Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel

Komnas Perempuan Soroti Pernyataan Atta Halilintar soal Kedudukan Suami, Singgung Kasus KDRT

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah kaget membuka kado pernikahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Jokowi, Rabu (7/4/2021).

TRIBUNWOW.COM - Pernyataan YouTuber Atta Halilintar mendapatkan kritikan dari Komisi Nasional (Komnas) Perempuan.

Pasalnya Atta Halilintar yang menyebut suara suami adalah dari Tuhan.

Diketahui, ucapan Atta yang menjadi sorotan publik diungkapkan dalam podcast bersama Ashanty di YouTube The Hermansyah A6, yang diunggah pada 13 Februari 2021 lalu.

Baca juga: Heran Atta Halilintar Belanja Bantal Hingga Satu Juta Rupiah, Aurel Hermansyah: Sultan Mah Bebas

Tangkapan layar Atta Halilintar memberi komentar tentang baju yang dipilih Aurel Hermansyah (Youtube Aurelie Hermansyah)

"Kalau udah berkeluarga, aku udah kepala keluarga bukan pas waktu tunangan. Izin suami, suara suami adalah dari Tuhan."

"Kalau aku nggak izin ini kamu harus nurut, nggak bisa kayak sebelumnya."

"Istilahnya hidup kamu sudah diserahkan ke laki-laki yang sudah bertanggung jawab atas kamu."

"Jadi nggak ada perdebatan yang soal-soal kayak gini kayak gitu, nggak kayak kita pas tunangan gitu," ungkap Atta.

Baca juga: Atur Pakaian Aurel, Atta Halilintar Larang Tampil Seksi di Bali: Kalau Bajunya Segini, Sorry Aja No

Komisioner Komnas Perempuan, Bahrul Fuad, memberikan tanggapan atas pernyataan suami Aurel Hermansyah tersebut.

Pria yang akrab disapa Cak Fu tersebut mengungkapkan, pada dasarnya setiap manusia memiliki kedudukan yang sama baik di hadapan Tuhan maupun di hadapan hukum.

"Oleh karena itu rumah tangga merupakan sebuah relasi yang dijalin bersama oleh laki-laki dan perempuan yang bersepakat untuk berperan sebagai suami dan istri," ungkap Cak Fu kepada Tribunnews.com, Kamis (8/4/2021).

Kesepakatan tersebut, lanjut Cak Fu, dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kemanusiaan diantara keduanya.

"Namun dalam praktiknya institusi rumah tangga seringkali menjadi tempat laki-laki mengekspresikan hasrat maskulinitas mereka terhadap perempuan."

"Kondisi ini sangat dikuatkan oleh budaya patriarkhi yang masih berkembang di masyarakat kita dan juga tafsir ajaran agama yang dimonopoli kaum laki-laki," ungkap Cak Fu.

Baca juga: Atta Halilintar Tunjukkan Sikap Protektif pada Aurel Hermansyah: Semua Belakangnya Aku Pilih Ketutup

Sehingga, lanjutnya, tidak jarang kondisi ini membuat perempuan menjadi target kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT).

Berdasarkan catatan tahunan Komnas Perempuan 2021, menunjukan kekerasan tertinggi di ranah KDRT atau relasi personal sama seperti tahun sebelumnnya, yaitu kekerasan terhadap istri.

"Yang mencapai 3.221 kasus atau 50 persen dari keseluruhan kasus di ranah KDRT atau ranah privat sebesar 6.480," ungkapnya.

Cak Fu mengungkapkan, relasi antara suami dan istri menjadi faktor penyebab kondisi ini.

"Oleh karena itu agar relasi suami dan istri dalam rumah tangga semakin kuat dan kokoh, dan terhindar dari kekerasan."

"Maka relasi di antara keduanya perlu didasarkan pada prinsip saling mengasihi, saling menghormati, dan saling melengkapi."

"Maka relasi suami istri yang baik harus diletakkan pada prinsip saling, bukan paling di antara keduanya," ungkap Cak Fu.

Baca juga: Atta Halilintar dan Aurel Pamer Kemesraan saat Bulan Madu, Denny Cagur: Entar Malam Goyang Bang Jali

Atta Ingin 15 Anak

Komisioner Komnas Peremuan, Siti Aminah, mengaku kecewa dan prihatin dengan ucapan Atta Halilintar yang ingin punya 15 anak.

Menurutnya, pernikahan itu bukan sekedar ajang untuk memproduksi anak.

Karena, dengan mendesak Aurel untuk punya 15 anak saja, menurut Komnas Perempuan sudah termasuk melanggengkan ketidakadilan gender.

"Perempuan itu bukan pabrik anak," tegas Siti Aminah.

Lebih lanjut, menurut Komnas Peremuan, wanita berhak menentukan kapan dan jumlah anak dalam keluarga setelah menikah.

Setelah itu, Komnas Perempuan, berharap status Atta Halilintar sebagai influencer bisa meberikan pengaruh baik untuk generasi muda soal makna dan tujuan pernikahan.

"Atta Halilintar yang patriarkis dan menjadikan perkawinan sebagai media untuk melanggengkan ketidakadilan gender.

Baca juga: Intip Honeymoon Atta Halilintar, Aurel Hermansyah Masih Buatkan Ini meski Makanan Hotel Komplit

Bentuk ketidakadilan gender yang dilanggengkan yaitu subordinasi, yaitu perempuan dianggap bukan sebagai pengambil keputusan, tapi ditentukan oleh suami.

Perempuan sebagai istri ikut kehilangan haknya sebagai penentu atau memutuskan rumah tangga seperti apa yang akan dibina," tutur Komisioner Komnas Perempuan, kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Selain Siti Aminah, Komisioner Komnas Perempuan yang lain, Imam Nahei pun turut mengurai tanggapan.

Dalam tayangan cumi cumi Indigo yang dilansir TribunnewsBogor.com, Imam Nahei mengungkap permasalahan sebenarnya dari keinginan Atta Halilintar ingin punya 15 anak.

Menurut Imam, memiliki anak adalah hak tiap orang.

Namun jika menyangkut individu lain yang dalam hal ini adalah istri, maka hak istri juga harus diperhatikan.

Sebab yang dilihat Imam pada persoalan Atta Halilintar tersebut adalah keinginan untuk punya 15 anak seolah hanya kemauan suami, sementara sang istri tidak diajak serta untuk berunding.

"Persoalan yang lagi populer itu bukan berapa memiliki anak, tapi karena seakan-akan, keputusan memiliki anak yang banyak itu didasarkan atas keputusan suami saja, itu yang sesungguhnya bermasalah," ujar Imam Nahei dikutip pada Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Thariq Halilintar Histeris Lihat Atta Halilintar Pamer Cium Aurel Hermansyah: Jahat Banget Emang

Selain itu, Imam Nahei juga mengungkap pelanggaran yang bisa terjadi jika memaksakan diri untuk punya banyak anak.

Yakni terkait pelanggaran hak kesehatan reproduksi untuk perempuan.

"Kalau secara kesehatan, kalau kita melihat isu kesehatan reproduksi perempuan, memiliki banyak anak, itu berpotensi mengganggu kesehatan reproduksi perempuan. Berpotensi melanggar hak-hak reproduksi perempuan," pungkas Imam Nahei. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapua.com dengan judul "Atta Halilintar Sebut Suara Suami dari Tuhan, Komnas Perempuan Angkat Bicara."

Berita lainnya terkait Atta Halilintar dan Aurel