TRIBUNWOW.COM - Beban moril didapat gelandang tengah Persib Bandung, Dedi Kusnandar kala membela Arema FC dan harus berhadapan dengan Maung Bandung.
Seperti diketahui, Dedi Kusnandar pernah membela Arema FC di tahun 2013.
Saat itu, Dedi direkrut oleh Arema FC dari Pelita Bandung Raya.
Meski tak catatkan waktu lama saat membela Arema FC.
Namun pemain yang kerap disapa "Dado" tersebut mengungkapkan pernah merasakan beban tersendiri kala harus berhadapan dengan Persib Bandung.
Dado merupakan pemain asli jebolan Persib Junior pada tahun 2008.
Tak ayal jika ketika ia berhadapan dengan Maung Bandung ada rasa yang ia ibaratkan seperti boomerang untuk dirinya.
Bahkan Dado juga menyebutkan apa saja yang ia pernah rasakan ketika akan berhadapan dengan Pangeran Biru.
"Perasaan malah kalau lawan Persib itu jadi boomerang, kalau gak cedera, main kurang bagus, jadi terlalu over pengen membuktikan," ujar Dado dilansir TribunWow.com dari kanal Youtube Persib TV.
Seakan jadi beban moril tersendiri, Dado menyebutkan bahwa ia ingin menunjukkan penampilan apiknya dihadapan Persib Bandung namun ujung-ujungnya ada saja halangannya.
Baca juga: Pelajari Ajang Euro, Copa America dan Olimpiade Tokyo, Pelatih Persib Bandung: Beda Gaya dan Level
Baca juga: Kisah 3 Pemain Asal Negeri Sakura Jepang di Persib Bandung: Belum ada yang Torehkan Prestasi
Satu hal yang dapat dipelajari dari kejadian tersebut adalah untuk menyikapi segala sesuatunya tidak berlebihan.
"Tapi yang saya pribadi rasakan kalau berhadapan dengan Persib jadi malah boomerang tadinya mau main bagus malah jadi kadang cedera, intinya jangan terlalu berlebihan," katanya.
Bukti Kecintaan Dedi Kusnandar untuk Persib Bandung
Bukti kecintaan Dedi Kusnandar untuk Persib Bandung terlihat di babak semi final Piala Menpora 2021 kontra PS Sleman di Stadion Manahan Solo, (Senin 19/4/2021) lalu.
Dedi yang tengah mencoba melakoni duel bola udara dari pemain PS Sleman malah berbuah tabrakan kepala yang tak terhindarkan di menit ke-36.
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tanpa pikir panjang langsung mempersiapkan pemain penggantinya pada saat itu yaitu Farshad Noor.
Cedera Dedi Kusnandar sempat mengkhawatirkan setelah ia harus ditandu keluar dan dimasukkan ke dalam ambulance.
Permainan dan dedikasi tingginya sukses membawa pengaruh besar di lini tengah Maung Bandung.
Dedi merupakan tipikal gelandang tengah box to box yang tak hanya lihai mengalirkan bola namun juga pandai dalam melakukan halauan serangan.
Permainan tenangnya sukses mengkoordinasikan lini tengah Maung Bandung dengan lebih tertata baik dalam melakukan serangan maupun di kala bertahan.
Profil dan Rekam Jejak Karier “Dado” atau Dedi Kusnandar
Profil Dedi Kusnandar
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap Dedi Kusnandar:
Nama Lengkap : Dedi Kusnandar
Tanggal Lahir : 23 Juli 1991
Tempat Kelahiran : Sumedang, Indonesia
Usia : 29 Tahun
Tinggi : 1,75 M
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Gelandang/ Central Midfielder
Kaki : Right/ Kanan
Klub saat ini : Persib Bandung
Bergabung : 1 Juli 2014
Kontrak Berakhir : 31 Desember 2021
Perpanjangan Kontrak Terakhir: 15 Januari 2019
Rekam Jejak Karier
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut rekam jejak karier Dedi Kusnandar:
1. Persib Youth (2005-2008)
2. Pelita Jaya Karawang (2008–2013)
3. Pelita Bandung Raya (1 Januari 2013- 25 November 2013)
4. Arema Malang (1 januari- 25 November 2013)
5. Surabaya United (2013-2014) (TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Persib Bandung Lainnya