TRIBUNWOW.COM - Dipicu rasa malu, Rohayani Purba (33) nekat membunuh Riamsa Nainggolan (73) di kediaman korban di, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (27/2/2021).
Pelaku merasa malu ketika utang dirinya sengaja diomongkan oleh korban di depan publik.
Korban diketahui merupakan pemilik indekos atau kos-kosan yang tengah dihuni oleh pelaku.
Baca juga: Modus Bos di Ancol Lecehkan 2 Karyawatinya, Wakil Dewa yang Ingin Lakukan Ritual Penyucian Diri
Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, pelaku diketahui berhasil ditangkap pada Selasa (2/3/2021).
Rohayani diringkus oleh aparat kepolisian ketika tengah makan siang di sekitar Plaza Medan Fair (Carrefour) Jalan Gatot Subroto, Medan.
Setelah melakukan pembunuhan pada hari Sabtu kemarin, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Pada hari kejadian, pelaku mulanya menunggu korban yang tengah berbelanja.
Ketika korban pulang, barulah pelaku bersama korban masuk ke rumah korban bersama-sama.
Di rumah korban, pelaku dan korban sempat berbincang-bincang.
Namun tiba-tiba pelaku langsung menyerang korban hingga akhirnya korban tewas.
"Kemudian seketika korban dihabisi nyawanya dengan cara membekap, dan ada juga menggunakan pisau," kata Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto.
AKP Edi mengatakan, pelaku membunuh korban karena malu utangnya dibicarakan oleh korban di depan umum.
"Pelaku ini sering di depan umum dipermalukan dengan cara tidak membayar uang kos," kata AKP Edi.
Pelaku diketahui belum membayar sewa kamar kosnya selama tiga bulan.
Selain membunuh korban, pelaku juga mengambil barang berharga korban berupa handphone, uang sebanyak Rp 800 ribu, hingga kunci kamar.
Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki apakah pelaku merencanakan aksinya atau tidak.
Pelaku kini disangkakakn pasal 338 KUHP atas tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain.
Baca juga: Mahasiswa Tewas seusai Ikut Diklat Mapala, Keluarga Korban Sebut Ada Kekerasan: Ditamparin
Korban Ternyata Istri Mantan Sekda
Kasus ini menggegerkan warga Pematangsiantar lantaran korban ternyata merupakan istri dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Tagor Batubara.
Pada saat ditemukan, jasad korban berada di gudang dalam posisi telungkup.
Kondisi jasad korban saat itu mengalami banyak luka, mulai dari bagian wajah, tangan, hingga kaki.
"Hasil autopsi, terkait dengan kepentingan penyelidikan yang bisa disampaikan. Bahwa di sekujur tubuh korban; tangan kepala dan kaki terdapat trauma benda tumpul dan tajam," kata dr Reinhard Hutahean, Kepala Forensik RSUD dr Djasamen Saragih Siantar.
Sebelum pelaku tertangkap, sudah dicurigai bahwa pembunuhnya adalah orang dekat korban.
Kecurigaan itu bersumber dari tidak adanya kerusakan pada rumah korban.
Baca juga: Awalnya Paksa Ajak Rujuk, Suami Bacok Istrinya hingga 2 Tangan Korban Diamputasi
Simak videonya mulai menit awal:
(TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari tribun-medan.com dengan judul Siantar Geger, Istri Mantan Sekda Tewas di Gudang Rumah, Diduga Korban Perampokan dan SOSOK Pembunuh Istri Mantan Sekda Siantar Riamsa Nainggolan, Motif Dendam karena Sering Dipermalukan