Pembunuhan di Subang

Saksi Beberkan Aksi Yosef sebelum Laporkan Kasus Subang, Ternyata Sempat Telepon Sambil Marah-marah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kades Jalancagak, Indra Zaenal Alim mewawancarai saksi pembunuhan ibu dan anak di Subang, yakni Dede dan Ujang. Seorang saksi mata sempat melihat Yosef menelepon sambil marah-marah di TKP pembunuhan di Subang sebelum melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Tetapi, Dede menyebutkan ternyata kejadian itu dilihat oleh Wawan sebelum Yosef melapor ke polisi.

Dede kemudian mengira bahwa Yosef sudah berada di sekitar TKP sejak pagi-pagi karena kesaksian Wawan tersebut.

“Jadi eta mah sateacan narik abdi, berarti enjing keneh, (jadi kejadian itu sebelum Wawan mengantarkan saya, berarti Yosef ada masih pagi-pagi),” ujar Dede.

Sementara itu, Yosef dengan yakin selalu menekankan bahwa dirinya tidak terlibat apa pun dalam kasus pembunuhan istri dan anaknya di Subang.

Yosef juga mengaku tak pernah berlaku kasar, baik melalui perkataan mau pun perbuatan kepada keluarganya.

Suami Tuti Suhartini (56) sekaligus ayah Amalia Mustika Ratu (23), dua korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, itu juga mengatakan begitu menyayangi keluarganya.

Baca juga: Kasus Subang Disebut Tak Lama Lagi Diungkap, Anak Sulung Tuti Segera Sewa Pengacara, Ada Apa?

Dikutip TribunWow.com dari Surya.co.id, Yosef bahkan menyebutkan jika terdapat satu kesempatan yang diberikan kepadanya, dia ingin agar bisa hidup bersama kembali dengan keluarganya.

Meskipun Tuti dan Amalia sudah tewas sejak 61 hari lalu, Yosef mengaku belum bisa berhenti memikirkan istri dan putrinya itu.

Pria berusia 55 tahun itu merasa begitu terpukul karena Tuti dan Amalia tiba-tiba ditemukan tewas secara tak wajar.

“Saya terus terang saja belum pernah kasar apalagi memukul, belum pernah sama sekali, jangankan mukul saya berkata kasar pun tidak pernah," ungkap Yosef

Dia juga menyebutkan memiliki rasa sayang yang begitu besar tak hanya kepada Amalia, tetapi juga anak laki-lakinya, Yoris.

Halaman
1234