Kontroversi Saipul Jamil

Atta Halilintar Bahas Glorifikasi Saipul Jamil, Cinta Laura Sebut Bejat dan Tanya Balik Suami Aurel

Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Cinta Laura dan Saipul Jamil. Kembalinya pedangdut Saipul Jamil ke dunia hiburan Tanah Air menuai pro dan kontra.

TRIBUNWOW.COM - Kembalinya pedangdut Saipul Jamil ke dunia hiburan Tanah Air menuai pro dan kontra.

Banyak yang menyebut Saipul Jamil mendapatkan glorifikasi setelah bebas dari penjara atas kasus pelecehan seksual anak di bawah umur.

Tak sedikit artis yang menyuarakan keberatannya satu panggung dengan Saipul Jamil.

Kolase penyambutan Saipul Jamil dan ekspresi miris Atta Halilintar, Jumat (10/9/2021). (Istimewa)

Baca juga: Dukung Boikot Saipul Jamil, Atta Halilintar Miris Bayangkan jika Anak Aurel Jadi Korban Pelecehan

Satu di antaranya adalah, artis Cinta Laura yang tak suka Saipul Jamil diberi panggung oleh media.

Melalui kanal YouTube AH pada Jumat (10/9/2021), artis Atta Halilintar sontak membahas rasa keberataan Cinta Laura tersebut.

"Di sini terjadi pro dan kontra nih, netizen ternyata ada yang pro juga," kata Atta Halilintar.

"Dia kalau artis akhirnya keluar, terus kan dia harus jadi artis lagi, tapi orang kan enggak mau dia ada di TV," imbuhnya.

"Menurut kamu dia harus ngapain?," tanyanya.

Cinta Laura benar-benar tak suka dengan glorifikasi Saipul Jamil.

Artis berusia 28 tahun itu hanya bisa berusaha menyuarakan aspirasinya tentang Saipul Jamil.

Selain itu, Cinta Laura memberikan contoh dengan cara menghindari pelaku pelecehan seksual.

Baca juga: Sebut Anak Aurel Mirip Dirinya, Atta Halilintar Semringah: Nanti Kita Mau Adain Pengajian

"Seorang pelaku kekerasan yang sudah dihukum, dipenjara, dan sudah menyelesaikan waktunya dipenjara, dan kembali ke dunia nyata," ujar Cinta Laura.

"Sebenarnya itu apa yang mau dia lakukan dengan hidupnya, kita tidak bisa mengontrol," imbuhnya.

"Yang bisa kita kontrol adalah tindakan diri kita sendiri," tandasnya.

"Misalnya aku bisa menjauhi orang tersebut, karena aku tahu tindakan orang tersebut adalah ilegal, bejat dan enggak bisa ditolerir," jelasnya.

Cinta Laura pun berharap media tidak memberikan panggung untuk pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur.

Pelantun tembang Penghianat Cinta itu meminta media memikirkan nasib korban dari Saipul Jamil.

"Contohnya kamu memiliki beberapa media outlet bisa bertindak dengan tidak mengundang orang-orang yang tidak bermoral," kata Cinta Laura.

Tak berhenti di situ saja, Cinta Laura gantian bertanya dengan berandai-andai korban adalah anak Atta Halilintar.

"Sekarang aku balikin ke Atta, kalau ada yang menyakiti anak Atta dalam bentuk apapun, pasti Atta enggak akan mentolerir itu?," tanya Cinta Laura.

Sependapat dengan Cinta Laura, Atta Halilintar juga tak mau mentolerir pelaku pelecehan sekesual.

YouTuber yang identik memakai bandana itu merasa perbuatan pelaku menimbulkan trauma panjang bagi korban.

"Enggak akan, dan aku akan lakukan apapun untuk belain dia, apalagi dia punya traumatik, ketika dia lihat orang itu lagi pasti akan kerasa," kata Atta Halilintar.

Lihat videonya dari menit ke 13.30:

Baca juga: Puji Perubahan Sikap Aurel Hermansyah saat Hamil, Atta Halilintar: Kalau yang Pertama Terlalu Lebay

Nasib Miris Korban Pelecehan Saipul Jamil

Kondisi korban pelecehan seksual pedangdut Saipul Jamil, DS, diungkap oleh pengacaranya, Osner Johnson Sianipar.

Sang kuasa hukum menyebutkan bahwa DS dan keluarga sampai harus pindah rumah untuk memulihkan kejiwaannya.

Osner pun membeberkan komunikasi terakhir dengan bocah tersebut.

Dilansir kanal YouTube voidotid, Senin (6/7/2021), Osner teringat usahanya membela DS akibat kasus asusila yang dialaminya pada tahun 2016.

DS yang mengaku diajak ke rumah Saipul Jamil dan mendapat perlakuan tak senonoh itu, langsung pindah rumah setelah putusan ditetapkan hakim.

"Itu perkaranya kan 2016, 2017 putusan," kata Osner.

"Seingat saya 2018 kita masih komunikasi, setelah itu mereka pindah rumah."

Menurut Osner, korban dan keluarga terpaksa pindah lantaran tak sanggup menanggung malu.

Mereka juga berusaha untuk memulihkan nama baik dan kondisi kejiwaan korban.

"Pindah rumah mereka, karena kan malu ya," ujar Osner.

"Memulihkan nama baik dia, memulihkan kejiwaan dia."

Setelah itu, Osner mengaku kehilangan kontak dengan DS dan keluarga.

Namun, ia akan berusaha mencari keberadaan DS untuk melihat kondisinya.

Mengingat akhir-akhir ini viral pembebasan Saipul Jamil yang disambut meriah hingga beberapa kali tampil di TV.

"Mereka pindah rumah saya hilang komunikasi, dari pihak keluarganya pun tidak ada lagi komunikasi sama saya pengacaranya," ujar Osner.

"Saya akan coba (cari-red), kan gampang kok mencari orang, kita lihat di medsos."

"Namanya kan saya hapal banget, mudah-mudahan bisa ketemu."

Menurut Osner, pihak keluarga tak mendapat kompensasi dari Saipul Jamil atas kejadian tersebut.

Padahal, sebenarnya mereka berhak mendapat santunan untuk membiayai pemulihan jiwa korban.

"Saya mengatakan, 'Sudahlah, sekarang si SJ sudah dihukum, apa yang kita harapkan, sesuai undang-undang sudah dikenakan kepada dia, sudahlah, maafkanlah'," tutur Osner.

"'Sekarang bagaimana biar kamu pulih, biar selesai sekolahmu tamat, kamu jadi anak sukses, kamu jadi anak hebat'."

"'Dengan adanya masalah ini kamu bisa jadi anak baik', saya bilang gitu."

Osner mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan korban, saat DS mengabarkan kelulusannya.

DS mengaku belum tahu bisa melanjutkan kuliah atau tidak karena keterbatasan biaya.

"Setelah dia lulus, dia sampaikan pada saya, 'Pak Osner, alhamdullilah saya sudah lulus', 'Oh iya, kamu rencana mau kuliah enggak?', saya bilang," tutur Osner.

"'Saya kerja dulu, sambil nanti kalau ada rejeki saya akan coba untuk kuliah', 'Biarlah kita jangan hilang komunikasi ya', saya bilang gitu kan."

Namun, hingga hari ini, Osner belum berhasil menghubungi DS maupun anggota keluarga lainnya. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya