Pembunuhan di Subang

Masih Merasa Kehilangan Tuti dan Amalia, Ini Kebiasaan Yoris saat Ingat Korban Kasus Subang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yoris (55) dan keluarga besar Tuti Suhartini saat memberikan pernyataan kepada wartawan di Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (25/10/2021).

TRIBUNWOW.COM - Yoris mengaku masih merasakan duka yang mendalam atas kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat. 

Pasalnya, Tuti dan Amalia yang menjadi korban adalah ibu dan adiknya. 

"Sampai sekarang tentunya masih terasa sangat sedih, terasa hampa kalau enggak ada Mamah sama Amalia itu," ucap Yoris saat ditemui di Desa Jalancagak, Subang, Senin (25/10/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: 2 Bulan Kasus Subang Belum Terungkap, Anak Korban Punya Alasan untuk Tidak Ragu kepada Polisi

Baca juga: Yoris Akui Hampa Ditinggal Tuti dan Amalia, Sering ke Makam hingga Terus Doakan Korban Kasus Subang

Kini, hal yang biasa dia lakukan ketika merindukan ibu dan adiknya hanyalah mendoakannya. 

Dia mengaku kerap mengunjungi makam ibu dan adiknya ketika sedang ingat keluarganya yang jadi korban pembunuhan itu. 

"Saya sering sekali datang ke makam bersama istri dan anak saya untuk mendoakan terus, paling begitu," katanya.

Kasus ini masih menjadi misteri bagi masyarakat dan khususnya pihak keluarga. 

Sejak Tuti dan Amalia ditemukan tewas pada Rabu (18/8/2021), polisi belum berhasil mengungkapnya. 

Belum bisa dipastikan apa motif pelaku, dan pelaku diduga masih bebas berkeliaran hingga kini. 

Hal itu sempat membuat pihak keluarga termasuk ketakutan karena takut akan menjadi korban berikutnya. 

Baca juga: Mulyana Ungkap Harapan hingga Tanggapi Isu Perselisihan Yoris-Yosef dalam Kasus Pembunuhan di Subang

Namun, pihaknya mengaku masih optimis dan yakin bila pihak kepolisian akan segera mengungkap kasus ini. 

Halaman
123