TRIBUNWOW.COM - Warga Desa Tiron, Kecamatan Ngelames, Kabupaten Madiun, Jawa Timur tengah berduka.
Pasalnya, kepala desa atau lurah mereka yakni Retno Setyowati meninggal dunia akibat Covid-19.
Dilansir TribunWow.com, Retno Setyowati adalah Kades termuda di Kabupaten Madiun.
Baca juga: FAKTA Baru Viral Hajatan Lurah Depok saat PPKM Darurat, Ternyata Sebar 1.500 Undangan
Retno mengembuskan nafas terakhir di usia 33 tahun pada Sabtu (10/7/2021), di Rumah Sakit (RS) Santa Clara Kota Madiun.
Kepergian lurah wanita tersebut sampai menjadi trending di aplikasi TikTok.
Beredar video viral isak tangis warga Desa Tiron melepas kepergian sang kepala desa.
"Derek belo sungkowo mugi ditampi amal ibadahipun (Ikut berbela sungkawa semoga diterima amal ibadahnya) Retno Setyowati," tulis video viral yang dibagikan di YouTube Fino Zone, Minggu (11/7/2021).
"Selamat jalan Bu Lurah Nelames Madiun, semua warga mendoakannmu," imbuhnya.
Baca juga: Sosok Lurah di Depok yang Gelar Hajatan saat PPKM Darurat, Tak Ditahan meski Jadi Tersangka
Terlihat, sejumlah warga yang terdiri dari ibu-ibu menangis histeris saat jenazah akan dimakamkan.
Mereka tak menyangka bahwa pimpinan desa mereka akan wafat di usia yang masih sangat muda.
Para ibu-ibu tersebut menangis sesenggukan ketika mobil jenazah yang membawa Retno Setyowati melintas.
"Bu lurah," teriak warga bersahutan.
"Padang dalane, dalane jembar kubure Bu Lurah (terang jalannya, dan dilebarkan kuburnya Bu Lurah)," kata seorang ibu sambil menangis histeris.
Sosok Retno Setyowati
Dikutip dari Surya.co.id pada Senin (12/7/2021), Retno Setowati resmi dilantik menjadi Kades tanggal 16 Desember 2019 oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami.
Lurah yang juga populer cantik itu dikenal sebagai pemimpin yang sering terjun ke lapangan.
Retno dianggap selalu aktif dan serius memperhatikan warga desanya.
Sebagai contoh selama Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan aktif menyalurkan bantuan pada masyarakat.
Retno sebagai kades pun tak ingin hanya duduk di belakang meja dalam penyaluran bansos.
Tapi langsung terjun untuk memastikan bansos ke masyarakat Desa Tiron yang layak menerimanya.
Sementara itu, kabar duka tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono, ketika dikonfirmasi, Surya.co.id, Minggu (11/7/2021).
Baca juga: Pengakuan Lurah di Depok yang Viral Gelar Hajatan saat PPKM Darurat: Saya Sudah Menjaga Prokesnya
Disebutkan, Retno Setyowati sehari sebelumnya dirawat di rumah sakit.
"Dirawat hari Jumat, hari Sabtunya meninggal dunia," ujarnya.
Retno disebut memiliki penyakit penyerta alis komorbid yaitu asam lambung.
Selain Retno, ada satu lagi kepala desa yang meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Madiun.
Dia mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 lagi melonjak di seluruh daerah.
Namun, seluruh kepala desa harus menjadi penanggung jawab wilayah sekaligus kepala satgas Covid-19 di lingkup desa.
Oleh sebab itu, dia meminta kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa agar menjaga kesehatan dengan disiplin protokol kesehatan.
Apabila merasa kurang sehat, sebaiknya istirahat dan digantikan dengan aparat desa lainnya.
“Memang ini tugas yang mulia menyelamatkan masyarakat dari Covid-19, tetapi jangan lupa harus tetap menjaga kesehatan diri sendiri,” ucapnya.
Atas kejadian itu, keluarga besar DPMD Kabupaten Madiun turut berbelasungkawa.
Mereka merasa kehilangan atas meninggalnya dua kepala desa tersebut.
Joko berharap tidak ada lagi kepala desa di Kabupaten Madiun yang meninggal karena terkena Covid-19. (TribunWow.com/Rilo)
Sebagian artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Sosok Retno Setyowati Kades Termuda di Madiun yang Meninggal Akibat Covid-19: Aktif Bantu Warga