Virus Corona

9 dari 62 Warga India Positif Covid-19 Dievakuasi dari Hotel di Jakarta, Ada Anak-anak hingga Dewasa

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TNI-Polri menjaga ketat area hotel yang diduga dijadikan tempat penginapan warga India, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021).

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak sembilan dari 62 warga India dievakuasi dari Hotel Ibis, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, karena positif Covid-19.

Dilansir TribunWow.com dari TribunJakarta.com, hal itu disampaikan Assistant Director of Salres Ibis Jakarta Tamarin, Gracia Vega Setiawan, Jumat (23/4/2021).

"Ada sembilan orang yang positif, kamarnya langsung kami kosongkan beberapa hari ke depan," kata Vega.

Sebanyak 62 Warga Negara (WN) India dipindahkan dari Hotel Ibis Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2021). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Baca juga: Pengetatan Syarat Perjalanan 22 April hingga 24 Mei 2021, Wajib Tunjukkan Hasil Negatif Tes Covid-19

Sebanyak 62 warga India tersebut menginap tiga hari dua malam.

Di antara 62 orang tersebut terdapat anak-anak dan orang dewasa.

Tujuan mereka datang ke Indonesia adalah untuk bekerja.

"Tujuan mereka ke sini bekerja, sih, karena untuk booking dan reservasinya dari perusahaan," kata Vega.

"Sepenuhnya di setiap kamar yang ditempati kami lakukan pengosongan kamar untuk beberapa hari ke depan," tambahnya.

Selanjutnya mereka dievakuasi sesuai keputusan Satgas Covid-19 terbaru terkait kedatangan warga dari India.

Diketahui India baru saja mengalami gelombang kenaikan ekstrem kasus positif Covid-19.

"Mereka akan dievakuasi semuanya ke Hotel Holiday In di Gadjah Mada (Jakarta Barat)," kata Vega.

Baca juga: Ahli Sebut Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa Tetap Aman Dilakukan: Pembentukan Antibodi Meningkat

Hal tersebut sesuai ketentuan pemerintah dalam memperketat warga negara asing yang masuk ke Indonesia, terutama dari India.

Proses karantina juga diperpanjang, yang tadinya hari malam menjadi 14 hari.

Selanjutnya pihak hotel akan melakukan sterilisasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat mereka.

"Kalau untuk prosesnya kami akan melakukan general cleaning, ya," jelas dia.

"Pasti akan steril lagi," tambah Vega.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow.com, armada yang digunakan untuk mengevakuasi para warga negara India adalah mobil Xtrada, truk Kodim 0501/JP, serta bus TNI Kodam Jaya.

Pukul 16.45 WIB mereka checkout dari Hotel Ibis.

Selanjutnya pada pukul 17.30 WIB mereka dibawa ke Hotel Holiday Inn Gajah Mada Jakarta barat oleh Tim Satgas Covid-19 DKI Jakarta.

Larangan Masuk Indonesia dari India

Ketua Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) Airlangga Hartarto menyebut visa tidak akan diterbitkan bagi orang asing yang baru saja mengunjungi India.

Dilansir TribunWow.com, hal itu diketahui dari unggahan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di akun Instagram @fadjroelrachman, Jumat (23/4/2021).

Larangan ini terkait lonjakan kasus positif Covid-19 di India yang mencapai 314.835 dalam sehari per Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Puluhan Warga India Bikin Ricuh di Hotel Kawasan Menteng saat Mau Diisolasi Satgas, Ini Kata Polisi

Mereka yang baru saja mengunjungi India dalam 14 hari terakhir dilarang masuk Indonesia.

Larangan ini berlaku mulai 25 April 2021.

Pemerintah menyebut visa tidak akan diterbitkan bagi orang asing yang baru saja mengunjungi India per 25 April 2021. (Instagram @fadjroelrachman)

BREAKING NEWS: "Pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah India dalam kurun 14 hari. Semua TIDAK BOLEH MASUK INDONESIA per 25 April 2021," tegas Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto.

Sementara itu terjadi gelombang masuknya sejumlah warga negara India ke Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, mereka mendarat di Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (21/4/2021).

Hal tersebut dibenarkan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jhoni Ginting.

"Memang benar pada Rabu itu mendarat satu pesawat Air Asia dengan kode penerbangan QZ 988 dari Chennai (India) ke bandara Soekarno-Hatta dengan mengangkut 129 penumpang," kata Jhoni, Jumat.

Beberapa di antaranya memegang izin tinggal sementara (Kitas).

Baca juga: Detik-detik Atta Halilintar Dinyatakan Positif Covid-19, Aurel Hermansyah Usir Suaminya dari Kamar

Sebanyak 129 penumpang itu terdiri dari:

38 WN India memilki visa kunjungan

46 WN India memiliki kartu memiliki Kitas

1 orang WN Amerika Serikat memiliki Kitas

32 orang WN India memiliki Kitas

12 orang WNI

11 orang kru pesawat yang merupakan WNI.

Pesawat tersebut merupakan pesawat carter.

Sementara itu para penumpang diizinkan masuk ke Indonesia sudah memiliki syarat dokumen perjalanan berupa visa.

"Memang mereka semua mendapatkan dokumen perjalanan berupa visa yang termasuk dikecualikan dan boleh masuk sesuai Permenkumham Nomor 26 tahun 2020," jelas Jhoni. (TribunWow.com/Brigitta)

Baca berita lainnya terkait Covid-19