Viral Medsos

Tetap Setia meski Dimutasi, Ini Jawaban Aipda Ambarita yang Viral Paksa Periksa HP Warga

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Beredar video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang anggota kepolisian, Aipda Ambarita menggeledah paksa HP seorang pemuda. Ambarita mendapat banyak kritik karena menggeledah tanpa surat perintah.

TRIBUNWOW.COM - Nama Aipda Monang Parlindungan Ambarita sempat viral di media sosial lantaran saat menjalankan tugasnya sebagai polisi, dirinya memeriksa secara paksa ponsel milik warga sipil.

Polda Metro Jaya sendiri telah menyatakan ada dugaan pelanggaran SOP yang dilakukan Aipda Ambarita saat memaksa memeriksa HP warga.

Berbarengan dengan viralnya video itu, Aipda Ambarita kini menjadi sorotan publik.

Baca juga: Viral Video Aipda Ambarita Ngotot Periksa HP Warga: Wewenang Kau Tahu Artinya?

Baca juga: Sosok Aipda Ambarita, Oknum Polisi yang Viral Paksa Periksa HP Warga, Kerap Muncul di Televisi

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, Aipda Ambarita sebelumnya bertugas di Sabhara Polres Metro Jakarta Timur.

Kini dirinya telah ditempatkan di Bidhumas Polda Metro Jaya.

Terkait mutasinya ini, Aipda Ambarita menyatakan akan menjalankan tugasnya.

"Dilakoni saja. Satya Haprabu (setia kepada pimpinan negara)," ujar Ambarita dengan singkat saat dikonfirmasi, Rabu (20/10/2021).

Ia menegaskan akan terus bekerja dengan sungguh-sungguh.

"Betul. Saya siap bekerja di mana pun saya ditempatkan," ucapnya.

Menanggapi viral aksi Aipda Ambarita, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan diduga ada pelanggaran SOP.

"Ya untuk kasus Pak Ambarita memang betul kita akui ada dugaan pelanggaran SOP," ujar Kombes Yusri, Selasa (19/10/2021).

"Pak Ambarita diduga melanggar SOP sehingga sekarang ini Pak Ambarita diperiksa di Propam," ujarnya.

Ngotot Minta HP dengan Nada Tinggi

Dalam video yang viral, Ambarita berdalih polisi memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan HP meskipun hal tersebut menjadi privasi pemiliknya.

Pada video di kanal YouTube pos kupang, Selasa (19/10/2021), awalnya nampak seorang polisi meminta ponsel milik seorang pria tersebut.

Halaman
12