Persib Bandung

Sebelum Berkarier di Indonesia, Faktor Ini Disinyalir Kuat Membuat Rashid Terpukau Persib Bandung

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Latihan perdana Mohammad Rashid pada postingan Instagram @persib pada Kamis (1/7/2021).

TRIBUNWOW.COM - Sebelum memutuskan untuk berkarier di Indonesia dan gabung Persib Bandung, ada faktor yang mendorong Mohammed Rashid melakukan itu.

Mohammed Rashid resmi menjadi rekrutan anyar Persib Bandung, terhitung sejak Kamis (17/6/2021).

Bahkan pria berusia 26 tahun itu sudah mengikuti latihan perdananya bersama Persib Bandung pada Kamis (1/7/2021).

Mohammed Rashid penggawa baru Persib Bandung berasal dari Palestina. (Instagram @moerashid95)

Baca juga: Cerita Pemain Anyar Persib Bandung asal Palestina: Ternyata Ngefans Ngolo Kante dan Michael Ballack

Ternyata keputusan Rashid berkiprah di Indonesia tidak datang begitu saja.

Namun terdapat faktor yang membuatnya sadar dan akhirnya berlabuh ke Persib Bandung.

Sebelumnya Persib Bandung sempat mendatangkan legenda Chelsea, Michael Essien pada 2017 silam.

Pada saat Persib Bandung memperkenalkan Michael Essien, media gencar memberitakan itu, hingga ketelinga Mohammed Rashid.

Faktor Michael Essien inilah pemicu awal Mohammed Rashid mengingat nama Persib Bandung.

"Oh tentu saja, saya mengetahui Persib saat Michael Essien memiliki kontrak di sana. Itu menjadi pembicaraan yang sangat besar dan kamu tau itu semua ada di berita dan sosial media," kata Rashid, Selasa (13/7/2021) dilansir Republik Bobotoh.

Lalu pria berusia 26 tahun itu dipanggil negaranya untuk memperkuat Timnas Palestina menghadapi Timnas Indonesia di Asian Games 2018.

Dari pertandingan itu ia mulai tertarik untuk berkiprah di Indonesia.

Selepas pertandingan Rashid mencoba mencari informasi tentang liga di Indonesia.

Baca juga: Banderol Marc Klok di Persib Bandung Lebih Mahal ketimbang 2 Pencetak Gol Venezuela di Copa America

Rashidpun turut mencari informasi mendalam tentang Persib Bandung, terlebih klub itu pernah mendatangkan sosok legenda Chelsea Michael Essien.

Hingga pada akhirnya Mohammed Rashid mendapatkan tawaran dari Persib Bandung, setelah pelatih Pangeran Biru Robert Alberts memantau penampilannya.

"Saya mulai pelan-pelan suka mengikuti liga Indonesia dan di tahun 2018 kita ada Asian Games untuk tim nasional usia di bawah 23 tahun. Dan itu yang membuatku lebih ingin berada di Indonesia," pungkasnya.

Selain faktor di atas, ternyata iklim di Indonesia juga membuat Rashid betah.

Bagaimana tidak, iklim di Bandung tergolong sejuk dan dingin berbeda dengan iklim yang ada di Timur Tengah.

Iklim di Timur Tengah tergolong panas dan tandus.

Bahkan penduduk Indonesia dinilai Rashid ramah, sehingga semakin membuatnya nyaman berada di Indonesia.

"Dan juga, cuaca di sana sangat bagus serta orang-orangnya sangat ramah, hal seperti itu yang menarik untuk sebuah negara," tuntasnya.

Baca juga: Kecam Rasisme pada 3 Pemain Inggris, Pemain Termahal Persib Bandung: Sukses Instan, Itu Dongeng

4 Sifat Michael Essien yang Membuat Skuad Persib Bandung Terus Mengingatnya

Meski sudah tak berseragam Persib Bandung, nama Michael Essien masih diingat baik penggawa Pangeran Biru.

Sebelumnya Michael Essien sempat didatangkan Persib Bandung pada 14 Maret 2017.

Kedatangan eks Real Madrid, Chelsea, dan AC Milan ini ke Persib Bandung sempat membuat gempar sepak bola Indonesia.

Bagaimana tidak, seorang mega bintang Eropa dengan nama besarnya mau merumput di Indonesia.

Padahal Essien bisa saja menghubungi mantan klubnya untuk merekrutnya, namun hal itu tidak dilakukan.

Skuad Persib Bandung, Gian Zola masih mengingat dengan jelas sosok Michael Essien meskipun sudah tak bersama Maung Bandung.

Ternyata sosok Essien dikenal baik oleh Gian Zola karena 4 sifatnya.

Berikut 4 sifat yang dimiliki eks Chelsea itu.

Pertama Michael Essien orangnya mudah berbaur atau humble.

Kedua ternyata Essien orangnya suka melucu.

Ketiga tidak pelit ilmu dengan pemain Persib Bandung.

Keempat tidak sombong dan asyik, meskipun sudah berkiprah di kasta tertinggi sepak bola dunia.

Gian menceritakan sifat asli Michael Essien adalah suka melucu saat bersama rekan-rekan Persib Bandung.

Karena suka melucu itu, Essien dapat berbaur dengan pemain lokal.

Sehingga Michael Essien dikenal memiliki sifat humble.

Bahkan Gian mengaku kaget dengan sifat asli sang mega bintang itu.

"Sebenernya mah kaget, dia kan bintang, dia super star, tapi pas kesini ih ternyata humble baik suka ngelucu," kata Gian Zola, Senin (12/7/2021) dilansir Republik Bobotoh.

Pada awal kedatangan Michael Essien ke Persib Bandung, pemain lokal Pangeran Biru sempat sungkan untuk memulai pembicaraan.

Bagaimana tidak, sebab pemain asal Ghana itu sudah menyembahkan 7 tropi juara untuk Chelsea FC selama berkarier di Eropa.

Sehingga gambaran pemain Persib Bandung pada Michael Essien menjadi kaku.

Namun hal itu berbanding terbalik dari apa yang dibayangkan oleh skuad Persib Bandung, Essien bahkan membagikan ilmunya pada pemain-pemain lokal.

"Paling deket sama pamain lokal, yang asalnya kita kaku, segan, kita akrab. Dia juga gak pelit ilmu. Bagi saya, dia pemain asing yang pernah main di kompetisi teratas, Liga Champion tapi pas ketemu dia the best lah," tutur Gian.

Meskipun sudah berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola dunia, Michael Essien tetap rendah hati pada pemain lokal. 

Essien tak pernah sekalipun menonjolkan sifat sombongnya pada pemain lokal ataupun tim pelatih.

"Sikap dia di lapangan, sikap dia di luar lapangan gimana, ternyata orang yang sudah mencicipi kasta tertinggi sepakbola Liga Champion aja kaya gini orangnya, asik, tidak sombong," pungkasnya.

Bahkan meski Essien sudah tak berseragam Persib Bandung, hubungan pertemanan antara Gian Zola dan eks Real Madrid itu tetap terjaga dengan baik.

Tak jarang mereka berdua menanyakan kabar satu sama lain melalui Instagram.

"Ya baik baik saja, sempet DM juga udah lama nanya kabar, saya yakin lah dia kalau ketemu juga gak akan lupa tetap akrab karena dia sosok yang baik," tuntasnya.

(TribunWow.com/Rido Rahmadani)

Berita terkait Persib Bandung