Terkini Daerah

Kronologi 22 Wisatawan Terjebak 7 Jam karena Eceng Gondok, Sampai Nyebur ke Waduk Jatiluhur

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Elfan Fajar Nugroho
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga yang terjebak di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Terhitung 22 wisatawan dan dua nakhkoda perahu jukung dievakuasi seusai terjebak eceng gondok selama tujuh jam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

TRIBUNWOW.COM – Terhitung 22 wisatawan dievakuasi seusai terjebak eceng gondok selama tujuh jam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Terdapat dua nakhkoda perahu jukung yang juga ikut diselamatkan oleh Satpolairud Polres Purwakarta.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, seorang wisatawan yang ikut terjebak dalam peristiwa itu membeberkan kronologi kejadian kepada wartawan.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi semua warga yang terjebak di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, dalam keadaan selamat. (Dok. SAR Kota Bandung via TribunJabar.id)

Baca juga: Sosok Nahkoda Perahu di Waduk Kedung Ombo Ternyata Masih Berusia 13 Tahun, Berpotensi Jadi Tersangka

Baca juga: Jasad Terakhir Korban Tenggelamnya Perahu di Waduk Kedung Ombo Ditemukan, Jasanya Mengapung di Air

Menurut Heri Hermawan, wisatawan asal Jakarta, dirinya sudah berniat untuk mengurungkan niatnya menyeberang jika memang tak ada nakhkoda yang menyanggupi membawa rombongannya.

Heri Hermawan dan 21 orang lainnya tiba di dermaga sebelum tengah hari.

"Dari Jakarta saya berangkat pagi, tiba di sini sebelum Zuhur, karena kami rombongan saling tunggu, jadi menunggu yang lain dulu," kata Heri.

Namun, ternyata ada nakhkoda yang bersedia mengantar rombongannya menyeberang di waduk saat itu.

"Karena banyak 22 orang, awalnya sih enggak sanggup ternyata ada temannya yang sanggup angkut jadi kami berangkat," tambahnya.

Mereka berangkat sekitar pukul 12.00 WIB setelah Zuhur dan Heri sebenarnya berniat kembali ke dermaga sebelum sore.

"Jam tiga sore kami udah stand by, jam 4 kita naik, baru perjalanan sekitar 15 menit itu udah ada angin kencang, eceng itu ngumpul di situ kita sudah enggak bisa bergerak," ujarnya.

Heri mengaku bahkan sempat berusaha menggeser eceng gondok yang menghalangi jalur perahu sampai menyeburkan diri ke dalam waduk.

"Saya sempat bantu gimana caranya supaya bisa bergerak, bahkan nyebur juga ke dalam, tapi ya kita sudah enggak bisa apa-apa," ujarnya.

Sementara itu, sang nakhkoda hanya meminta Heri dan rombongannya menunggu angin reda hingga malam.

Di sisi lain, Heri menganggap ucapan nakhkoda itu bukanlah solusi.

Dia kemudian meminta sang nakhkoda menghubungi siapa pun yang bisa menyelamatkan mereka.

"Saya sempat baca juga di media terkait eceng gondok di sini, tapi memang kita tidak diberi tahu solusinya apa, tadi sih kita kalau enggak bawa anak kecil dan orang tua mungkin biasa aja, kita inget mereka karena emang enggak bawa persiapan apapun cuma hanya bawa pancingan aja," ujar Heri.

Heri mengaku, dia terjebak eceng gondok selama hampir 7 jam di Waduk Jatiluhur.

"Tadi sih kami kejebak dari jam setengah empat sampai jam 10 malam, saya berharap kejadian ini sebagai perhatian aja," ucapnya.

Proses evakuasi Heri dan rombongannya sendiri juga sempat mengalami hambatan.

Baca juga: Fakta Nahkoda Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Ternyata Masih 13 Tahun hingga Jadi Saksi Kunci

Baca juga: Daftar 8 Korban Tewas Tenggelamnya Perahu di Waduk Kedung Ombo Boyolali, Bocah 8 Tahun Masih Hilang

Diungkapkan oleh Satpolairud Polres Purwakarta, jalur perahu yang tertutupi hamparan eceng gondok menyulitkan upaya penyelamatan.

"Kesulitannya, tadi, kan, eceng itu merambat, tidak bisa mundur kapal itu. Jadi, kami memutar dulu," kata Satpolairud Polres Purwakarta.

Kasus terjebaknya wisatawan karena eceng gondok di Waduk Jatiluhur, sebenarnya bukan kali pertama terjadi.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto melalui Kasat Polairud Polres Purwakarta AKP Jajang Sukandar.

"Sebelumnya sudah ada kejadian, namun kami juga selain patroli sering mengimbau wisatawan, nakhoda perahu, bongkar muat ikan agar berhati-hati dan tidak terlalu lama di seberang," katanya.

Disebutkan oleh AKP Jajang Sukandar, terdapat dua perahu yang terjebak eceng gondok di Waduk Jatiluhur.

"Ada dua orang nakhoda dan dua perahu dengan jumlah wisatawan 22 orang yang terjebak," ujar AKP Jajang Sukandar kepada awak media, Senin (18/10/2021) dini hari.

Hal serupa juga diungkapkan oleh nakhkoda perahu bernama Mohammad Soleh atau Guing.

Guing mengatakan dia mengantar 22 orang wisatawan tersebut pada Minggu (17/10/2021) siang.

Disebutkan oleh Guing, mereka berencana kembali ke Dermaga Serpis pada pukul 17.00 WIB.

"Kami rencananya kembali jam lima sore, biar pas Magrib udah di Dermaga, tapi hamparan eceng malah ke arah sini," ujar Guing.

Menurut Guing, memang permasalahan eceng gondok bukan menjadi yang pertama kali terjadi, tetapi tahun ini cukup fatal.

Saat itu, tercatat sebanyak lima orang di antara rombongan wisata tersebut merupakan anak-anak dan mereka sudah kehabisan bekal ketika terjebak.

Sementara itu, perahu yang ditumpangi juga kehabisan bahan bakar akibat mencoba menerobos hamparan eceng gondok.

"Kalo kejebak sih udah gak aneh, cuma yang jadi masalah penumpang belum makan, kadang perbekalan kita sudah habis," kata dia.

Ia bahkan sempat menginap selama dua malam untuk menunggu hamparan eceng gondok memuai.

"Kemaren itu kedorong angin jadi rapat, kita susah nembus, digeser juga berat ukuran eceng nya juga besar, hampir satu meter, justru malah lebih tinggi eceng gondok daripada perahu kita, saya kejabak mah udah biasa, nginep sampai dua malam juga pernah," imbuhnya.

Kendati demikian, Guing mengatakan, dia dan nakhoda yang lain tetap tidak akan berhenti mengantar penumpang baik wisatawan atau warga sekitar.

"Ya kalau mengantar tetap dijalankan, karena kita usaha jasa perahu. Kalu cuaca mendung mau hujan mungkin kita memilih untuk tidak beroperasi," ucapnya. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita Terkini Daerah lain

Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Penyebab Wisatawan Bisa Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Petugas Evakuasi Sempat Kesulitan dan Cerita Nakhoda yang Bawa 22 Wisatawan Jakarta Terjebak di Waduk Jatiluhur, Kelaparan di Gelap Malam