Pembunuhan di Subang

Saksi Beberkan Aksi Yosef sebelum Laporkan Kasus Subang, Ternyata Sempat Telepon Sambil Marah-marah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kades Jalancagak, Indra Zaenal Alim mewawancarai saksi pembunuhan ibu dan anak di Subang, yakni Dede dan Ujang. Seorang saksi mata sempat melihat Yosef menelepon sambil marah-marah di TKP pembunuhan di Subang sebelum melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

Jasad keduanya disebutkan kepolisian diseret melalui pintu belakang rumah menuju ke mobil Alphard tersebut.

Di hadapan Indra Zainal, Dede menceritakan diminta oleh kepolisian untuk mengumpulkan sejumlah saksi.

Dia menyebutkan adanya sosok saksi Wawan yang melihat Yosef marah-marah.

“Sok atuh Wan saurkeun anu nelepon enjing-enjing Pak Yosef teh, kumaha kronologina ka Pak Aep (polisi),” ujar Dede.

Kepada Dede, Wawan bercerita melihat Yosef marah-marah sambil menelepon seseorang.

Namun, diakuinya dirinya tak mengetahui siapa yang sedang berbincang dengan Yosef tersebut.

“Sanes Pak RT, tah Mang Ujang oge ngupingnya, abdi ti parapatan narik muatan arah ka kulon duka ka Jambu duka ka Ciseuti, ninggal Pak Yosef di SD Sawo ekeur nelepon ambek-ambekan, duka cenah nelepon saha-sahana mah,”

(Bukan Pak RT, kata Wawan, Ujang juga mendengar, saya dari perempatan jalan narik muatan ke arah jalan Jambu dan Ciseuti, melihat Pak Yosef di SD Sawo sedang menelepon sambil marah-marah, saya tidak tahu ia menelpon siapa),” kata Dede.

Saat itu, Wawan sebenarnya ingin menghampiri Yosef, kata Dede.

Baca juga: Ingin Diberikan 1 Kesempatan, Yosef Ngaku Tak Pernah Berkata Kasar hingga Pukul Korban Kasus Subang

Tetapi niat tersebut diurungkan karena melihat suasanya saat itu tidak mengenakkan dan langsung mengajak Dede ke Polres Subang.

Awalnya, Dede mengira Wawan melihat aksi Yosef itu setelah melaporkan kejadian pembunuhan Tuti dan Amalia.

Halaman
1234