Rumah Tangga Sule dan Nathalie Holscher

Dihujat setelah Terseret Kisruh Sule, Putri Delina: Sesakit-sakitnya Hati, Masih Bisa Diobrolin

Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putri Delina - Putri Delina buka suara setelah ikut terseret kisruh rumah tangga kedua orangtua, Sule dan Nathalie Hoslcher.

TRIBUNWOW.COM - Putri Delina buka suara setelah ikut terseret kisruh rumah tangga kedua orangtua, Sule dan Nathalie Hoslcher.

Putri Delina angkat bicara bukan untuk klarifikasi, melainkan hanya memberikan penjelasan terkait postingannya yang menjadi sasaran netizen.

Sebagaimana diketahui, rumah tangga komedian Sule dan sang istri Nathalie Holscher dikabarkan mengalami keretakan.

Putri Delina saat bersama Nathalie Holscher (instagram.com/@putridelina)

Baca juga: Mengaku Beban, Sule Minta Maaf pada Nathalie Holscher untuk Perbaiki Rumah Tangganya: Kita Bijak Aja

Terlebih saat ini Nathalie Holscher sudah tidak berada satu rumah lagi dengan Sule dan keluarganya.

Usai memutuskan untuk hengkang dari rumah Sule, Nathalie pun kepergok curhat galau sambil nangis serta hapus foto bareng sang suami.

Bahkan saat terungkap bahwa Nathalie Holscher hamil, ia justru tampak ke dokter sendirian.

Sebagai anak Sule, Putri Delina terlihat ikut terseret dalam maslah orang tuanya.

Tak jarang komentar nyinyir dari netizen ditujukan padanya yang disebut tidak membantu menyelesaikan masalah orang tuanya.

Namun lewat unggahan Instagram Story @putridelinaa pada Jumat (23/4/2021), Putri Delina tampak melontarkan tanggapannya.

Putri tampak mengunggah tulisan panjang lewat Instagram Story miliknya.

Baca juga: Nathalie Holscher Hamil di saat Rumah Tangganya Hampir Cerai dengan Sule, Begini Tanggapan Neneknya

Alih-alih menanggapinya dengan emosi, Putri justru menanggapinya dengan lembut.

Dirinya pun terlihat mendoakan oknum yang melontarkan komentar nyinyir dengan doa baik.

Ia menyebut bahwa dirinya dibesarkan dengan rasa sabar.

"Didikan orang tua Putri dari dulu Putri harus banyak2 sabar, dan diam," tuturnya.

Namun saat ia diam, bukan berarti ia merasa takut atau membenarkan omongan nyinyir tersebut.

Halaman
12