Dana Fiktif

Fakta Terbaru Kasus Dana Fiktif Rp 2 T Keluarga Akidi Tio, Saldo sang Anak Bungsu Ternyata Tak Cukup

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi didampingi Ditreskrimum, Hisar Siallagan jumpa pers di depan gedung Widodo Budidarmo Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (3/8/2021).

TRIBUNWOW.COM - Polisi mengungkap fakta beru terkait kasus rencana sumbangan dana Rp 2 triliun dari keluarga mendiang Akidi Tio.

Sumbangan dana tersebut mulanya ditujukan untuk membantu penanganan Covid-19 di Palembang.

Anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti, ternyata tak memiliki cukup saldo uang di rekeningnya.

Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Kombes Pol Supriadi.

"Jadi maksudnya di rekening bilyet tersebut tidak cukup saldonya," ujar Supriadi, dikutip dari TribunSumsel.com, Selasa (3/8/2021).

Foto kiri: Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas. Foto kanan bawah: Penyerahan bantuan dana Rp 2 Triliun dari keluarga alm. Akidi Tio, pengusaha sukses asal Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur untuk penanganan covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021). Foto kanan atas: Selembar biro gilyet Bank Mandiri cabang Palembang Arief bertuliskan nilai Rp 2 triliun dengan pemilik rekening a/n Heryanty, beredar di media sosial. (Kolase DOKUMENTASI POLISI via Tribun Sumsel dan Tribunsumsel.com/ Shinta Dwi Anggraini)

Baca juga: Tuai Sorotan, Anak Akidi Tio Disebut Pernah Dilaporkan atas Kasus Penggelapan Uang, Ini Kata Polisi

Baca juga: Uang Rp 2 T Tak Kunjung Cair, Anak Bungsu Akidi Tio Disebut Punya Utang hingga Rp 3 M pada Sosok Ini

Fakta tersebut terungkap setelah polisi berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri Sumsel.

Dalam bilyet giro Heriyanti, saldonya tak mencapai Rp 2 triliun.

Namun, Supriadi pun tak mengetahui pasti jumlah pasti anak bungsu Akidi Tio itu.

"Terkait nama pemilik rekening, saldonya serta data daripada nasabah ini merupakan rahasia pihak bank," katanya.

"Jadi tidak bisa diberikan oleh pihak bank kepada kepolisian. Hanya saja ditegaskan saldo tidak cukup pada rekening tersebut."

Supriyadi juga enggan membeberkan perkembangan penyelidikan kasus Heriyanti.

Ia hanya memastikan hingga kini penyidik masih memintai keterangan sejumlah saksi.

Supriadi juga menyebut Heriyanti hingga kini masih berstatus saksi.

"Terkait dengan perkembangan penanganan kasusnya kita akan dalami," jelas Supriadi.

"Tahap berikutnya baik itu dari pihak perbankan maupun pihak-pihak lain yang nantinya akan kita minta keterangan terkait dengan keterangan yang diberikan Heriyanti."

"Jadi akan kita kroscek antara keterangan dari Heriyanti dengan keterangan yang lainnya."

Baca juga: Pengakuan Suami Anak Bungsu Akidi Tio soal Bilyet Giro Rp 2 T Palsu: Uangnya di Bank Singapura

Baca juga: Tanggapi Foto Bilyet Giro Rp 2 Trilliun Atas Nama Heriyanti Anak Akidi Tio, Polisi: Niatnya Baik

Utang Rp 3 Miliar

Di sisi lain, setelah diusut, dikabarkan Heriyanti memiliki utang Rp 2 miliar pada rekannya, dr Siti Mirza Nuriah SpOG.

Namun, saat diwawancara, Siti Mirza enggan bicara gamblang soal utang Heriyanti padanya.

"Kan sudah diperiksa, ya kita hormati," kata Siti Mirza, dikutip dari TribunSumsel.com, Selasa (3/8/2021).

Ia mengaku akan mengikuti perkembangan kisrurh rencana sumbangan Rp 2 triliun atas nama mendiang Akidi Tio.

Siti Mirza pun belum berpikir akan melaporkan Heriyanti ke polisi soal utang piutang tersebut.

"Tergantung situasi nya. Saya akan mengikuti perkembangannya."

"Maaf ya saya lagi Minggu tenang," katanya menyudahi.

Siti Mirza: Masyarakat Sumsel Enak Tinggal Terima

Sebelumnya, Siti Mirza juga menolak banyak bicara soal kisruh rencana sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio.

Ia mulanya menyebut dana sumbangan keluarga Akidi Tio cair pada Senin (1/8/2021).

Namun, hingga kini dana tersebut belum juga cair.

"Tolong, tolong, tolong, jangan menyebarkan hal yang tidak perlu. Kasihan orangnya. Jangan banyak cerita-cerita yang tidak karuan," katanya.

"Tunggu senin saja. Sebelum ini selesai, jangan menyebarkan hoax dimana-mana. Padahal orang ingin berbuat baik, akhirnya dia malah jadi kesakitan."

Ia kemudian menjawab soal utang Heriyanti kepada sejumlah orang.

Menurut Siti Mirza, Heriyanti berutang demi memberikan bantuan untuk masyarakat Sumsel.

"Oh iya tidak apa-apa, itu usaha dia untuk mendapatkan. Utang dia di mana-mana. Memperjuangkan itu bukan gampang, 5 tahun jungkir balik."

"Bayar lawyer mahal, bayar notaris mahal, masyarakat Sumsel enak, sudah tinggal terima. Mengerjakannya itu setengah mati, tidak gampang."

Baca juga: Fakta Viral Foto Bilyet Giro Rp 2 Triliun atas Nama Heryanty, Apakah Asli? Cek Poin-poinnya

Pengakuan Suami Heriyanti

Suami Heriyanti, Rudi Sutadi akhirnya buka suara soal isu bilyet giro Rp 2 triliun palsu yang menjerat istrinya.

Rudi menyebut uang Rp 2 triliun (T) yang hendak disumbangkan atas nama Akidi Tio sudah ada, namun tak bisa cair sekaligus.

Hal itu diungkapkannya seusai menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan pada Senin (2/8/2021) sekira pukul 22.50 WIB.

Saat itu, Rudi menghampiri petugas jaga malam di pos penjagaan, Usman.

"Ada uangnya di Bank Singapura, prosesnya panjang tidak bisa sekaligus," kata Rudi.

Rudi mengaku sadar betul dirinya dan keluarga kini tengah menjadi sorotan.

Namun, kata dia, yang terpenting adalah realitanya.

"Macam-macam omongan yang masuk ke saya, tapi yang penting realitanya. Dia ngomongi kami jahat dia dewek jahat," ucapnya.

"Jadi tunggu saja, orang-orang harus sabar soalnya yang dicairkan ini jumlahnya banyak, jadi tak bisa sekaligus." (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com dengan judul FAKTA Anak Bungsu Akidi Tio, Disebut Punya Utang Rp 3 M, Pernah Terjerat Kasus Dugaan Penggelapan, TribunSumsel.com dengan judul UPDATE: Heriyanti Berutang Rp 3 Miliar, Dokter Siti Mirza: Akan Saya Kawal Perkembangannya, Dituding Bohong Soal Sumbangan Rp 2 Triliun, Suami Heriyanti Sebut Uangnya Ada: Tunggu Saja, Sabar, BREAKING NEWS- Tutupi Wajah, Heriyanti Putri Akidi Tio, Suami serta Anak Keluar dari Polda Sumsel