Persib Bandung

Kiper Persib Bandung Akui Kesulitan Latihan Mandiri di Rumah, Begini Cara Aqil Savik Mengatasinya

Penulis: Rido Rahmadani
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aqil Savik Bersama Luiz Passos Pada sesi Latihan perdana. Kiper Persib Bandung, Aqil Savik mengaku kesulitan menjalani latihan dari rumah selama masa PPKM. Begini cara kiper itu mengatasinya.

TRIBUNWOW.COM - Kiper Persib Bandung, Aqil Savik mengaku kesulitan saat menjalani latihan di rumah selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali berlangsung.

Sebelumnya, pelatih Persib Bandung Robert Alberts meliburkan latihan bersama selama masa PPKM mulai 3-20 Juli 2021.

Sebagai gantinya, skuad Persib Bandung menjalani latihan dari rumah masing-masing untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Kiper muda Persib Bandung, Aqil Savik (Instagram/@persib_official)

Baca juga: Tanggapan Skuad Persib Bandung soal Artis Raffi Ahmad hingga Atta Halilintar Ambil Alih Klub Liga 2

Baca juga: Persib Bandung Segera Bangun Stadion Sendiri, Robert Alberts Sindir soal Lokasi: Ini akan Terwujud

Ternyata latihan pemain sepak bola saat di lapangan dan di rumah sangat berbeda.

Hal itulah yang dikeluhkan oleh Aqil Savik saat latihan di rumah.

Terbatasnya gerak dan alat-alat penunjang latihanlah yang dikeluhkan oleh kiper Timnas Indonesia itu.

Ketika latihanĀ  bersama alat-alat sudah tersedia secara lengkap.

Namun saat di rumah Aqil harus menyiapkannya secara pribadi, tak kehabisan ide Aqil Savik mencoba berlatih dengan alat seadanya yang sudah dimodifikasi olehnya terlebih dahulu.

"Latihan mandiri sejauh ini lancar walaupun memang gerak sama alat latihan di rumah itu terbatas. Tapi, saya mencoba mengakalinya dan menikmati latihan mandiri," kata Aqil, Minggu (11/7/2021) dilansir laman resmi Persib Bandung.

Aqil turut berharap PPKM ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga kompetisi yang dinanti penikmat sepak bola segera bergulir.

Sejatinya Sabtu (10/7/2021) Persib Bandung berkompetisi di Liga 1 2021 menghadapi Barito Putera pada laga perdana.

Namun Liga 1 2021 ditunda, karena melonjaknya Covid-19 dan diadakannya PPKM Darurat Jawa Bali.

Akhirnya skuad Persib Bandung menjalani latihan dari rumah masing-masing.

Baca juga: Mohammed Rashid Bersyukur Bisa Gabung Persib Bandung: Dukungan Besar dari Suporternya

Akan tetapi Aqil Savik tak mempersoalkan program itu.

"Jadi demi keberhasilan PPKM dan semoga liga segera bergulir, jadi tidak masalah dengan program saat ini," tuntasnya.

Program Latihan Skuad Persib Bandung Selama Masa PPKM

Persib Bandung meniadakan latihan bersama selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali.

Sebagai gantinya skuad Persib Bandung akan menjalani latihan dari rumah masing-masing, untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.

Pasalnya Liga 1 2021 yang diikuti Persib Bandung, direncanakan akan bergulir kembali pada akhir Juli.

Sehingga fisik pemain Persib Bandung harus tetap terjaga selama masa PPKM berlangsung terhitung 3-20 Juli 2021.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts memberikan program latihan khusus selama masa PPKM.

Latihan itu adalah kekuatan fisik.

Skuad Persib Bandung akan mendapatkan 3 kali latihan selama sepekan, melalui video yang disiapkan tim pelatih Pangeran Biru.

Latihan itu sifatnya wajib, namun bisa dilakukan dari mana saja.

"Kami akan berlatih (mandiri) melalui video sebanyak tiga kali dalam sepekan dengan program latihan kekuatan. Semua pemain tidak harus melakukannya dari Bandung,"

"Tapi juga bisa dilakukan oleh mereka yang kemungkinan sudah kembali ke kampung halamannya," kata Robert Minggu (4/7/2021) dilansir laman resmi Persib Bandung.

Baca juga: Skuad Persib Bandung Gian Zola Dukung Langkah Publik Figur Ambil Alih Klub Liga 2, Ini Alasannya

Meskipun latihan bisa dilakukan dari mana saja, namun Robert tetap memantau hasil latihan anak didiknya.

Setelah menyelesaikan latihan, pemain Persib Bandung harus mengirimkan hasil denyut jantung mereka kepada Robert.

Kemudian tim pelatih akan merekap hasil kiriman skuad Persib Bandung.

Cara ini terbukti efektif untuk memantau kebugaran pemain Persib Bandung dalam menyiapkan Liga 1 2021, yang direncanakan bergulir pada akhir Juli.

"Kami selalu memantau kondisi para pemain di masa latihan mandiri ini melalui denyut jantung yang terukur pada jam tangan yang mereka kenakan."

"Setelah itu, mereka akan melaporkannya kepada kami dan kemudian dimasukkan ke dalam sistem sehingga kami tahu, bagaimana pemain menjaga kebugarannya," pungkas Robert Alberts.

Sebelumnya Liga 1 2021 yang diikuti Persib Bandung resmi ditunda hingga akhir Juli.

Beberapa waktu lalu Robert Alberts optimis Liga 1 2021 akan berjalan sesuai jadwal.

Namun pada kenyataannya, Liga 1 2021 tetap ditunda.

Keputusan Liga 1 ditunda diumumkan langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam konferensi pers virtual yang juga dihadiri Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno, Selasa (29/6/2021).

Alasan penundaan, karena PSSI mendapat surat permintaan penundaan kompetisi dari Satgas Covid-19.

Baca juga: Mohammed Rashid Bersyukur Bisa Gabung Persib Bandung: Dukungan Besar dari Suporternya

"PSSI telah menerima surat dari Satgas Covid-19 yang ditandatangani Kepala BNPB Ganif Warsito. Isinya permintaan PSSI dan PT LIB untuk menunda pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2," ujar Yunus Nusi, dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.

Bahkan Persib Bandung sudah 2 kali mengalami penundaan kompetisi, pertama adalah penundaan Piala Wali Kota Solo 2021 yang bergulir 29 Juni-4 Juli.

Bahkan seluruh tim yang berkompetisi sudah tiba di Solo.

Ketua Organizing Committe Piala Wali Kota Solo 2021, Cahyadi Wanda membatalkan turnamen ini karena mendapatkan rekomendasi Pemda dan Polda Jawa Tengah.

Pasalnya Covid-19 terus menunjukkan peningkatan, sehingga acara dibatalkan.

"Kami mendukung penuh dan sebaiknya event ini ditunda sesuai rekomendasi pemerintah dan Polda untuk menekan Covid-19," kata Cahyadi dilansir oleh laman resmi Persib Bandung.

Pimpinan klub juga menyambut baik pembatalan Piala Wali Kota Solo 2021.

Demi menekan penyebaran Covid-19 pimpinan klub sepakat turnamen ini ditunda.

"Pimpinan klub mendukung dan menilai keputusan baik. Walau menantikan turnamen ini. Prinsipnya mendukung jika suatu saat turnamen kembali digelar," bebernya.

(TribunWow.com/Rido Rahmadani)

Berita terkait Persib Bandung