Terkini Daerah

2 Pelajar di Bandung Jadi Pencuri Kotak Amal demi Gaya Hidup, Mobil Rental Dijadikan Barang Bukti

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolsek Gedebage, Kompol Heri Suryadi, menunjukkan barang bukti pencurian kotak amal masjid oleh dua remaja.Gelar perkara dilakukan di Polsek Gedebage, Kamis (02/12/2021)

TRIBUNWOW.COM - Dua orang anak seusia pelajar SA (16) dan MBA (16) diamankan pihak kepolisian karena diduga telah melakukan pencurian kotak amal masjid di wilayah Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Keduanya diduga tak hanya sekali melakukan pencurian kotak amal masjid. 

"Karena di bawah umur, pemeriksaan dan penanganannya kita menggandeng BAPAS," ujar Kapolsek Gedebage, Kompol Heri Suryadi, di Polsek Gedebage, Kamis (2/12/2021). 

Baca juga: Viral Video 2 Pria Tanpa Busana Curi Kotak Amal Masjid, Kantong Plastik Dijadikan Penutup Kepala

Baca juga: Demi Hidup dengan Wanita Penghibur, Pemuda di Lamongan Nekat Gasak Kotak Amal Masjid Berulang Kali

Kepada polisi, mereka mengaku baru dua kali melakukan pencurian kotak amal. 

Dan keduanya dilakukan berutur-turut pada Senin dan Selasa (30/11/2021) .

Keduanya berada di kawasan Gedebage yaitu di masjid Al Khafi dan yang kedua di mesjid Miftahul Jannah.

Dari dua pencurian itu, keduanya mendapat uang jutaan rupian yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 

"Motifnya, uangnya itu dipakai untuk gaya hidup. Sempat dipakai cek-in ke hotel," katanya. 

Pihak kepolisian menyebut bahwa keduanya menggunakan mobil yang disewa ketika melakukan aksinya. 

Kini, mobil itu dan kotak amal serta uang hasil curian, dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Viral Pasangan Kekasih Mesum, Curi Kotak Amal Masjid, Marbot: Perut Perempuan Diraba-raba

Keduanya, dijerat dengan pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama enam tahun kurungan penjara.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, sempat beredar video yang menampilkan adegan dua orang melakukan pencurian kotak amal di Masjid Miftahul Jannah, Jalan Pinus, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung pada Selasa (30/11/2021).

Aksi itu, dilakukan menjelang salat subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB. 

Keduanya menggunakan mobil yang diparkirkan di depan masjid tersebut. 

Rachmat, yang merupakan marbut masjid menyebut sempat berpapasan dengan pelaku sebelum mereka melakukan aksinya. 

Saat ia hendak azan, keduanya hanya duduk-duduk di depan masjid dan disangka hendak melakukan salat berjamaah.

"Saya waktu itu mau persiapan untuk azan Subuh. Pas mau ke WC, saya sudah lihat tersangka sedang duduk di depan masjid. Saya pun melihat selintas tersangka, begitu juga sebaliknya," ujarnya ketika ditemui di lokasi pada Kamis (2/11/2021).

Rachmat menyampaikan bahwa pelaku melakukan aksinya ketika masjid masih bisa dibilang sepi. 

Saat itu hanya ada satu jamaah yang sedang berada di dalam masjid. 

Halaman
12