Liga 1

PSS Sleman Kalahkan Barito 3-2 di Pekan ke-7 Liga 1 2021, Dejan Antonic Jawab Kritikan Slemania?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuplikan pertandingan PSS Sleaman vs Barito Putera di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pada Jumat (15/10/2021). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PSS Sleman dengan skor akhir 3-2.

TRIBUNWOW.COM - PSS Sleman mengalahkan Barito Putera dengan skor akhir 3-2 dalam lanjutan pekan ketujuh Liga 1 2021 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/10/2021). 

Gol PSS Sleman dicetak oleh Irfan Jaya (17' dan 22') dan Juninho (83'), sementara dua gol balasan Barito Putera dicetak oleh Beni Oktovianto (16') serta Dandi Maulana (71') .

Hasil pertandingan tersebut bisa menjadi angin segar bagi PSS Sleman untuk mengarungi seri kedua Liga 1 2021. 

Baca juga: Jadwal Liga 1 2021 Pekan ke-7: Big Match Persija Vs Arema FC dan Bhayangkara FC Vs Persib Bandung

Baca juga: Beban Berat PSS Sleman di Seri ke-2 Liga 1 2021, Jawab Cemoohan Fans dan Ditinggalkan Pemain Andalan

Selain itu, Raihan positif yang diperoleh PSS Sleman tersebut setidaknya bisa membuat Dejan Antonic untuk menjawab kekecewaan suporter, Slemania dan Birgata Curva Sud (BCS).

Seperti yang diketahui, PSS Sleman selalu mendapat cemoohan dari suporternya sendiri karena bermain minor di seri pertama. 

Slemania dan BCS menganggap bahwa Dejan Antonic adalah dalang utama dari hasil buruk yang diperoleh PSS Sleman pada seri pertama kemarin. 

Puncaknya, Slemania dan BCS kompak memberi desakan kepada manajemen PSS Sleman agar mendepak Dejan Antonic dari kursi kepelatihan Super Elja. 

Tidak sampai di situ, amarah Sleman Fans meninggi ketika pihak manajamen mengancam akan memindah home base (markas) PSS Sleman jika ingin Dejan Antonic keluar. 

Sejak kejadian itu, hubungan antara Slemania dan manajemen PSS Sleman mulai renggang. 

Slemania terus melakukan demo dan membuat aksi protes karena keinginan mereka tak kunjung dituruti oleh manejeman PSS Sleman. 

Terbaru, PSS Sleman malah memutuskan untuk tidak memecat Dejan Antonic dan memilih melakukan evaluasi secara bertahap di seri kedua. 

Halaman
1234