Virus Corona

China Laporkan Lebih Banyak Kasus Covid-19 saat Beberapa Kota Kembali Memulai Tes

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan. China melaporkan lebih banyak kasus Covid-19 saat wabah kembali meninggi, Senin (9/8/2021).

TRIBUNWOW.COM - China melaporkan lebih banyak kasus Covid-19 saat wabah kembali meninggi, Senin (9/8/2021).

Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, beberapa kota telah melakukan pengujian massal dalam upaya penularan lokal.

Varian Delta yang sangat menular telah terdeteksi di lebih dari 12 orang di kota sejak 20 Juli.

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Sudah Mulai Menyebar ke 3 Provinsi di China, Terdeteksi Pertama di Bandara

Dalam gambar yang diambil pada 29 April 2020, seorang ilmuwan menunjukkan vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 yang diuji di Laboratorium Kontrol Kualitas di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. (NICOLAS ASFOURI / AFP)

Para pejabat meminta otoritas pemerintah daerah untuk melacak infeksi secara ketat dan menutup celah masuk ke kota.

Analis melihat varian delta sebagai ujian terbesar dari strategi nol-Covid di China sejak wabah awal tahun lalu.

"Kelemahan pikiran harus diatasi dengan tegas," kata Komisi Kesehatan Nasional (NHC) dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu yang menyerukan agar wabah itu dihentikan.

Pihak berwenang diharapkan tak lepas kendali pada varian delta ini.

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Melanda China dan Mengancam Nanjing, Dilaporkan Ada 71 Kasus Baru

Mereka bahkan akan disokong dengan biaya ekonomi tertentu jika dibutuhkan.

Diketahui, ada 125 infeksi baru yang dikonfirmasi hingga Minggu, (8/8/2021) masuk ke daratan.

Jumlah itu termasuk 94 kasus yang ditularkan secara lokal, sementara sisanya kasus impor.

Sebagian besar pasien lokal berada di pusat kota Zhengzhou dan Kota Timur Yangzhou. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Berita lainnya terkait Virus Corona di China