakan kewajiban bagi Yoris untuk menafkahi keluarganya. 

"Kasus ini kan sudah cukup lama ya, Kang Yoris juga sudah punya keluarga, jadi Kang Yoris juga harus berpikir bagaimana tentang kehidupan ini yah," jelasnya. 

Isu perselisihan ini juga muncul dari netizen yang membanjiri kanal Youtube Heri Susanto. 

Mereka mempertanyakan keberadaan Yoris karena Heri lebih banyak membuat kontennya bersama Danu. 

Heri sendiri mengaku kerap berkomunikasi dengan Yoris dan mengungkap bahwa Yoris sedang sakit. 

"Kang Yoris itu sebetulnya sakit," sambungnya. (TribunWow.com/Anung)

Baca Artikel Terkait Pembunuhan di Subang Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul 127 Hari Kasus Subang: Yosef Rayakan Ulang Tahun Amalia dengan Cara Ini, Sedih Ingat Almarhumah, KASUS Subang, Yoris Mimpikan Tuti & Amalia, Minta Diantar ke Tempat Indah, Sampaikan Pesan Ini