Virus Corona

Punya Sifat Antiinflamasi, 8 Herbal Ini Bantu Pasien Covid-19 Lawan Peradangan saat Isolasi Mandiri

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi bawang putih yang dijual di pasar. Meski lebih dikenal sebagai bumbu dapur, bawang putih juga merupakan herbal yang memiliki ragam manfaat kesehatan.

TRIBUNWOW.COM - Infeksi Covid-19 juga akan menyebabkan peradangan di dalam tubuh, sama seperti penyakit yang disebabkan oleh virus lain. 

Dalam kondisi yang parah, pasien Covid-19 juga bisa mengalami apa yang disebut sebagai hiperinflamasi yang dapat membuat pernapasan lebih sulit, menyebabkan masalah paru-paru seumur hidup, dan bahkan berakibat fatal.

Dilasir dari Harvard Health Publisihng, dijelaskan bahwa peradangan sebenarnya merupakan sistem yang normal di dalam tubuh.

Baca juga: Sebabkan 6 Persen Kasus Covid-19, Pakar di Inggris Curiga Varian Delta Plus Lebih Menular

Baca juga: Studi Sebut Kini Kabut Otak Lebih Banyak Ditemukan Pada Pasien Long Covid, Ini Tandanya

Ini terjadi ketika sel kekebalan mengirimkan pasukan sel darah putih untuk mengelilingi dan melindungi area yang terserang sesuatu di luar semestinya.

Misalnya pada cedera, sistem kekebalan menciptakan kemerahan dan pembengkakan yang terlihat.

Prosesnya bekerja dengan cara yang sama jika memiliki infeksi seperti flu atau pneumonia.

Jadi sebagai bagian dari fungsi kekebalan, peradangan menjadi sangat penting, tanpanya, cedera bisa bernanah dan infeksi sederhana bisa mematikan.

Tetapi ada juga yang disebut peradangan kronis juga dapat terjadi sebagai respons terhadap zat lain yang tidak diinginkan dalam tubuh, seperti racun dari asap rokok atau kelebihan sel lemak (terutama lemak di daerah perut).

Di dalam arteri, peradangan membantu memicu penumpukan lemak, plak yang kaya kolesterol.

Tubuh akan merasakan plak ini sebagai sesuatu yang tidak normal dan asing, sehingga berusaha untuk menghalangi plak dari aliran darah.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Suplemen Vitamin C Diperlukan bagi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

Tapi jika dinding itu rusak, plaknya bisa pecah, isinya kemudian bercampur dengan darah, membentuk gumpalan yang menghalangi aliran darah.

Gumpalan ini bertanggung jawab atas sebagian besar serangan jantung dan sebagian besar stroke.

Karena itu, pada pasien Covid-19 meningkatkan respon imun atau respon peradangan sangat penting agar tidak terjadi hiperinflamasi, atau peradangan terus menerus yang terjadi di dalam tubuh meski virus sudah tidak ada. 

Di antaranya dengan mengonsumsi sejumlah herbal yang memiliki sifat anti peradangan. 

Berikut sejumlah herbal yang memiliki sifat antiperadangan, yang dirangkum dari Healthline:

1. Jahe

Jahe merupakan rempah-rempah yang lezat dengan sensasi hangat yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. 

Di Indonesia, umumnya jahe dikonsumsi dengan cara menyeduhnya dengan air hangat.

Banyak orang yang telah menggunakannya selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai kondisi. Ini termasuk pilek, migrain, mual, radang sendi, dan tekanan darah tinggi.

Jahe mengandung lebih dari 100 senyawa aktif, seperti gingerol, shogaol, zingiberene, dan zingerone.

Halaman
123