TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial aksi oknum Satlantas Polresta Deliserdang berinsial Aipda GL berkali-kali memukuli warga.
Dilansir TribunWow.com, aksi Aipda GL itu terekam kamera amatir warga dan beredar luas di media sosial.
Kejadian itu bermula saat korban bernama Andi Gultom terduduk di tanah.
Aipda GL kemudian menarik jaket Andi dan langsung memukul wajah korban.
Andi yang kaget pun tergeletak di tanah.
Tak terima dengan perlakuan Aipda GL, Andi mencoba melawan dan mengambil batu.
Sayangnya, aksi Andi gagal.
Baca juga: Sosok Oknum Polisi Viral Hajar Pemotor di Deliserdang, Sudah Berusia 42 Tahun
Baca juga: YouTuber Asal Subang Dipolisikan Gara-gara Konten Sesat Sudutkan Yosef dan Istri Mudanya
Ia justru berkali-kali dipukul Aipda GL hingga tergeletak di tanah.
Melihat anaknya dianiaya, ibu Andi pun berlari ke arah lokasi kejadian sembari berteriak histeis.
Ibu korban tak kuasa menahan tangis melihat anaknya dianiaya oknum polisi.
"Pak polisi, pak polisi, pak polisi," teriak ibu korban, dikutip dari TribunMedan.com, Kamis (14/10/2021).
"Kenapa bapak pukuli, ini anak ku ini?"
Warga di sekitar lokasi kejadian sempat melayangkan protes pada Aipda GL.
Namun, Aipda GL justru menunjuk-nunjuk korban yang sudah tergeletak di jalan.
Berdasarkan informasi, kejadian ini berlangsung di perempatan Simpang Cemara, Jalan Lintas Sumatera Lubukpakam.
Saat itu, korban disebut melakukan pelanggaran lalu lintas.
Setelah videonya viral, Kapolresta Deliserdang, Kombes Yemi Mandangi langsung meminta maaf pada korban dan keluarga.
Saat ini, Aipda GL sudah dinonaktifkan dan tengah diperiksa di Propam.
"Atas nama pimpinan Polda Sumut, Bapak Kapolda, saya Kapolresta mengucapkan permohonan maaf kepada ibu dan keluarga," ucap Yemi.
"Permohonan maaf yang sebesar besarnya saya sampaikan kepada seluruh warga masyarakat atas tindakan oknum tersebut. Terima kasih yang telah memberikan kontrol untuk kami yang memberikan pelayanan."
Baca juga: Oknum Polisi Viral Pukuli Pemotor karena Tak Pakai Helm, Atasan Cium Tangan Ibu Korban Minta Maaf
Baca juga: Polisi Buka Penyelidikan Baru Kasus Rudapaksa Anak di Luwu Timur, Perbedaan Hasil Visum akan Diusut
Kasat Lantas Cium Tangan
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Deliserdang, Kompol SL Widodo ditemani Kapolresta Deliserdang langsung minta maaf pada keluarga korban.
Kompol Widodo juga mencium tangan orangtua korban saat dipertemukan di Polresta Delsierdang.
"Saya meminta maaf ya ibu atas perbuatan anak buah saya," kata Widodo.
Pihak kepolisian mengaku akan menanggung biaya pengobatan korban.
Hingga kini, Andi masih trauma hingga tak datang ke pertemuan tersebut.
Kejadian itu ternyata disebabkan karena korban tak mengenakan helm saat berkendara.
Saat hendak ditilang, korban tak terima hingga terjadilah cekcok dengan Aipda GL.
Korban yang kesal mengambil batu dan hendak menghantamkannya pada oknum polisi tersebut.
Hal tersebut membuat Aipda GL marah dan balas memukuli korban.
"Apapun kondisinya tidak dibenarkan anggota polisi itu melakukan hal seperti itu," ucap Kapolres.
"Kalau dilempar batu, harus kita lempar kapas seperti itulah ibaratnya. Kalau berseragam polisi harus seperti itulah resikonya." (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Tribun-Medan.com dengan judul Viral Aksi Barbar Oknum Polantas, Kasat Lantas Cium Tangan Ibu Korban yang Digebuki Anggotanya, dan Kasus Perampasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang Masih Misteri, Yayasan Milik Yosef Terbengkalai