Terkini Nasional

BMKG Beri Peringatan dan Imbauan, 7 Daerah di Jawa Timur Berstatus Siaga Bencana

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BMKG

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak tujuh daerah di Jawa Timur berstatus siaga bencana.

Hal itu disebabkan musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Daerah yang berstatus siaga itu adalah Kabupaten Malang, Probolinggo, Lumajang, Jember, Kota Pasuruan, dan Kota Probolinggo.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok, Sabtu 20 Februari 2021: 12 Daerah Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat

Baca juga: Info BMKG - Prakiraan Cuaca Besok, Sabtu 20 Februari 2021: Yogyakarta Hujan Lebat, Banda Aceh Cerah

Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, tujuh daerah tersebut berpotensi mengalami bencana, seperti banjir atau banjir bandang hingga longsor.

"Jadi memang ada tujuh daerah yang berpotensi bencana, terkait dengan peningkatan curah hujannya yang bisa menyebabkan efek lanjutan. Seperti potensi banjir atau banjir bandang," kata Teguh saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (19/2/2021).

Teguh menyampaikan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat telah mengonfirmasi potensi bencana akibat prakiraan cuaca tersebut.

Menurutnya, BNPB telah mengeluarkan peta rawan kerentanan berdasarkan prakiraan cuaca atau impact-based forecast (IBF). Peta itu telah disebarkan ke sejumlah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Itu atas dasar perkiraan yang telah dikeluarkan oleh BNPB, maka per tanggal 19 Februari sudah relatif menurun, memang peningkatannya berada di tanggal 17-18 Februari kemarin," ujar dia.

Meski demikian, Teguh menyebut, potensi bencana itu tergantung kondisi masing-masing daerah.

"Kami tiap hari selalu update ditanggal 19-20 Februari ini sudah menurun, ya cuma 7 daerah itu yang berstatus siaga dari sebelumnya sempat 13 daerah," ucap dia.

Baca juga: Cerita Warga yang Terbawa Terbang Puting Beliung di Pamekasan: 2 Meter, Pegang Kayu Teras Rumah

Ia menjelaskan, data yang disajikan bersifat prediksi sebagai peringatan dini agar masyarakat waspada.

"Daerah yang sebelumnya ditetapkan siaga berubah menjadi waspada atau sebaliknya," cetus dia.

Teguh mengimbau seluruh lapisan masyarakat berperan aktif memperbarui informasi terkait kondisi cuaca di musim hujan dari lembaga yang berkompeten.

Sehingga ketika terjadi bencana, masyarakat telah memiliki mitigasi sedini mungkin.

"Kami menyarankan semua masyarakat bisa beradaptasi mandiri, minimal update informasi cuaca harian yang sudah dikeluarkan oleh lembaga terkait, sebagai antisipasi langkah dini," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 7 Daerah di Jatim Berstatus Siaga Bencana, Ini Peringatan dan Imbauan BMKG