Terkini Daerah

UPDATE Perampokan Toko Emas di Simpang Limun, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV, Ini Peran Masing-masing

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiga pelaku perampokan toko emas saat terekam kamera CCTV milik warga di Jalan Menteng VII, Gang Garuda. Dalam foto tersebut mereka sudah tidak lagi mengenakan jaket dan masker, Rabu (15/9/2021).

TRIBUNWOW.COM - Kasus perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun, Medan, Sumatera Utara yang menghebohkan masyarakat pada Rabu (1/9/2021), akhirnya terungkap.

Para pelaku yang memakai topeng terdeteksi oleh CCTV setelah melakukan aksinya dan melepaskan topeng serta masker yang dipakai.

Dikutip dari TribunMedan, Rabu (15/9/2021), berikut fakta-fakta penangkapan pelaku perampokan tersebut.

Foto alur perampokan toko emas Pasar Simpang Limun yang dipajang petugas di halaman Polda Sumut, Rabu (15/9/2021). (Alvi Syahrin/Tribun Medan)

Baca juga: Ditodong Pistol dan Diminta Buka Brankas, Ini Cerita Penjaga Toko Emas terkait Perampokan di Medan

Identitas Pelaku

Pelaku yang berjumlah empat orang terlihat dalam CCTV saat beraksi di toko emas pasar Simpang Limun Jalan Sisingamangaraja Medan.

Keempatnya yakni Farel, Paul, Hendrik dan Prayogi.

Keempatnya terekam kamera CCTV saat melarikan diri usai menggarong emas di dua toko.

Dalam rekaman tersebut mereka terlihat melarikan diri ke Jalan M Nawi Harahap lalu ke Jalan Makmur, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kemudian mereka terekam lagi sedang berboncengan tiga di Jalan Menteng VII Gang Garuda.

Namun kali ini hanya bertiga bersama Farel, Paul dan Bejo, alias Prayogi.

Sementara itu Hendrik tidak terlihat. Di Jalan Menteng mereka sudah tidak lagi mengenakan jaket dan masker. Kendaraannya pun hanya menggunakan Honda Scoopy berwarna abu-abu.

Berikut Identitas Perampok :

1. Farel (21), warga Jalan Garu 1, Gang Manggis Kecamatan Medan Amplas

2. Paul (32), warga Jalan Menteng VII, Gang Horas, Kecamatan Medan Denai

3. Hendrik (38) Ditembak Mati. Warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang

4. Prayogi alias Bejo (25), warga Jalan Bangun Sari No 81 Link II, Kecamatan Medan Johor

Dari fakta-fakta tersebut polisi pun langsung bertindak, karena sangat yakin kalau mereka adalah pelakunya.

Polisi pertama-tama menangkap dedengkotnya dulu yaitu Hendrik Tampubolon di Kabupaten Dairy.

Baca juga: Ros Tak Berkutik Saksikan Perampok Bersenjata Gasak Toko Emas di Medan, Pelaku Santai saat Diteriaki

Belakangan Hendrik tewas setelah dibawa untuk menunjukkan tempat terakhir berkumpul dengan pelaku lainnya.

"Satu pelaku perampokan Pasar Simpang Limun inisial H berhasil dilumpuhkan dan meninggal dunia karena melakukan perlawanan dan membahayakan petugas saat melakukan pra rekon untuk menunjukan arah pelarian dan titik kumpul terakhir pelaku yang lainnya," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (14/9/2021).

Sayangnya, Hadi tak menjelaskan lebih lanjut apakah penyidik ada mengamankan senjata api yang dipakai pelaku untuk merampok.

Hadi cuma bilang, setelah merenggut nyawa perampok, petugas membawa jenazahnya ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Sementara itu, pemilik toko emas Masrul F bernama Ade Irawan mengaku kembali dipanggil polisi.

Dia dimintai keterangan sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari. "Iya bang. Aku lagi dimintai keterangan lagi ini," kata Ade Irawan.

Sumber bilang, saat ini jenazah Hendrik Tampubolon sudah berada di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Jenazahnya masuk kamar mayat sekira pukul 19.00 WIB. "Setelah maghrib kemarin masuk ke rumah sakit bang," kata sumber meyakinkan.

Untuk tiga tersangka lainnya, kata sumber, diamankan di sejumlah lokasi termasuk di Riau. "Tiga lainnya dilumpuhkan," kata sumber.

Namun, sumber tidak menjelaskan identitas ketiga tersangka lainnya. Sumber hanya tahu bahwa tiga lainnya dibikin cacat lantaran melawan saat diamankan.

Baca juga: Kronologi Perampokan Toko Emas di Medan, 4 Pelaku Jalan Santai saat Diteriaki, 1 Orang Tertembak

etugas gabungan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, Kamis (26/8/2021). Pelaku membawa senjata laras panjang dan pendek. (TribunMedan.com/M Fadli Taradifa)

Peran Masing-masing Pelaku

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra mengatakan, petugas mengamankan salah seorang tersangka, Dian yang mempertemukan antara tersangka Paul, Bejo dan Farel kepada Hendrik.

"Tersangka Dian ini mempertemukan antara tersangka P, B, F dan H," ujarnya saat paparan di Mapolda sumut, Rabu (15/9/2021).

Ia juga menjelaskan, awalnya tersangka Hendrik bertemu dengan tersangka Dian.

Hendrik kemudian meminta tolong kepada Dian, untuk mencarikan orang.

"Tersangka Hendrik, sudah merencanakan aksi perampokan ini.

Ide itu ditindak lanjuti dengan mencari orang untuk melakukan tindakan perampokan itu.

Lalu ia meminta bantuan kepada tersangka Dian untuk mencarikan orang," tegasnya.

Setelah bertemu, Hendrik yang berperan sebagai otak pelaku kemudian tersangka Hendrik memberitahu semua rencana perampokan yang sebelumnya sudah dipersiapkannya.

"Tersangka H sudah menyiapkan secara matang perampokan tersebut.

Ide dari perampokan di Pasar Simpang Limun dari tersangka Hendrik," ungkapnya.

Lalu, lanjut Kapolda, Hendrik menyuruh para tersangka lainnya untuk menelusuri tempat mana yang akan dilakukan perampokan.

"Setelah itu, tersangka Paul, Farel, dan Bejo melakukan observasi di tempat mana mereka akan melakukan aksinya pada tanggal 25 Agustus 2021, siang hari," terangnya.

Setelah melakukan observasi, ketiganya kemudian melaporkan hal tersebut kepada Hendrik dan akan melakukan perampokan pada esok harinya.

Hingga pada akhirnya perampokan itu terjadi, dimana salah seorang juru parkir menjadi sasaran tembakan setelah mencoba menghentikan para tersangka.

Adapun tersangka Hendrik yang menjadi eksekutor ditembak mati oleh petugas kepolisian saat akan melakukan pra rekronstruksi. (TribunMedan/Fredy Santoso/Alvi Syahrin Najib Suwitra)

Berita terkait Kasus Perampokan Lainnya

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul AKHIRNYA Perampokan Toko Emas di Medan Diungkap Polisi, Wajah Pelaku Terekam CCTV, dan KAPOLDA Sumut Beberkan Peran Masing-masing Komplotan Rampok Toko Emas Simpang Limun