TRIBUNWOW.COM - Duka cita mendalam menyelimuti suasana kepergian politisi Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri.
Rachmawati Soekarnoputri yang meninggal dunia pada hari, Sabtu (3/7/2021) pukul 06.45 WIB.
Dilansir TribunWow.com, adik kandung Megawati Soekarnoputri tersebut wafat pada usia 70 tahun di RSPAD Gatot Subroto setelah dirawat intensif karena terpapar Covid-19.
Baca juga: Duka Megawati Sepeninggal Rachmawati Soekarnoputri karena Covid-19, Kenang Masa Kecil di Istana
Suasana haru pun menyelimuti prosesi pemberangkatan jenazah putri ketika Proklamator RI, Ir. Soekarno.
Terlebih, Rachmawati Soekarnoputri harus dimakamkan secara protkol kesehatan Covid-19.
Tak banyak pelayat yang bisa datang apalagi mendekat.
Terlihat, hanya sedikit keluarga yang bisa datang di RSPAD.
Termasuk, putra kedua Rachmawati dari Dicky Suprapto suami keduanya, Didi Mahardika.
Baca juga: Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia, Ucapan Duka Cita Datang dari Berbagai Negara
Didi Mahardika bersama keluarga yang lain tidak bisa mendekat secara langsung pada jenazah ibunya.
Mengenakan pakaian serba hitam, Didi Mahardika hanya bisa menyaksikan jenazah sang ibu dari luar kaca ambulance sebelum diberangkatkan ke pemakaman.
Jenazah Rachmawati Soekarnoputri dimakamkan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kakak dari Sukmawati dan Guruh Sooekarno Putra tersebut dikebumikan didekat pusara sang ibu, Fatmawati.
Didi Mahardika Menangis saat Perpisahan Terakhir
Didi Mahardika sempat melihat kondisi Rachmawati Soekarnoputri di saat-saat terakhirnya.
Hal itu dibenarkan oleh perwakilan keluarga, Nanda Persada.
"Sudah beberapa hari ini ibu Rachma dirawat di RSPAD dan sempat dirawat di ruang ICU. Anak-anak beliau menemani, terutama Mas Didi setiap hari menemani beliau dan berdoa terus sampai di ICU," kata Nanda Persada dikutip dari dari YouTube Wartakotalive.
Baca juga: Sosok Rachmawati di Mata Gerindra, Selalu Ingatkan Prabowo agar Tak Geser dari Perjuangan Bung Karno
Didi Mahardika disebut terus menangis ketika melihat kondisi ibunya yang kian menurun.
"Jadi sampai malam sampai subuh saya sama Mas Didi masih komunikasi, Mas Didi masih sedih nangis terus doa terus," kata Nanda Persada.
Nanda Persada juga membeberkan firasat yang sempat dirasakannya bersam Didi Mahardika.
Ia mengatakan bahwa putri ketiga Proklamator RI tersebut sempat memberikan lambaian tangan terakhir kepada anak bungsunya.
"Seperti ada perpisahan ketika dari kaca di kejauhan masih melambaikan tangan, Mas Didi juga, seperti ada komunikasi," ujar Nanda.
"Ternyata itu pertemuan terakhir, perpisahan terakhir," tambahnya.
Sampai saat ini, Didi Mahardika belum kuat buka suara ke media dan menunjuk Nanda Persada sebagai perwakilan keluarga.
Ucapan Duka Partai Gerindra
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan duka cita atas kepergian adi Megawati tersebut.
Sufmi Dasco mengkonfurmasi bahwa Rachmawati meninggal dunia karena positif Covid-19.
"Iya, betul meninggal dunia," kata Dasco, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/7/2021).
"Meninggal dunia karena Covid-19."
Melalui pesan singkat, Dasco lantas meminta doa dari semua pihak untuk mendiang Rachmawati.
"Berita duka..selepas sibuh..Kawan seperjuangan kita Rahmawati Sukarnoputri berpulang mendahului kita semua menghadap sang Chalik…
Maafkan segala kesalahan dan doakan semoga almarhumah husnul khotimah…amiiiiiiiin," tulisnya dalam pesan singkat.
Ucapan bela sungkawa juga disampaikan Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto.
"Telah berpulang kepada tuhan yang maha kuasa, Ibu Hj Rachmawati Soekarnoputri," ucapnya, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (3/7/2021).
"Setelah sakit beberapa lama."
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait pemakaman atas Rachmawati. (TribunWow.com/Rilo)
Sebagian artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul Rachmawati Soekarnoputri Meninggal karena Covid-19, dan Tribunnews.com dengan judul Breaking News : Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia